Jambi (15/9). Pondok Pesantren (Ponpes) Tawakal Jambi menggelar Salat Istisqa di Masjid Tawakkal LDII, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi, Senin (7/9/2026). Salat tersebut menjadi ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah musim kemarau. Salat Istisqa diikuti santri Ponpes Tawakal Jambi, dewan guru, siswa SD, SMP, dan SMA Tri Sukses Boarding School, serta masyarakat sekitar.
Ustaz Achyar Rosyidi bertindak sebagai imam sekaligus khatib. Dalam khutbahnya, ia menjelaskan Salat Istisqa merupakan salah satu bentuk ibadah dan ikhtiar untuk memohon hujan kepada Allah SWT ketika terjadi musim kemarau, kekeringan, atau krisis air.
“Tujuan utama pelaksanaan Salat Istisqa adalah memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan di tengah musim kemarau panjang, kekeringan, atau krisis air bersih. Ini merupakan bagian dari ikhtiar kita agar Allah menurunkan hujan ke bumi, khususnya di Kota Jambi,” ujar Achyar.
Ia juga mengajak jamaah untuk tetap berserah diri dan menerima ketetapan Allah SWT. Menurutnya, doa dan ikhtiar perlu terus dilakukan dengan disertai kesabaran.
“Semoga doa-doa kita diijabah oleh Allah SWT. Seandainya Allah langsung mengabulkan doa kita dan hujan segera turun, maka jangan sampai kita menjadi takabur. Sebaliknya, apabila beberapa hari ke depan hujan belum juga turun, kita harus tetap bersabar karena semua merupakan takdir Allah SWT. Tugas kita adalah terus beribadah, berdoa, dan berikhtiar kepada-Nya,” pesannya.
Pelaksanaan Salat Istisqa tersebut menjadi sarana bagi warga pesantren dan masyarakat sekitar untuk bersama-sama memanjatkan doa di tengah kondisi kemarau. Jamaah berharap hujan segera turun sehingga kebutuhan air masyarakat dapat terpenuhi dan kondisi lingkungan kembali membaik.














