Gunungkidul (18/8). DPD LDII Kabupaten Gunungkidul bersama Takmir menggelar pembinaan kepemudaan melalui Cinta Alam Indonesia (CAI) ke-47 di Masjid Al Husna, 8–9 Agustus 2026. Kegiatan tersebut mengusung tema “Memperkuat Karakter Luhur Pemuda Profesional dan Religius Berlandaskan Pancasila”.
Kegiatan diikuti pemuda generus LDII se-Kapanewon Wonosari, Playen, Paliyan, Panggang, Patuk, Gedangsari, dan Tanjungsari. Selama dua hari, peserta mendapatkan materi ke-LDII-an, penguatan iman, ilmu, akhlak, serta diskusi.
Sekretaris Panitia CAI Muhammad Hasanudin Aziz, mengatakan pembinaan tersebut perlu disesuaikan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.
“Kita hidup di era digital dengan arus informasi yang sangat cepat. Pemuda perlu memiliki karakter yang kuat agar tidak mudah terbawa pengaruh negatif, termasuk gaya hidup hedonisme, flexing, dan pergaulan bebas,” ujarnya.
Menurutnya, perkembangan teknologi perlu diimbangi dengan kemampuan memilih informasi, menjaga integritas, dan meningkatkan kompetensi. Pemuda juga perlu memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
“Harapannya setelah mengikuti CAI ini, para pemuda bisa menjadi teladan di keluarga, masyarakat, dan tempat kerja. Pemuda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga bertakwa dan cinta tanah air,” katanya.
Pembinaan diarahkan untuk membekali pemuda agar mampu menghadapi perkembangan teknologi, perubahan gaya hidup, serta berbagai tantangan sosial. Pemateri utama CAI ini adalah Edi Sumarwan, Irwan Zuliana, dan Burhanudin.
Melalui kegiatan tersebut, LDII Gunungkidul berupaya mengoptimalkan pembinaan generasi muda agar memiliki karakter luhur, profesional religius, serta mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.














