Gunungkidul (14/10). Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gunungkidul mengunjungi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gunungkidul pada Selasa (22/9/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan masyarakat sipil untuk menjaga kerukunan dan mendukung pembangunan daerah.
Sekretaris DPD LDII Kabupaten Gunungkidul, Wasita, turut hadir memenuhi undangan. Kehadiran LDII menjadi bagian dari komunikasi antara organisasi kemasyarakatan keagamaan, pemerintah, dan tokoh masyarakat untuk menjaga kondisi sosial tetap kondusif.
Wasita mengatakan, kerja sama antarlembaga diperlukan untuk merawat kerukunan di tengah masyarakat. Organisasi keagamaan dapat berperan melalui pembinaan warga, komunikasi dengan tokoh setempat, dan kegiatan sosial yang mendukung kehidupan bermasyarakat.
“Kerukunan perlu dijaga melalui komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan. Organisasi keagamaan, pemerintah, dan masyarakat memiliki peran masing-masing dalam menciptakan lingkungan yang aman serta mendukung pembangunan daerah,” ujar Wasita.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gunungkidul, Wahyu Nugroho, mengatakan kunjungan tersebut menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dengan ulama dan tokoh agama. Ia menilai tokoh agama memiliki peran dalam menjaga hubungan sosial sekaligus mendukung kemajuan daerah.
Ketua DPRD Kabupaten Gunungkidul, Endang Sri Sumiyartini, juga mengajak tokoh agama berkontribusi dalam kehidupan masyarakat. Ia berharap para tokoh agama terus menjalin komunikasi dengan pemerintah dan memberikan arahan positif kepada warga.
Endang menyebut kondisi sosial Gunungkidul yang relatif kondusif perlu dijaga bersama. Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi salah satu upaya mempertahankan kerukunan di berbagai wilayah.
Dari unsur TNI, Dandim 0730 Gunungkidul melalui Danramil Nglipar mengajak masyarakat mendukung tugas Bintara Pembina Desa (Babinsa) di berbagai kalurahan. Dukungan warga diperlukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban, termasuk menjelang pelaksanaan pemilihan lurah.
Masyarakat juga diingatkan untuk mencegah kebakaran lahan. Upaya tersebut memerlukan kepedulian warga agar kebakaran tidak merusak lingkungan maupun mengganggu aktivitas masyarakat.
Ketua MUI Kabupaten Gunungkidul, Asrofi, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah atas dukungan dan fasilitas bagi organisasi. Ia berharap dukungan tersebut dapat memperkuat kerja sama MUI dengan pemerintah serta berbagai unsur masyarakat.
MUI Gunungkidul juga menyampaikan rencana pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada 2027. Asrofi berharap pemerintah daerah dapat mendukung program organisasi melalui bantuan dana hibah sesuai ketentuan yang berlaku.














