Batam (5/10). DPW LDII Kepulauan Riau memperingati Hari Kesaktian Pancasila dengan mendorong penguatan nilai kebangsaan melalui pembinaan keagamaan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat, Kamis (1/10/2026).
Ketua DPW LDII Kepulauan Riau, Rulifa Syahroel, mengatakan nilai-nilai Pancasila perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. “Pancasila bukan sekadar untuk dihafalkan, tetapi perlu diamalkan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Rulifa.
Menurutnya, nilai kebangsaan turut disampaikan melalui kegiatan di majelis taklim, Pondok Pesantren Abdul Dhohir Sekupang, serta masjid-masjid yang menjadi tempat pembinaan warga LDII di Kepulauan Riau.
Ia mengatakan pembinaan tersebut juga menekankan empat konsensus kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Hal itu dinilai penting mengingat Kepulauan Riau berada di wilayah perbatasan yang memiliki interaksi cukup tinggi dengan negara tetangga. “Menjalankan kehidupan beragama harus seiring dengan tanggung jawab sebagai warga negara. Cinta agama dan cinta negara harus saling menguatkan,” katanya.
Rulifa menambahkan, pengamalan nilai Pancasila juga dilakukan melalui kegiatan sosial dan pemberdayaan, seperti kerja bakti, donor darah, bantuan kebencanaan, ketahanan pangan, pembinaan UMKM, serta program kepedulian lingkungan.
DPW LDII Kepri juga mengikuti kegiatan terkait hisab rukyat bersama sejumlah narasumber, termasuk pakar dari BRIN. Menurut Rulifa, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman warga terhadap ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan pelaksanaan ibadah.
Ia mengajak warga LDII dan masyarakat untuk menjadikan Hari Kesaktian Pancasila sebagai momentum untuk menjaga persatuan serta meningkatkan kehati-hatian terhadap hoaks, ujaran kebencian, intoleransi, dan informasi yang berpotensi memecah masyarakat.
“Menjaga Pancasila menjadi tanggung jawab bersama. Nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial perlu terus diterapkan mulai dari lingkungan masing-masing,” ujar Rulifa.














