Subang (21/2). DPD LDII Kabupaten Subang mengikuti kegiatan pengamatan hilal awal Ramadan 1447 Hijriah bersama Kementerian Agama Kabupaten Subang, Badan Hisab Rukyat Daerah (BHRD) Subang, Pemerintah Daerah Subang, Pengadilan Agama, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam lainnya. Pengamatan hilal dilaksanakan pada Selasa (17/2) mulai pukul 16.00 WIB di Masjid SMA Plus Asthannas.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPD LDII Kabupaten Subang Muh. Ipa Slamet Subandi bersama Wakil Ketua Api Ruswapi. Pemantauan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memperoleh data astronomi yang akurat sebagai dasar penetapan awal bulan suci Ramadan 1447 H.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang Badruzaman menyampaikan bahwa hasil pemantauan di lokasi belum memenuhi kriteria MABIMS, “Hilal tidak terlihat di Subang. Posisi hilal juga masih berada di bawah kriteria MABIMS yang mensyaratkan tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat sebagai batas imkanur rukyat,” jelasnya usai pemantauan.

Koordinator Tim Hilal DPD LDII Kabupaten Subang Supena menambahkan, hingga akhir pengamatan, hilal awal Ramadan belum berhasil terlihat, “Kondisi cuaca serta posisi hilal yang belum memenuhi syarat visibilitas menjadi kendala. Meski demikian, kita tetap menunggu keputusan resmi melalui sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama,” ujarnya.
Partisipasi LDII Kabupaten Subang dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen organisasi dalam mendukung penentuan kalender Hijriah secara ilmiah, akurat, dan bertanggung jawab. Melalui koordinasi yang baik antar unsur terkait, diharapkan penetapan awal Ramadan 1447 H dapat diterima dengan penuh kekhusyukan serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di Kabupaten Subang.








