Musi Rawas (15/10). DPD LDII Kabupaten Musi Rawas menggelar pengajian pemuda-pemudi secara serentak di dua zona pembinaan, yakni PC LDII Megang Sakti dan PC LDII BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, Minggu (11/10/2026). Kegiatan yang diikuti ratusan peserta tersebut membahas dampak pergaulan negatif dan pentingnya menjaga akhlak di era digital.
Ketua DPD LDII Musi Rawas, Wasiyat, mengatakan pengajian tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan generasi muda dalam menghadapi pengaruh negatif pergaulan dan perkembangan teknologi. Menurutnya, metode diskusi kelompok diterapkan agar peserta dapat memahami persoalan yang dihadapi sekaligus meningkatkan kesadaran dalam menjaga perilaku.
“Melalui pengajian dan FGD di dua zona ini, kami ingin membangkitkan kesadaran kritis para pemuda agar mereka mampu menjadi filter bagi diri mereka sendiri,” ujar Wasiyat.
Ia menjelaskan, kemudahan akses informasi melalui perangkat digital perlu diimbangi dengan pemahaman agama dan kemampuan memilah pengaruh dari lingkungan sekitar. Karena itu, pembinaan generasi muda tidak hanya dilakukan melalui penyampaian materi, tetapi juga dengan melibatkan peserta dalam diskusi.
“Harapan kami, pemuda LDII tidak sekadar menjauhi kemaksiatan, tetapi tumbuh menjadi generasi tangguh yang memegang teguh target Tri Sukses, yakni alim-faqih, berakhlakul karimah, dan mandiri,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti pembacaan dan pengkajian Al-Qur’an yang dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Dampak Kemaksiatan di Akhir Zaman”. Melalui diskusi tersebut, peserta diajak membahas berbagai persoalan pergaulan dan tantangan moral yang dihadapi generasi muda.
Pelaksanaan pengajian dibagi menjadi dua zona untuk memudahkan koordinasi dan menjangkau peserta dari berbagai PAC LDII di Kabupaten Musi Rawas. Zona pertama dipusatkan di PC LDII Megang Sakti, sedangkan zona kedua berlangsung di PC LDII BTS Ulu.














