Boyolali (7/7). PAC LDII Salakan, Kecamatan Teras, menggelar munaqosah atau Penilaian Akhir Semester II Tahun Ajaran 2025–2026 sebagai evaluasi pembinaan generasi penerus di Aula Sekretariat PAC LDII Salakan.
Kegiatan tersebut diikuti santri, orang tua, dan dewan penasihat. Munaqosah menjadi bagian dari proses pembinaan berjenjang untuk mengukur capaian pembelajaran sekaligus memperkuat pembentukan karakter generasi penerus.
Dewan Penasehat PAC LDII Salakan, Samirin mengatakan munaqosah menjadi bagian penting dari proses pembinaan berjenjang yang selama ini dijalankan LDII. Menurut dia, kegiatan ini bukan sekadar mengukur kemampuan membaca Al-Qur’an, hafalan doa, dan praktik ibadah, tetapi juga membentuk akhlakul karimah pada generasi penerus.

“LDII ingin memastikan bahwa anak-anak yang dibina bukan hanya cerdas secara intelektual, tapi juga memiliki akhlak mulia dan semangat kebangsaan. Karena itu, evaluasi seperti ini perlu dilakukan secara rutin,” ujar Samirin.
Menurut Samirin, keberhasilan pembinaan memerlukan sinergi antara pengurus, guru mengaji, dan orang tua. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu membentuk kebiasaan baik yang diterapkan anak-anak, baik di lingkungan majelis maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menambahkan, pembinaan generasi penerus merupakan investasi jangka panjang. Di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin pesat, generasi muda perlu dibekali pemahaman agama dan karakter luhur agar mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan.









