Jakarta Utara (29/6). PC LDII Cilincing menggelar seminar parenting dan ketahanan keluarga yang diikuti 125 peserta. Kegiatan tersebut mengangkat metode “DEKAT”, yakni Dengarkan, Empati, Komunikasi, Akrab, dan Taat.
Seminar tersebut digelar sebagai respons atas tantangan pengasuhan di era digital, terutama terkait berkurangnya interaksi langsung dalam keluarga akibat kesibukan dan penggunaan gawai.
Kegiatan ini turut dihadiri Lurah Cilincing, Yuyun Yuniarti. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi penyelenggaraan seminar tersebut dan menekankan pentingnya komunikasi antara orang tua dan anak.
“Saya sangat senang dengan kegiatan positif warga seperti ini. Agar hubungan dengan anak remaja harmonis, orang tua jangan hanya mau didengar, tetapi juga harus mau mendengarkan karena fase mereka sudah berbeda. Insyaallah, ke depan kelurahan akan membuat kegiatan serupa dan siap melibatkan warga LDII,” ujar Yuyun.
Pada kesempatan tersebut, PC LDII Cilincing menyerahkan plakat apresiasi kepada Lurah Cilincing sebagai bentuk penghargaan atas dukungan terhadap kegiatan pembinaan keluarga di wilayah tersebut.

Seminar menghadirkan Laksmita Ramadhanti, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan metode “DEKAT” sebagai langkah yang dapat diterapkan dalam komunikasi keluarga sehari-hari.

Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga (PPKK) PC LDII Cilincing, Chamnah Wahyuni, mengatakan seminar tersebut diharapkan dapat membantu orang tua membangun komunikasi yang lebih baik dengan anak.
“Melalui formula ‘DEKAT’, semoga seminar ini dapat menjembatani komunikasi yang tersumbat antara orang tua dan anak agar terwujud keterbukaan serta solusi terbaik bagi keluarga,” ujarnya.
Kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi, berbagi pengalaman, dan tanya jawab antara peserta dengan narasumber. Panitia turut memberikan doorprize kepada peserta yang aktif bertanya dan berbagi pengalaman selama sesi diskusi.
Perwakilan Bidang PPKK DPD LDII Jakarta Utara, Listyani, dalam sesi penutupan mengajak peserta menerapkan ilmu parenting yang telah diperoleh sesuai tuntunan agama.
“Mari kita selaraskan ilmu parenting yang sudah didapat dengan tuntunan Al-Qur’an. Saatnya kita praktikkan agar terwujud keluarga yang harmonis dalam agama, dengan niat lurus menuju surga dan selamat dari neraka,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi inisiatif PC LDII Cilincing dalam menyelenggarakan seminar tersebut dan berharap peserta dapat menerapkan materi yang diperoleh di lingkungan keluarga masing-masing. [FAM]














