Banyuwangi (2/10). Ketua Wanita LDII Kabupaten Banyuwangi, Tutik Andayaningrum, menegaskan pentingnya menghadirkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari untuk membentuk karakter generasi muda melalui peran vital keluarga dan figur ibu.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pengajian yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi di Pendopo Sabha Swagata Blambangan pada Kamis (10/9/2026). Acara tersebut turut dihadiri oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, beserta berbagai elemen masyarakat setempat.
“Keteladanan tidak cukup hanya dibicarakan atau diajarkan melalui nasihat. Nilai tersebut perlu ditunjukkan melalui sikap dan kebiasaan orang tua sehingga anak dapat melihat dan merasakannya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Tutik.
Ia menjelaskan bahwa rumah merupakan tempat pertama seorang anak belajar tentang kebaikan. Melalui peran ibu, anak mengenal nilai-nilai dasar seperti menyayangi, menghormati, berbagi, dan peduli kepada sesama, sehingga keluarga menjadi ruang utama pembentukan karakter dasar anak.
Dalam kesempatan tersebut, jajaran Wanita LDII Kabupaten Banyuwangi juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung program pembangunan daerah. Fokus dukungan diarahkan pada sektor pemberdayaan perempuan, penguatan ketahanan keluarga, serta pembinaan generasi muda.
Melalui penguatan peran di skala keluarga, Wanita LDII Kabupaten Banyuwangi berharap semangat kepedulian, kebersamaan, dan tradisi gotong royong dapat meluas ke tengah masyarakat hingga menjadi kekuatan bersama dalam memajukan daerah.














