Jambi (2/9). Ketua LDII Jambi, Rahmat Nuruddin, menghadiri Workshop Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN) Lingkup Masyarakat Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2026 di Hotel BW Luxury, Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Pertahanan RI melalui Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) tersebut mengangkat tema “Internalisasi Nilai Dasar Bela Negara sebagai Fondasi Menuju Indonesia Emas 2045”.
Kegiatan dibuka Kepala Pusat Bela Negara Bacadnas Kemhan RI, Brigjen TNI Parluhutan Marpaung, yang membacakan sambutan Kepala Badan Cadangan Nasional Kemhan RI, Letjen TNI Gabriel Lema.
Dalam sambutannya, Gabriel Lema menegaskan bahwa bela negara merupakan tanggung jawab seluruh komponen bangsa, tidak hanya Kementerian Pertahanan dan TNI. “Workshop ini diharapkan mampu menanamkan nilai dasar bela negara, mendorong peserta untuk menyebarluaskannya kepada masyarakat, serta mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari sesuai bidang dan profesi masing-masing,” katanya.
Ia juga mendorong peserta menjadi agen perubahan dan teladan dalam menerapkan nilai-nilai bela negara di lingkungan masing-masing. Menurutnya, kesadaran bela negara diperlukan untuk menghadapi dinamika ancaman yang semakin kompleks dan multidimensi.
Rahmat Nuruddin mengatakan materi dalam workshop relevan dengan peran organisasi kemasyarakatan dalam menjaga persatuan dan kehidupan sosial. Menurutnya, bela negara dapat diterapkan melalui perilaku sehari-hari sesuai peran masing-masing. “Sebagai warga negara, bela negara dapat kita lakukan dengan menjaga persatuan, menghormati perbedaan, menaati aturan, serta ikut menjaga lingkungan dan kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Rahmat menambahkan, organisasi kemasyarakatan memiliki ruang untuk menyampaikan nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat melalui kegiatan keagamaan, sosial, dan kemasyarakatan. “Nilai bela negara perlu terus disampaikan kepada masyarakat. Pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dapat saling mendukung agar kesadaran kebangsaan tidak berhenti pada pemahaman, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Workshop tersebut diikuti tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, organisasi profesi, dan komunitas. Hadir pula Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani serta unsur Forkopimda Provinsi dan Kota Jambi.
Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat sinergi pemerintah dengan berbagai unsur masyarakat dalam membangun sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sekaligus kesadaran bela negara.














