PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Nasional

Masalah Sumber Daya, Jadikan Pendorong Semangat Nasionalisme dan Kebangsaan

in Nasional
415
1
576
SHARES
2.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (21/6). Konflik dunia yang terus menderu, kerap menggunakan dalih penegakan demokrasi maupun agama. Padahal, konflik tersebut bila diperhatikan secara seksama berkaitan dengan persoalan sumberdaya yang kian terbatas. “Konflik global saat ini pada dasarnya memperebutkan sumber daya seperti pangan, air, logam langka, dan energi,” papar Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso, mengutip buku Geoff Hiscock, Earth Wars: The Battle for Global Resources.

Namun, menurutnya pada permukaan atau yang muncul di grass root, konflik-konflik tersebut seringkali atas nama penegakan demokrasi bahkan agama. KH Chriswanto saat dijumpai di Kantor DPW LDII Jawa Timur, Senin (21/6), mengatakan fenomena tersebut harus disikapi dengan mengedukasi anak bangsa, terutama milenial mengenai wawasan kebangsaan dan nasionalisme, baik dalam geopolitik maupun geoekonomi, “Nasionalisme di sini bukan nasionalisme dalam arti sempit, yang memandang besar diri sendiri dan menutup diri dalam pergaulan internasional, namun yang kita harapkan adalah sosio-nasionalisme,” ujarnya.

Sosio-nasionalisme merupakan pemikiran awal abad 20, ketika bangsa-bangsa terjajah mulai menuntut kemerdekaannya, “Sosio-nasionalisme adalah pemikiran Bung Karno mengenai nasionalisme yang bertujuan mencapai kebahagiaan umat manusia. Bukan nasionalisme sempit, tapi nasionalisme yang berlandaskan kemanusiaan dan antipenindasan sesama umat manusia,” ujar KH Chriswanto Santoso. Menurutnya, sebagai bangsa yang besar, rakyat Indonesia harus memiliki wawasan kebangsaan. Dengan wawasan tersebut, mereka bisa melihat posisinya di tengah-tengah hiruk-pikuk politik nasional dan global, “Sebagai negeri yang kaya dengan sumberdaya, negara dengan ideologi tertentu ingin menguasai negeri ini,” paparnya.

Ideologi yang sifatnya transnasionalisme seperti liberalisme, sosialisme, komunisme, hingga pan Islamisme, tak henti-henti berebut pengaruh di tanah air. Kehadirannya, bisa dalam bentuk perdagangan dan investasi internasional, hingga masuk dalam dunia politik, “Inilah pentingnya memupuk sosio-nasionalisme dan wawasan kebangsaan, untuk menjaga keutuhan NKRI sebagaimana cita-cita pendiri bangsa,” ujar KH Chriswanto Santoso. Senada dengan KH Chriswanto Santoso, Ketua MUI Jawa Timur KH Ali Maschan Moesa, terkait ideologi transnasional seperti kekhilafahan, menegaskan berbeda-beda adalah sunnatullah, atau kehendak Allah, “Berbangsa-bangsa itu boleh, sebagaimana Allah berfirman dalam Surat Al Hujurat Ayat 13,” ujarnya dalam Tausiah Kebangsaan yang diselenggarakan DPW LDII Jawa Timur, di Aula Ponpes Sabilurrosyidin Annur, Surabaya, Minggu (20/6).

Artinya, menjadikan bangsa-bangsa menjadi satu ideologi tidak tepat, justru bakal memunculkan anggapan anggapan diri mereka yang terbaik atau chauvinisme. Menurutnya, bila NKRI diganti dengan bentuk pan Islamisme atau yang lebih dikenal dengan khilafah, justru bertentangan dengan sunnatullah, “Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI merupakan bentuk final perjuangan umat Islam di Indonesia untuk mendirikan sebuah negara-bangsa,” jelas KH Ali Maschan Moesa yang juga Guru Besar Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Surabaya.

Ia memaparkan, dalam perspektif agama, sebagian kelompok-kelompok umat Islam mengartikan Surat Al Baqarah ayat 208, untuk membenarkan berdirinya negara Islam, “Mereka mengartikan masuklah kamu sekalian ke dalam negara Islam secara totalitas. Padahal kosa kata al-silmi, bukan berarti negara Islam tapi perdamaian,” ujarnya. Surat Al Anfal ayat 61, menurut KH Ali Maschan Moesa, menegaskan kembali al silmi sebagai perdamaian, “Maka jelaslah Surat Al Baqarah ayat 208 tidak berkaitan dengan kewajiban untuk mendirikan negara Islam,” imbuhnya.

