Timika (24/7). PC LDII Distrik Mimika Baru bekerja sama dengan PC LDII Distrik Wania menggelar Pengajian ASLILAH atau Asrama Libur Sekolah bagi generasi penerus LDII di Masjid Miftahul Huda, Kota Timika, Papua Tengah, pada 22–26 Juni 2026.
Ketua PC LDII Wania sekaligus pembina kegiatan, Chusnul Rofiq, mengatakan ASLILAH merupakan program rutin LDII untuk mengisi masa liburan sekolah dengan kegiatan keagamaan.
“Alhamdulillah, DPD LDII Mimika bekerja sama dengan PC se-Kabupaten Mimika memiliki program rutin mengisi waktu libur sekolah dengan pengajian asrama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi sarana bagi generasi muda untuk memperdalam ilmu agama dan membentuk karakter. Peserta dibekali materi tafsir Al-Qur’an, tafsir Al-Hadis, nasihat agama, kedisiplinan, serta pembiasaan 29 karakter luhur LDII.
“Ini menjadi sarana yang tepat bagi generasi muda untuk memperdalam ilmu agama agar tumbuh menjadi pribadi yang berakhlakul karimah, berbudi pekerti luhur, alim, fakih, dan mandiri,” tambahnya.
Menurut Chusnul, kegiatan asrama liburan juga melatih peserta membangun kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. Selain pendalaman materi agama, peserta diarahkan agar mampu menjaga pergaulan, disiplin beribadah, serta memiliki kepedulian sosial.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Mimika, La Ode Muh Norris Ashara, mengapresiasi pelaksanaan ASLILAH sebagai bagian dari pembinaan generasi muda LDII. Ia menilai masa liburan perlu dimanfaatkan untuk kegiatan yang produktif dan bermanfaat.
“Liburan sekolah jangan hanya diisi dengan bermain atau kegiatan yang kurang terarah. Melalui ASLILAH, anak-anak diajak mengaji, belajar disiplin, dan membiasakan karakter baik sejak dini,” ujarnya.
La Ode juga menekankan pentingnya sinergi antara pengurus, pembina, ustaz, remaja LDII, dan orang tua dalam membentuk generasi muda. Menurutnya, pembinaan karakter tidak cukup dilakukan sekali, tetapi harus berkelanjutan di rumah, sekolah, dan lingkungan masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti di masjid saja. Nilai-nilai yang dipelajari selama asrama harus dibawa pulang dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik kepada orang tua, teman, maupun masyarakat,” katanya.
Pengajian ASLILAH dibina oleh remaja LDII bersama para ustaz yang berpengalaman dalam pembinaan generasi muda. Seluruh rangkaian kegiatan dikemas edukatif dan disesuaikan dengan usia peserta.
Melalui kegiatan tersebut, LDII Mimika berharap generasi muda dapat memanfaatkan masa liburan dengan kegiatan positif serta tumbuh menjadi pribadi yang unggul secara spiritual, intelektual, dan sosial.














