Jakarta Selatan (27/7). Pengurus Kota Persinas ASAD Kota Administrasi Jakarta Selatan menggelar Pembinaan dan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) di Masjid Baitul Hasan, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Kegiatan ini diharapkan dapat mencetak pesilat muda yang sehat jasmani, kuat mental, berbudi pekerti luhur, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
Ketua Pengkot Persinas ASAD Jakarta Selatan, H. Sriyanto, mengatakan UKT menjadi bagian dari pembinaan rutin untuk mengevaluasi kemampuan pesilat. Selain teknik bela diri, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk membentuk karakter peserta. “Melalui pembinaan dan ujian kenaikan tingkat ini, kami berharap lahir kader-kader Persinas ASAD yang berani menegakkan kebenaran, disiplin, berakhlakul karimah, dan mampu menjadi teladan di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” ujar Sriyanto.
Ia menegaskan, pembinaan Persinas ASAD tidak hanya bertujuan melahirkan pesilat yang terampil, tetapi juga generasi muda yang beriman, berakhlak mulia, dan memiliki semangat pengabdian. “Prestasi dalam bela diri harus berjalan seiring dengan pembentukan karakter yang luhur,” tambahnya.
Kegiatan tersebut diikuti 76 peserta dari jenjang SD hingga SMP. Berdasarkan hasil penilaian tim penguji, seluruh peserta dinyatakan lulus dan berhak naik tingkat sesuai capaian masing-masing. “Sebanyak 53 peserta naik dari sabuk putih ke sabuk hijau, 22 peserta naik dari sabuk hijau ke sabuk hijau strip kuning, dan satu peserta naik dari sabuk hijau strip kuning ke sabuk kuning,” ujar Ketua Pengkot Persinas ASAD Jakarta Selatan, H. Sriyanto.
Selama kegiatan, peserta mengikuti tahapan registrasi, pembinaan, ujian teori, ujian gerakan dasar, ujian akhir, salat berjamaah, doa malam, pembinaan karakter, upacara, hingga penyerahan sertifikat dan sabuk kenaikan tingkat. Kegiatan ini didukung sekitar 30 pelatih, 10 official, serta 10 pengurus harian dan pengurus kecamatan.
“Kenaikan sabuk bukan akhir dari proses belajar. Ini menjadi awal tanggung jawab peserta untuk terus berlatih, menjaga akhlak, dan memberi manfaat bagi sesama,” tutup Sriyanto.
Turut hadir Ketua DPD LDII Kota Jakarta Selatan, H. Mulyono, dan Ketua Senkom Mitra Polri Kota Jakarta Selatan, Sandy Ismail. Kehadiran para tokoh tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan generasi muda melalui pencak silat.
(Hasbi)








