Bogor (21/2). DPD LDII Kota Bogor melaksanakan kegiatan rukyatul hilal pada Selasa (17/2). Kegiatan ini merupakan bagian dari pengamatan hilal untuk penentuan awal bulan Hijriah yang dilakukan oleh tim rukyat DPD LDII Kota Bogor.
Rukyatul hilal dilaksanakan di titik nol kilometer Cikoneng, Pantai Anyer. Lokasi tersebut dipilih karena secara astronomis memiliki ufuk barat yang relatif terbuka dan minim hambatan visual, sehingga dinilai representatif untuk pengamatan hilal.
Dalam pelaksanaannya, Tim Rukyat Hilal DPD LDII Kota Bogor menggunakan teleskop dan perangkat optik pendukung untuk membantu proses observasi. Berdasarkan data astronomis, posisi hilal pada saat pengamatan diketahui masih berada di bawah ufuk.
Salah satu anggota tim rukyat, Rudi Abdillah, menjelaskan bahwa kegiatan pengamatan tetap dilakukan meski secara data peluang visibilitas hilal sangat kecil.
“Secara data astronomis, posisi hilal masih berada di bawah ufuk sehingga kemungkinan tidak tampak. Namun pengamatan tetap kami lakukan untuk memastikan kondisi tersebut secara langsung di lapangan,” ujarnya.
Hasil pemantauan menunjukkan kondisi cuaca cerah berawan. Awan yang menutupi ufuk barat, ditambah posisi hilal yang masih berada di bawah ufuk, menyebabkan hilal tidak dapat terlihat hingga akhir waktu pengamatan.
Kegiatan rukyatul hilal ini rutin dilaksanakan setiap tahun oleh DPD LDII Kota Bogor sebagai bentuk partisipasi aktif dalam proses penentuan awal bulan Hijriah, serta dukungan terhadap penetapan kalender Islam yang dilakukan secara ilmiah dan bertanggung jawab.














