Kuantan Singingi (30/9). Pesilat cilik Persinas ASAD, Khoirul Amni, mendapat kesempatan menyambut Ketua Umum IPSI Provinsi Riau, H. Ardianto, dalam pembukaan Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Pencak Silat III Piala Bupati Kuantan Singingi di Gedung Abdoerrauf, Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, Sabtu (19/9/2026). Kegiatan tersebut dirangkai dengan pelantikan Pengurus IPSI Kabupaten Kuantan Singingi periode 2025–2029.
Mengenakan pakaian pencak silat, Khoirul menyampaikan penghormatan dan ucapan selamat datang kepada Ardianto. Penyambutan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pembinaan tata krama dan penghormatan kepada tamu yang diterapkan kepada pesilat Persinas ASAD sejak usia dini.
Pengurus Persinas ASAD mengatakan pembinaan pencak silat tidak hanya diarahkan pada kemampuan teknik di gelanggang, tetapi juga pada kedisiplinan, kesopanan, serta budi pekerti.
“Pesilat sejak usia dini perlu dibiasakan memiliki tata krama dan menghormati orang lain. Kemampuan pencak silat harus berjalan bersama dengan pembentukan karakter dan budi pekerti,” ujar pengurus Persinas ASAD.

Kejurkab III dibuka oleh Pelaksana Tugas Bupati Kuantan Singingi, H. Muklisin. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan dukungan Pemerintah Kabupaten Kuansing terhadap pembinaan olahraga dan peningkatan prestasi atlet, termasuk pencak silat.
“Pemerintah Daerah berkomitmen mendukung pembinaan olahraga dan meningkatkan prestasi atlet. Kita ingin dari pencak silat ini lahir bibit-bibit atlet yang mampu mengharumkan nama Kuansing hingga ke tingkat provinsi dan nasional,” ujar Muklisin.
Menurutnya, pencak silat juga merupakan bagian dari warisan budaya yang perlu dipertahankan melalui pembinaan yang terarah dan berkelanjutan. Kejurkab diharapkan menjadi ruang bagi atlet untuk mengasah kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding.
Pada rangkaian yang sama, Ardianto melantik H. Solehudin sebagai Ketua Umum IPSI Kabupaten Kuantan Singingi periode 2025–2029. Ia berharap kepengurusan baru dapat memperkuat pembinaan pesilat di daerah.
“Dengan adanya kepengurusan yang baru, kita berharap pembinaan pencak silat di Kuansing semakin baik dan mampu melahirkan lebih banyak pesilat berprestasi, baik di tingkat daerah, provinsi maupun nasional,” ujar Ardianto.
Kegiatan turut dihadiri Ketua DPRD Kuansing H. Juprizal, jajaran DPRD, KONI Kuansing, unsur Forkopimda, kepala OPD, pengurus perguruan pencak silat, serta peserta kejuaraan. Kejurkab III berlangsung pada 19–20 September 2026 sebagai bagian dari pembinaan atlet pencak silat di Kabupaten Kuantan Singingi.
Keterlibatan Khoirul dalam penyambutan tersebut menjadi bagian dari pembinaan Persinas ASAD yang mengarahkan pesilat tidak hanya untuk mengembangkan kemampuan olahraga, tetapi juga membiasakan kesopanan, kedisiplinan, dan penghormatan dalam kehidupan sehari-hari.














