Bintan (13/8). Ratusan warga LDII Kabupaten Bintan mengikuti Pengajian Umum Bulanan di Masjid Baitul Huda, Minggu (2/8/2026). Kegiatan tersebut mengangkat tema pentingnya pendidikan anak bertepatan dengan momentum Hari Anak Nasional (HAN).
Pemateri Heru Koesmoro, menyampaikan kajian Kitab Khutbah dengan materi “Pentingnya Pendidikan Anak”. Ia mengatakan pendidikan merupakan salah satu bagian penting dalam pemenuhan hak anak. Menurutnya, orang tua memiliki tanggung jawab memberikan perlindungan, kasih sayang, dan pendidikan yang baik sejak dini.
“Anak memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan dan kasih sayang. Karena itu, orang tua harus sungguh-sungguh membimbing anak agar memiliki ilmu, akhlak, dan bekal agama untuk menjalani kehidupan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembentukan karakter tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga dimulai dari lingkungan keluarga. Rumah dan masjid memiliki peran penting dalam membiasakan anak beribadah, berakhlakul karimah, serta mengenal nilai-nilai kebaikan. “Jangan menyerahkan pendidikan anak hanya kepada sekolah. Orang tua harus hadir dan memberikan keteladanan setiap hari. Dari keluarga inilah karakter anak pertama kali dibentuk,” katanya.
Ia juga menambahkan pembinaan yang dilakukan sejak dini menjadi bekal bagi generasi muda menghadapi berbagai tantangan perkembangan zaman. “Pendidikan agama juga perlu berjalan seiring dengan pendidikan umum agar anak memiliki keseimbangan ilmu dan profesionalitas,” ucapnya.
Pembinaan kita upayakan sejalan dengan konsep Tri Sukses Generus yang dikembangkan LDII, yakni membentuk generasi yang alim-faqih, berakhlakul karimah, dan mandiri. Melalui pendidikan yang berkelanjutan, anak diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang mampu memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat. “Harapan kita, anak-anak tidak hanya tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, memahami agama, dan mampu mandiri. Itu harus dipersiapkan sejak sekarang,” tuturnya.
Melalui kajian ini, warga LDII Bintan berharap pembinaan tersebut semakin mendorong orang tua memenuhi hak anak sekaligus membangun generasi penerus yang profesional religius dan berkarakter luhur.














