Bontang (22/2). Penggerak Pembina Generus (PPG) Bontang di bawah naungan DPD LDII Kota Bontang menggelar pelatihan pemasaran afiliasi bagi para remaja putri. Kegiatan itu sebagai sarana pemanfaatan ponsel secara positif dan produktif.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Wista Masjid Baitul Musthofa, Bontang Barat, Kalimantan Timur, itu bertema “Ubah Scroll HP Jadi Cuan” yang digelar pada Selasa (17/2/2026). Ketua Bidang Keputrian sekaligus penyelenggara acara, Putri, mengatakan bahwa acara itu menerapkan karakter luhur dalam penggunaan media sosial dan ponsel ke arah yang lebih bijak.
“Mengikuti perkembangan zaman, saat ini banyak affiliator atau affiliate marketing yang sering memanfaatkan media sosial dan ponsel terus menerus tapi menghasilkan,” kata dia.
Sehingga selain penggunaan alat itu lebih bijak, para remaja putri juga lebih produktif ketimbang rekreasi semata. “Harapannya, kebiasaan bermedsos seperti doom scrolling tanpa tujuan dapat beralih menjadi aktivitas yang bernilai dan menghasilkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, peluang karir di dunia affiliate marketing terbuka luas dan dapat dilakukan oleh berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga ibu rumah tangga. Dengan pendampingan yang tepat, para remaja putri akan mampu memanfaatkan teknologi secara cerdas dan bertanggung jawab.
Sementara itu, Tatin selaku narasumber utama memaparkan materi dasar hingga praktik affiliate marketing, mulai dari membangun personal branding, memilih produk yang sesuai, hingga strategi promosi yang etis dan menarik di media sosial.
“Semoga ke depannya semakin banyak putri-putri warga LDII yang berani memulai, terus belajar, dan sukses di dunia affiliate. Senang sekali bisa berbagi pengalaman bersama Keputrian Bontang. Belajar hari ini, memberi manfaat esok hari,” ungkapnya.
Salah satu peserta, Alfia, juga menambahkan bahwa workshop tersebut mampu membuka wawasan baru di era digital saat ini. Ia juga mengapresiasi penyampaian materi yang jelas, runtut, dan mudah dipahami, sehingga dapat langsung diimplementasikan dalam praktik sehari-hari.
Melalui kegiatan tersebut, PPG Bontang berharap terjadi peningkatan literasi digital di kalangan generus putri. Selain itu, muncul para kreator dan penggiat media sosial yang tidak hanya aktif, tetapi juga produktif, beretika, dan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.














