Ogan Ilir (2/10). DPD LDII Kabupaten Ogan Ilir menggelar Pengajian Umum secara hybrid yang diikuti PC dan PAC LDII se-Kabupaten Ogan Ilir melalui studio mini masing-masing, Minggu (27/9/2026). Untuk wilayah Tanjung Raja, pengajian dipusatkan di studio mini Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, dan diikuti 65 pengurus serta warga LDII.
Ketua PC LDII Tanjung Raja, Nazirin, mengatakan sistem studio mini membantu pengajian menjangkau warga di berbagai wilayah tanpa harus berkumpul di satu lokasi. “Alhamdulillah, dengan sistem hybrid, pengajian bisa tetap berjalan efektif dan menjangkau warga hingga ke berbagai desa. Semoga ilmu yang diperoleh dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Nazirin.
Pengajian dibagi dalam tiga sesi. Pada sesi pertama, Ust. Alfin Astaz mengulas Surah An-Nisa mengenai ketakwaan, menjaga silaturahim, serta kewajiban memperhatikan hak perempuan dan anak yatim dalam keluarga.
Selanjutnya, Ust. Amir Awaludin menyampaikan kajian Al-Hadis mengenai makna bersungguh-sungguh dalam menjalankan kebaikan dan kewajiban agama. Ia menekankan pentingnya menuntut ilmu, mencari nafkah halal, menjaga ibadah, serta memakmurkan masjid.
“Di zaman sekarang, kesungguhan dapat diwujudkan dengan melawan kemalasan, menuntut ilmu, mencari rezeki yang halal untuk keluarga, serta ikut memakmurkan masjid,” ujar Amir.
Sesi terakhir diisi oleh Ust. Mustar yang mengingatkan pentingnya memperdalam ilmu agama melalui pengajian rutin sekaligus menekankan tanggung jawab orang tua dalam memberikan pendidikan agama dan keteladanan kepada anak. “Anak harus diberikan pendidikan agama yang cukup dan diberi contoh akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.











