Manokwari (1/9). LDII Papua Barat mendorong Gerakan Pramuka terus memperkuat pendidikan karakter generasi muda melalui kegiatan kepanduan, sosial, dan kemasyarakatan. Dukungan tersebut disampaikan dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65 yang diperingati pada Jumat (14/8/2026).
Ketua LDII Papua Barat, H. Suroto, mengatakan Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang disiplin, mandiri, mampu bekerja sama, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta bangsa.
“Pramuka memiliki nilai-nilai pendidikan karakter yang sangat penting untuk generasi muda. Disiplin, kepemimpinan, gotong royong, kemandirian, dan cinta tanah air perlu terus dilatih melalui kegiatan yang nyata,” ujarnya.
Menurut Suroto, nilai-nilai tersebut dapat berjalan seiring dengan pembinaan moral dan keagamaan yang dilakukan LDII melalui pesantren, masjid, dan majelis taklim. Sako SPN menjadi salah satu ruang untuk mempertemukan pembinaan kepanduan dengan pendidikan karakter.
“Kami berharap kegiatan kepanduan tidak berhenti pada latihan, tetapi juga melahirkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Nilai yang dipelajari di Pramuka harus bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
LDII Papua Barat juga mendorong kegiatan Pramuka agar semakin dekat dengan persoalan yang dihadapi masyarakat, terutama kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, kemandirian, dan kegiatan sosial.
Suroto mengatakan sejumlah kegiatan telah dilakukan warga LDII melalui Sako SPN, antara lain aksi bersih lingkungan, pengelolaan sampah rumah tangga, serta kegiatan yang melatih kemandirian dan kerja sama.
“Kegiatan peduli lingkungan, pengelolaan sampah rumah tangga, dan latihan kemandirian merupakan contoh kegiatan yang dapat membentuk karakter sekaligus memberikan manfaat kepada masyarakat,” tuturnya.
Ia menambahkan, pembinaan generasi melalui kepanduan juga sejalan dengan upaya LDII membangun generasi yang memiliki karakter alim-faqih, berakhlakul karimah, dan mandiri.
“Generasi muda perlu memiliki bekal agama sekaligus keterampilan sosial dan kemandirian. Kami berharap Pramuka terus menjadi salah satu wadah yang memperkuat karakter tersebut,” ujarnya.
Sako SPN Papua Barat berada di bawah pembinaan Biro Pemuda, Kepanduan, Olahraga, dan Seni Budaya LDII. Melalui wadah tersebut, LDII berupaya mendukung kegiatan kepanduan sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak dalam pembinaan generasi muda.














