PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Opini

Dari RA Kartini Untuk Perempuan Indonesia

in Opini
387
0
566
SHARES
2.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Muamar Asykur*

Setiap 21 April, bangsa Indonesia memperingati Hari Kartini, sebuah penghormatan atas jasa Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan dan kesetaraan gender. Peringatan ini tidak hanya mengenang perjuangan Kartini di masa lalu, tetapi juga merefleksikan relevansi nilai-nilai yang Kartini usung dalam konteks kehidupan modern saat ini.

Raden Ajeng Kartini lahir pada 21 April 1879 di Jepara, Jawa Tengah, dari keluarga bangsawan Jawa. Meskipun berasal dari kalangan priyayi, Kartini merasakan langsung keterbatasan yang dihadapi perempuan pada zamannya, terutama dalam hal pendidikan dan peran sosial. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar, Kartini tidak diperbolehkan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi karena tradisi yang membatasi peran perempuan. Namun, semangat belajarnya tidak padam; ia terus mengembangkan wawasan melalui korespondensi dengan teman-teman di Eropa dan membaca berbagai literatur.

Melalui surat-suratnya, yang kemudian dihimpun dalam buku “Habis Gelap Terbitlah Terang”, Kartini mengungkapkan pemikirannya tentang pentingnya pendidikan bagi perempuan, kesetaraan gender, dan kritik terhadap praktik-praktik sosial yang mengekang kebebasan perempuan. Surat-surat ini menjadi cerminan pemikiran progresif Kartini yang jauh melampaui zamannya.

Pengakuan atas perjuangan Kartini diwujudkan dengan penetapan tanggal 21 April sebagai Hari Kartini melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 108 Tahun 1964. Penetapan ini bertujuan untuk menghormati jasa Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan dan emansipasi perempuan di Indonesia.

Perjuangan Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan dan kesetaraan gender tetap relevan hingga saat ini. Meskipun telah banyak kemajuan, tantangan terkait kesetaraan gender masih ada di berbagai sektor kehidupan. Kartini menekankan pentingnya pendidikan bagi perempuan sebagai kunci untuk mencapai kesetaraan. Di era modern, akses pendidikan bagi perempuan telah meningkat signifikan. Namun, masih terdapat kesenjangan dalam kesempatan kerja dan posisi kepemimpinan. Data menunjukkan bahwa partisipasi perempuan dalam posisi manajerial dan eksekutif masih rendah dibandingkan laki-laki. Hal ini menunjukkan bahwa perjuangan untuk kesetaraan dalam dunia kerja masih perlu dilanjutkan.

Isu kesehatan reproduksi dan kesejahteraan perempuan juga menjadi perhatian utama. Kartini memperjuangkan hak perempuan untuk mendapatkan pengetahuan dan layanan kesehatan yang memadai. Di masa kini, akses terhadap layanan kesehatan reproduksi yang berkualitas masih menjadi tantangan di beberapa daerah, terutama di wilayah terpencil. Upaya untuk meningkatkan kesadaran dan akses terhadap layanan ini sejalan dengan semangat perjuangan Kartini.

Kartini juga menyoroti pentingnya perlindungan terhadap perempuan dari segala bentuk kekerasan. Sayangnya, kasus kekerasan terhadap perempuan masih marak terjadi. Data dari berbagai lembaga menunjukkan peningkatan laporan kasus kekerasan domestik, pelecehan seksual, dan bentuk kekerasan lainnya. Hal ini menegaskan bahwa perjuangan Kartini dalam melawan penindasan terhadap perempuan masih sangat relevan.

Perempuan masa kini memiliki peran strategis dalam berbagai bidang, mulai dari politik, ekonomi, hingga sosial budaya. Semangat Kartini menginspirasi banyak perempuan Indonesia untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa. Misalnya, banyak perempuan yang kini menduduki posisi penting dalam pemerintahan, menjadi pengusaha sukses, serta berperan dalam berbagai organisasi sosial.

Namun, untuk mencapai kesetaraan yang sejati, diperlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta. Kebijakan yang mendukung kesetaraan gender, pemberdayaan ekonomi perempuan, serta pendidikan yang inklusif menjadi kunci dalam mewujudkan cita-cita Kartini.

Peringatan Hari Kartini setiap tahun hendaknya menjadi momentum bagi kita semua untuk merenungkan sejauh mana nilai-nilai yang diperjuangkan Kartini telah terwujud dalam kehidupan sehari-hari. Tantangan ke depan meliputi upaya menghapus stereotipe gender, meningkatkan partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan, serta memastikan bahwa setiap perempuan di Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi bagi bangsa.

Selain itu, penting bagi generasi muda untuk memahami dan menginternalisasi semangat perjuangan Kartini. Pendidikan karakter yang menekankan kesetaraan, penghargaan terhadap perbedaan, dan semangat inklusivitas perlu ditanamkan sejak dini. Hal ini sejalan dengan upaya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dalam memperkuat karakter Srikandi Indonesia masa kini.

