Kediri (2/9). LDII Mojoroto bersama guru, pengurus, dan santri Pondok Pesantren Nurul Hakim Al Fatah menggelar kerja bakti di lingkungan pesantren, Minggu (16/8/2026). Kegiatan bertajuk “Kerja Bersama Bakti untuk Negeri” tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ketua LDII Mojoroto, Budianto, mengatakan kerja bakti menjadi salah satu cara mengisi kemerdekaan melalui kegiatan yang berkaitan langsung dengan lingkungan dan kehidupan masyarakat. “Peringatan kemerdekaan tidak hanya melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kegiatan bersama. Kerja bakti ini menjadi sarana untuk menjaga lingkungan sekaligus membangun kebiasaan gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian,” ujarnya.
Menurut Budianto, gotong royong perlu menjadi kebiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya saat memperingati hari besar nasional. “Nilai kebersamaan dan gotong royong perlu terus dipelihara dalam kehidupan sehari-hari. Kemerdekaan kita isi dengan kegiatan yang dapat dilakukan bersama dan memberi manfaat bagi lingkungan,” katanya.
Kerja bakti dilakukan dengan membersihkan dan menata sejumlah area di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Hakim Al Fatah. Guru, pengurus, santri, dan warga LDII terlibat dalam pelaksanaan kegiatan.
Sekretaris LDII Mojoroto, Denny Kristanto, mengatakan kegiatan tersebut juga memperkuat hubungan antara warga dan pesantren melalui keterlibatan bersama dalam menjaga lingkungan. “Kegiatan ini menjadi sarana bagi warga dan pesantren untuk bekerja bersama sekaligus membangun kepedulian terhadap lingkungan. Ketika banyak pihak terlibat, perawatan lingkungan dapat dilakukan secara bersama,” ujarnya.
Denny menambahkan, kebiasaan tersebut perlu dilanjutkan setelah rangkaian peringatan kemerdekaan selesai. “Kerja bakti jangan berhenti setelah Agustus. Kepedulian terhadap lingkungan dan sesama perlu terus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.