Menengok sejarah, menurut KH Ali Maschan Moesa, pesan Rasulullah setelah meninggal adalah mengangkat khalifah atau pengganti Rasulullah dalam memimpin umat Islam. Dan ketika musyawarah yang terpilih Abu Bakar, “Dalam Alquran tak didapati kosa kata khilafah, yang ada khalifah dengan bentuk jamak khalaaif dan khulafa,” ujarnya. KH Ali Maschan Moesa dan KH Chriswanto Santoso sama-sama meyakini, Islam tak perlu menjadi negara dalam konteks keindonesiaan. Dengan lahirnya Pancasila, umat Islam di tanah air dapat melaksanakan Islam sebagai rahmatan lil alamin.

Oleh: Rully Sapujagad (contributor) / Noni Mudjiani (editor)

Related Posts

MoU Kemenbud-LDII untuk Pemajuan Budaya Berbasis Keagamaan dan Pembangunan Museum
Nasional

MoU Kemenbud-LDII untuk Pemajuan Budaya Berbasis Keagamaan dan Pembangunan Museum

by admin
April 9, 2026
0

Jakarta (9/4). Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon mengapresiasi tema pembahasan Musyawarah Nasional (Munas) X DPP LDII yang mengangkat isu geopolitik dan ketahanan...

Read more
Ponpes Gadingmangu Dukung Visi Dirjen Polpum Kemendagri dalam Munas X LDII
Nasional

Ponpes Gadingmangu Dukung Visi Dirjen Polpum Kemendagri dalam Munas X LDII

by admin
April 9, 2026
0

Jakarta (9/4). Sekretaris Pondok Pesantren (Ponpes) Gadingmangu, Nurul Firdaus, menyatakan dukungannya terhadap visi yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum...

Read more
Ponpes Gadingmangu Siap Perkuat Swasembada dan Moderasi Beragama
Nasional

Ponpes Gadingmangu Siap Perkuat Swasembada dan Moderasi Beragama

by admin
April 9, 2026
0

Jakarta (9/4). Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, memberikan sambutan dalam pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) ke-X Lembaga Dakwah Islam Indonesia yang...

Read more
jombang munas
Nasional

Ponpes Gadingmangu Hadiri Munas X LDII, Dukung Program Kerja Organisasi

by admin
April 9, 2026
0

Jakarta (9/4). Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) X LDII. Kegiatan yang berlangsung pada 7-9...

Read more
walibarokah
Nasional

FKUB Kota Kediri Lintas Agama Kunjungi Ponpes Wali Barokah

by admin
March 29, 2026
0

Kediri (29/3). Jajaran pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Kediri berkunjung ke Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah. Mereka memanfaatkan momen Idul...

Read more
solat eid wali barokah
Nasional

Pesan Moral Salat Idul Fitri dari Ponpes Wali Barokah: Tekunkan Ibadah dan Perkuat Ukhuwah

by admin
March 29, 2026
0

Kediri (29/3). Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah Kota Kediri menggelar Salat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H pada Sabtu (21/3/2026). Kegiatan itu...

Read more

Trending

PC LDII Cikalong Wetan Hadiri Halal Bihalal MUI Kecamatan
Lintas Daerah

PC LDII Cikalong Wetan Hadiri Halal Bihalal MUI Kecamatan

6 days ago
Pengurus LDII Tabanan Silaturahim dengan Ketua PC NU Bahas Sinergi Lanjutan
Lintas Daerah

Pengurus LDII Tabanan Silaturahim dengan Ketua PC NU Bahas Sinergi Lanjutan

6 days ago
Cetak Jurnalis Muda, LDII Pesawaran Helat Pelatihan Jurnalistik
Lintas Daerah

Cetak Jurnalis Muda, LDII Pesawaran Helat Pelatihan Jurnalistik

2 weeks ago
Pascamunas X 2026, LDII Jajaki Sinergi Ketahanan Pangan Bersama Kemendagri
Berita Daerah

Pascamunas X 2026, LDII Jajaki Sinergi Ketahanan Pangan Bersama Kemendagri

2 weeks ago
MoU Kemenbud-LDII untuk Pemajuan Budaya Berbasis Keagamaan dan Pembangunan Museum
Nasional

MoU Kemenbud-LDII untuk Pemajuan Budaya Berbasis Keagamaan dan Pembangunan Museum

3 weeks ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

PC LDII Cikalong Wetan Hadiri Halal Bihalal MUI Kecamatan

PC LDII Cikalong Wetan Hadiri Halal Bihalal MUI Kecamatan

April 22, 2026
Pengurus LDII Tabanan Silaturahim dengan Ketua PC NU Bahas Sinergi Lanjutan

Pengurus LDII Tabanan Silaturahim dengan Ketua PC NU Bahas Sinergi Lanjutan

April 22, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In