Kesimpulan

Perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan dan kesetaraan gender memberikan inspirasi yang tak lekang oleh waktu. Di era modern ini, nilai-nilai yang beliau usung tetap relevan dan menjadi panduan dalam menghadapi berbagai tantangan terkait kesetaraan gender. Peringatan Hari Kartini bukan sekadar seremonial, tetapi momentum untuk merefleksikan dan melanjutkan perjuangan menuju masyarakat yang lebih adil dan setara.

*) Dr. Muamar Asykur, M.Pd.,M.A adalah Sekretaris DPW LDII Sulawesi Selatan

Tags: Hari KartiniPerjuangan Hak Perempuan

Related Posts

Menjaga Tunas Bangsa Melalui Pancasila: Refleksi Keteladanan Menuju Indonesia Emas 2045
Opini

Keteladanan untuk Membangun Indonesia Emas 2045

by admin
June 2, 2026
0

Oleh Thonang Effendi “Garuda Pancasila, akulah pendukungmu... Patriot Proklamasi, sedia berkorban untukmu.” Setiap 1 Juni, bait lagu karya Sudharnoto itu kembali menggema....

Read more
Menyelami Hakikat Kurban
Opini

Menyelami Hakikat Kurban

by admin
May 25, 2026
0

Oleh Wilnan Fatahillah* Setiap kali takbir bergema membelah langit pada kesunyian fajar Idul Adha, ada getaran spiritual yang tidak biasa merayap di...

Read more
Program SMA Dual Track: Solusi Jalan Tengah Antara Ingin Kuliah atau Bekerja
Opini

Program SMA Dual Track: Solusi Jalan Tengah Antara Ingin Kuliah atau Bekerja

by admin
April 3, 2026
0

Oleh Thonang Effendi* Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Agustus 2025, jumlah pengangguran terbuka lulusan SLTA umum (SMA) mencapai 2.203.563 orang dari...

Read more
Pelan-Pelan, Alim pun Terkikis
Opini

Pelan-Pelan, Alim pun Terkikis

by admin
April 1, 2026
0

Oleh Daud Sobri* Di lingkungan pesantren, istilah alim bukan sekadar gelar bagi mereka yang banyak hafal kitab atau fasih berbahasa Arab. Alim...

Read more
Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram
Opini

Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

by admin
March 14, 2026
0

Oleh Sudarsono Bayangkan Anda sedang salat di masjid, tapi tidak sembarang masjid karena ruangan masjidnya benar-benar harum dan tidak apek; udaranya sejuk-segar...

Read more
Pengasuhan: Jejak yang Melampaui Waktu
Opini

Pengasuhan: Jejak yang Melampaui Waktu

by admin
March 10, 2026
0

Oleh Siti Nurannisa P.B.* Pagi yang sering dimulai dengan kalimat sama “Ayo cepat.” Cepat makan, cepat mandi, cepat pakai sepatu. Di sela...

Read more

Trending

LDII Muaro Jambi Gelar CAI ke-47, Tanamkan Pentingnya Karakter Luuhur
Berita Daerah

LDII Muaro Jambi Gelar CAI ke-47, Tanamkan Pentingnya Karakter Luuhur

3 hours ago
Usung Tema Back to Nature, Pemuda LDII Bangkalan Gembleng Karakter Generasi Muda
Berita Daerah

Usung Tema Back to Nature, Pemuda LDII Bangkalan Gembleng Karakter Generasi Muda

15 hours ago
Pemuda LDII Gandeng RSI Sakinah Medika, Bekali Santri dan Pemuda Tanggap Darurat Medis
Berita Daerah

Pemuda LDII Gandeng RSI Sakinah Medika, Bekali Santri dan Pemuda Tanggap Darurat Medis

15 hours ago
Enam Warga LDII Masuk Kepengurusan MUI Kecamatan Perak Periode 2026–2031
Berita Daerah

Enam Warga LDII Masuk Kepengurusan MUI Kecamatan Perak Periode 2026–2031

15 hours ago
LDII Musi Rawas dan Lubuklinggau Gelar Konsolidasi Organisasi, Tekankan Sikap Seorang Pemimpin
Berita Daerah

LDII Musi Rawas dan Lubuklinggau Gelar Konsolidasi Organisasi, Tekankan Sikap Seorang Pemimpin

15 hours ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

LDII Muaro Jambi Gelar CAI ke-47, Tanamkan Pentingnya Karakter Luuhur

LDII Muaro Jambi Gelar CAI ke-47, Tanamkan Pentingnya Karakter Luuhur

August 14, 2026
Usung Tema Back to Nature, Pemuda LDII Bangkalan Gembleng Karakter Generasi Muda

Usung Tema Back to Nature, Pemuda LDII Bangkalan Gembleng Karakter Generasi Muda

August 14, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In