Banyuasin (17/9). DPD LDII Kabupaten Banyuasin menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Catur Wulan II Tahun 2026 di Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sabtu–Minggu (29–30/8/2026). Kegiatan tersebut membahas evaluasi program sekaligus penguatan peran LDII dalam pemberdayaan ekonomi umat dan kemandirian pangan.
Rakorda mengusung tema “Optimalisasi Peran Strategis LDII Banyuasin Melalui Program Pemberdayaan Ekonomi Umat dan Kemandirian Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”. Ketua DPD LDII Kabupaten Banyuasin, Isnaini Nugroho, mengatakan tema tersebut disusun sejalan dengan program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan.
“Tema ini diambil dalam rangka mengoptimalkan peran strategis LDII dalam membantu Pemerintah Kabupaten Banyuasin yang terus konsisten menjadikan Banyuasin sebagai lumbung pangan nasional. Hal ini sejalan dengan program Pemerintah Republik Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar Isnaini.
Ia menambahkan, pemberdayaan ekonomi umat juga menjadi perhatian dalam Rakorda. Menurutnya, umat perlu didorong agar tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga berperan sebagai pelaku usaha dan bagian dari rantai ekonomi.
“Umat tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga mampu menjadi produsen, pelaku usaha, inovator, dan bagian dari rantai nilai ekonomi nasional. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan peningkatan sumber daya manusia secara berkelanjutan,” jelasnya.
Rakorda juga membahas perkembangan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), yang semakin dekat dengan kehidupan masyarakat. Isnaini mengingatkan agar pemanfaatan teknologi diiringi penguatan karakter dan literasi digital.

“Dakwah tidak boleh gagap teknologi. Namun, penguasaan teknologi harus disertai akhlak sehingga tidak menghadirkan disinformasi, manipulasi informasi, ujaran kebencian, dan rendahnya literasi digital yang dapat menyebabkan perpecahan di masyarakat,” tegasnya.
Kepala KUA Talang Kelapa yang mewakili Kepala Kankemenag Kabupaten Banyuasin, Ustaz M. Fauzan, mengapresiasi pelaksanaan Rakorda. Ia berharap LDII terus berperan dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, moderat, rukun, dan harmonis.
Sementara itu, Ketua DPW LDII Sumatera Selatan, Rahmatullah, menekankan pentingnya sinergi LDII dengan Kementerian Agama dalam membangun kerukunan umat.
“Perlu adanya sinergitas antara LDII bersama Kementerian Agama dalam rangka mewujudkan ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah di Kabupaten Banyuasin,” ungkap Rahmatullah.
Rakorda diikuti Ketua dan Sekretaris 14 PC LDII se-Kabupaten Banyuasin, para ulama PC, Ketua dan Sekretaris PAC LDII se-Kecamatan Talang Kelapa, serta jajaran DPD, DPW, dan unsur Senkom, SAKO SPN, Persinas ASAD, dan FORSGI Kabupaten Banyuasin.
Melalui Rakorda tersebut, DPD LDII Kabupaten Banyuasin membahas penguatan program organisasi di bidang pemberdayaan ekonomi umat, kemandirian pangan, pendidikan, dakwah, dan literasi digital.









