Garut (20/5). DPD LDII Kabupaten Garut menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VIII Tahun 2026 di GSG Baitul Makmur, Kabupaten Garut, pada Sabtu (16/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus regenerasi kepemimpinan di tubuh LDII Kabupaten Garut.
Kegiatan itu mengusung tema “Mengokohkan Peran LDII dalam Membangun Garut Hebat yang Humanis dan Berkeadaban”. Musda VIII diikuti sekitar 400 peserta yang terdiri dari pengurus dan perwakilan LDII se-Kabupaten Garut.
Dalam agenda laporan pertanggungjawaban kepengurusan, Ketua DPD LDII Kabupaten Garut periode 2021-2026, Endang Sugiri menyampaikan dirinya tidak bersedia kembali dicalonkan sebagai ketua untuk periode berikutnya. Menurutnya, keputusan tersebut diambil sebagai bagian dari proses regenerasi kepemimpinan organisasi, disertai pertimbangan kesibukan pribadi dan keluarga. Meski demikian, ia menegaskan tetap siap membantu kepengurusan LDII Kabupaten Garut selanjutnya.
“Saya berharap regenerasi organisasi dapat berjalan dengan baik. Walaupun tidak lagi menjabat ketua, saya tetap siap beramal sholeh membantu kepengurusan berikutnya,” ujarnya.
Endang Sugiri menyerahkan panji LDII Kabupaten Garut kepada pengurus DPW LDII Jawa Barat yang diwakili Wakil Ketua DPW LDII Jawa Barat, Wawan Darmawan. Penyerahan tersebut menjadi simbol berakhirnya masa bakti kepengurusan periode 2021-2026 sekaligus dimulainya proses regenerasi kepemimpinan organisasi.
Pada forum Musda tersebut, peserta secara aklamasi menetapkan Utang Rohmat sebagai Ketua DPD LDII Kabupaten Garut periode berikutnya. Dalam sambutannya, Utang Rohmat menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran LDII dalam mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Garut.
“LDII harus bertransformasi dengan visi dan misi yang sejalan untuk memperkuat Pemerintah Kabupaten Garut serta memastikan keberadaan LDII dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kita harus kerja keras dan bekerja sama untuk meningkatkan karya, kontribusi dan komunikasi LDII di tengah masyarakat,,” ujar Utang Rohmat yang sehari-hari bekerja sebagai birokrat di Pemkab.Garut.
Ia menilai organisasi ke depan perlu lebih adaptif, terbuka, dan aktif membangun kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat maupun pemerintah daerah. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan organisasi serta meningkatkan kontribusi nyata di bidang sosial, keagamaan, pendidikan, dan pembinaan generasi muda.
Musda VIII LDII Kabupaten Garut turut dihadiri unsur pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh masyarakat, serta berbagai organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Garut. Melalui kepemimpinan baru tersebut, LDII Kabupaten Garut diharapkan semakin memperkuat kontribusinya dalam membangun masyarakat yang religius, rukun, humanis, dan berkeadaban.














