Jakarta, (22/2). Ketua DPW LDII Provinsi DKI Jakarta KH. Imam Bashori menghadiri undangan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, untuk salat Subuh dan Ngaji Bersama Jelang Ramadan di Balai Kota. Acara itu juga dihadiri para habaib, alim ulama dari Majelis Silaturrahmi Al-Munawwar, serta jajaran pejabat Pemprov DKI Jakarta.
Kegiatan yang digelar pada Jumat (13/2/2026) itu merupakan pertemuan penting untuk berkoordinasi lebih lanjut antara pemerintah dan tokoh agama. Yakni dalam mendukung program kota Jakarta dari persiapan mudik Lebaran 2026 hingga gelaran HUT Jakarta nantinya.
Salah satu program kerja tersebut adalah menggelar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) secara berjenjang dan Haul Ulama Betawi di Monas. Menanggapi hal itu, Ketua DPW LDII Jakarta, H. Imam Bashori, mengapresiasi program tersebut yang menjadi sinergi antara ulama dan pemerintah melestarikan budaya.
“Acara seperti itu bermanfaat menyatukan seluruh elemen, baik organisasi kemasyarakatan (ormas), ulama, maupun para habaib. Karena sinergi dan kolaborasi adalah kunci kondusivitas Jakarta. Kami sebagai ormas Islam mendukung program pemerintah provinsi demi kemaslahatan umat,” ujar Imam Bashori.
Ia juga menegaskan LDII berkomitmen membantu kelancaran acara MTQ mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, kota/kabupaten, hingga tingkat provinsi. “Selain itu juga mendukung program mudik lebaran tahun ini agar berjalan tertib dan aman,” tambahnya.
Dalam sambutannya, Gubernur Pramono Anung menjelaskan bahwa MTQ tahun ini akan digelar mulai dari tingkat kelurahan hingga provinsi untuk mencari bibit unggul qori’ dan qoriah. Selain itu, Haul Ulama Betawi akan dipusatkan di Monumen Nasional (Monas) sebagai simbol kebersamaan warga.
Terkait pelayanan publik menjelang Idul fitri, Pramono juga mengumumkan kesiapan armada mudik gratis. “Kami menyiapkan sekitar 661 bus bagi kurang lebih 26.500 warga Jakarta yang akan pulang ke kampung halaman,” ungkap Pramono.
Gubernur juga mengimbau bagi warga yang tidak melakukan mudik, untuk memanfaatkan berbagai program belanja dengan potongan harga di sejumlah pusat perbelanjaan selama Ramadan dan Idul Fitri, untuk menjaga perputaran ekonomi Jakarta.
“Semoga Ramadan tahun ini membawa keberkahan dan memperkuat persaudaraan warga Jakarta. Mari kita makmurkan masjid dan musola serta jaga kerukunan antarumat beragama,” pungkas Pramono. [ANR]














