Pemalang (5/10). DPD LDII Kabupaten Pemalang berkolaborasi dengan Penggerak Pembina Generus (PPG) Pemalang menggelar kegiatan sosialisasi dan edukasi kesehatan reproduksi bagi remaja putri. Kegiatan yang berlangsung di GOR Budi Luhur Bojongbata, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Minggu (27/9/2026) itu diikuti 100 remaja putri. Tujuannya untuk memberikan pemahaman mendalam agar generasi muda lebih peduli terhadap kesehatan diri.
Edukasi tersebut menghadirkan narasumber praktisi kebidanan dari RSUD dr. M. Ashari Pemalang, Dhanny Arum Puspasary. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pengenalan anatomi tubuh, perubahan fisik dan emosional masa pubertas, pentingnya manajemen kebersihan menstruasi, hingga langkah pencegahan stunting sejak dini.
Dhanny menekankan pentingnya pemahaman kesehatan reproduksi sejak dini bagi para remaja putri agar dapat merawat diri secara tepat. “Remaja putri perlu memahami perubahan fisik dan psikologisnya secara tepat agar tidak salah langkah. Menjaga kebersihan organ reproduksi bukan sekadar kebiasaan harian, melainkan bentuk tanggung jawab terhadap tubuh sendiri untuk mencegah infeksi dan menjaga masa depan. Edukasi ini juga menjadi benteng agar remaja terhindar dari bahaya pernikahan usia anak, seks bebas, dan infeksi menular seksual,” ujar Dhanny.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Sebanyak 100 peserta tampak antusias menyimak materi dan aktif mengajukan pertanyaan pada sesi tanya jawab terkait perubahan tubuh dan perawatan kesehatan reproduksi.
Melalui kegiatan ini, DPD LDII Kabupaten Pemalang berharap para remaja putri mampu memahami perubahan fisik dan emosional selama masa pubertas serta memiliki benteng diri dari perilaku berisiko. Menanamkan kebiasaan merawat organ reproduksi sejak dini diharapkan dapat menekan risiko penyakit infeksi, mendukung upaya pencegahan stunting, serta membentuk sikap tanggung jawab terhadap kesehatan tubuh.














