Gunungkidul (31/10). DPD LDII Kabupaten Gunungkidul berpartisipasi dalam upacara peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Alun-Alun Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari partisipasi LDII dalam peringatan Hari Santri sekaligus mendorong santri agar tumbuh menjadi generasi mandiri.
Upacara tersebut digelar pada Kamis (22/10/2026) dan diikuti sekitar 6.000 santri dari berbagai pondok pesantren. Bupati Gunungkidul, Endah Kuntariningsih, bertindak sebagai pemimpin upacara dan mengajak para santri meneladani semangat Resolusi Jihad 22 Oktober 1945.
Ketua DPD LDII Kabupaten Gunungkidul, Wahono Budi Rustanto, mengatakan momentum Hari Santri menjadi pengingat pentingnya membentuk generasi yang beriman, berilmu, tangguh, dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami berharap para santri turut berperan aktif dalam mewujudkan baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, yakni negeri yang baik, sejahtera, dan mendapat ampunan Allah SWT,” ungkap Wahono.
Peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk mendorong santri terus meningkatkan ilmu pengetahuan, menjaga persatuan, dan mengembangkan kemandirian. Hal tersebut sejalan dengan harapan agar santri dapat berkontribusi dalam pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas.
Melalui partisipasi dalam upacara tersebut, DPD LDII Kabupaten Gunungkidul berharap para santri terus menjaga keimanan, menuntut ilmu, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta bangsa.















