PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Opini

Buka Puasa Bersama: Kegembiraan dan Rasa Bersyukur

in Opini
377
0
Buka Puasa Bersama: Kegembiraan dan Rasa Bersyukur

Ilustrasi: Pinterest.

557
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Thonang Effendi *)

Setiap kali Ramadan tiba, umat Islam di seluruh dunia menjalankan ibadah puasa dengan penuh ketulusan. Di balik tantangan menahan lapar, haus, dan hawa nafsu, ada dua kegembiraan yang dijanjikan bagi mereka yang berpuasa.

Dalam Hadits Riwayat Ibnu Majah, Rasulullah SAW bersabda, “Bagi orang yang berpuasa ada dua kegembiraan: kegembiraan ketika berbuka dan kegembiraan ketika bertemu dengan Tuhannya kelak.” Hadits ini mengingatkan bahwa selain kebahagiaan saat berbuka puasa, ada kebahagiaan hakiki yang menanti di akhirat bagi mereka yang menjalankan ibadah ini dengan penuh keikhlasan.

Kenikmatan Berbuka Puasa

Setelah seharian menahan lapar dan dahaga sambil tetap menjalankan aktivitas harian, azan maghrib menjadi suara yang paling dinantikan. Saat itu, segelas air minum terasa lebih segar dari biasanya, dan sebutir kurma menjadi makanan yang begitu istimewa. Menikmati hidangan berbuka puasa adalah sebuah anugerah. Takjil seperti kurma, gorengan, kue, hingga menu utama seperti nasi dan lauk pauknya memberikan energi baru bagi tubuh. Momen ini mengajarkan betapa berharganya rezeki yang Allah berikan, yang mungkin sering kali kita anggap biasa dalam kehidupan sehari-hari.

Buka Puasa Bersama: Momen Merajut Persaudaraan

Lebih dari sekadar mengenyangkan perut, buka puasa bersama memiliki makna yang lebih dalam. Kebersamaan dalam menyantap hidangan mencerminkan eratnya silaturahim, baik dalam lingkup keluarga, teman, maupun kolega. Momen ini menjadi ajang bertukar cerita, menjalin keakraban, dan memperkuat rasa persaudaraan.

Dalam kebersamaan, tumbuhlah rasa memiliki atau melu handarbeni, yang dalam psikologi dikenal sebagai sense of belonging. Ketika rasa memiliki ini tertanam kuat dalam diri seseorang, maka akan muncul semangat melu hangrungkebi—yakni menjaga, membela, dan mempertahankan. Dalam konteks sosial dan keagamaan, semangat ini menjadi kekuatan kolektif yang mendukung tercapainya tujuan bersama untuk kemaslahatan umat.

Buka Puasa: Momentum Refleksi dan Rasa Syukur

Buka puasa bersama bukan hanya tradisi, tetapi juga menjadi pengingat bagi setiap individu untuk selalu bersyukur atas nikmat yang Allah SWT berikan. Bersyukur karena masih diberikan kesempatan menjalankan ibadah puasa, menikmati hidangan berbuka, dan merajut tali silaturahim dengan sesama.

Dalam ajaran Islam, bersyukur memiliki dimensi yang luas. Sebagaimana konsep Bersyukur dalam 4 Tali Keimanan yang merupakan komponen dari 29 karakter luhur yang dikembangkan oleh LDII, rasa syukur mencakup berbagai aspek:

  1. Bersyukur dengan hati: Merasakan kebahagiaan dan keikhlasan atas segala nikmat Allah.
  2. Bersyukur dengan lisan: Mengucapkan tahmid “Alhamdulillah”, mengungkapkan rasa terima kasih, dan memberikan doa bagi orang yang telah berbuat baik.
  3. Bersyukur dengan perbuatan: Menggunakan nikmat Allah untuk beribadah, berbuat baik kepada sesama, serta meningkatkan amal kebaikan.

Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Baqarah: 152, “Maka ingatlah kalian kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepada kalian. Bersyukurlah kalian kepada-Ku, dan janganlah kalian ingkar kepada-Ku.” Selain itu, dalam QS. Ibrahim: 7 disebutkan, “Sesungguhnya jika kalian bersyukur, pasti Aku akan menambah (nikmat) kepada kalian, dan jika kalian mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.”

Bersyukur tidak hanya kepada Allah, tetapi juga kepada sesama manusia sebagai perantara nikmat. Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang tidak bersyukur kepada manusia maka dia tidak bersyukur kepada Allah.” (HR. Tirmidzi). Bentuk syukur kepada sesama bisa berupa ucapan terima kasih, memberikan hadiah, atau mendoakan kebaikan bagi mereka.

Buka Puasa Bersama: Meningkatkan Kualitas Hidup Bersama

Di balik hidangan yang tersaji, ada nilai-nilai luhur yang terus diajarkan melalui momen buka puasa bersama. Tidak sekadar mengisi perut, tetapi juga mengisi hati dengan kebersamaan, persaudaraan, dan rasa syukur.

Momen ini menjadi pengingat bahwa Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga tentang memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta berbuat baik kepada sesama, lingkungan, dan alam semesta. Dengan semangat berbagi dan bersyukur, kita tidak hanya menjadikan Ramadan sebagai ibadah tahunan, tetapi juga sebagai pembelajaran hidup yang mendalam.

Maka, di setiap suapan pertama saat berbuka, mari kita ingat: ini bukan hanya tentang makanan, tetapi tentang kebarokahan, kebersamaan, dan rasa syukur yang mendalam.

*Ketua Departemen Pendidikan Umum dan Pelatihan DPP LDII. Thonang Effendi

Related Posts

Pembiasaan dalam Keseharian yang Membentuk Identitas Diri
Opini

Pembiasaan dalam Keseharian yang Membentuk Identitas Diri

by admin
January 19, 2026
0

Oleh Siti Nurannisaa Tantangan mendidik anak tidak lagi semata-mata berkaitan dengan fasilitas, akses pendidikan, atau kecanggihan teknologi, tapi bagaimana menanamkan nilai. Di...

Read more
Taswadi Mengubah Lahan Gambut Melawi Jadi Lumbung Pangan
Opini

Taswadi Mengubah Lahan Gambut Melawi Jadi Lumbung Pangan

by admin
January 12, 2026
0

Oleh Sudarsono* “Ketahanan pangan dapat dimulai dari desa, bahkan dari lahan yang selama ini dianggap kurang produktif – lahan gambut. Dari bawang...

Read more
Primata Indonesia Warisan Alam yang Terancam, Tanggung Jawab Kita Bersama
Opini

Primata Indonesia Warisan Alam yang Terancam, Tanggung Jawab Kita Bersama

by admin
January 9, 2026
0

Oleh Siham Afatta* Kata ‘primata’ mungkin jarang terucap di keseharian kita. Tidak banyak dari kita yang berurusan langsung dengan primata. Saat di...

Read more
Refleksi Awal Januari 2026:  Belajar Bekerja Sama yang Baik dari Sejarah Yogyakarta, Ibu Kota Perjuangan RI
Opini

Refleksi Awal Januari 2026: Belajar Bekerja Sama yang Baik dari Sejarah Yogyakarta, Ibu Kota Perjuangan RI

by admin
January 7, 2026
0

Oleh Thonang Effendi* Sore yang syahdu di Jakarta, 3 Januari 1946. Saat matahari bersiap tenggelam di ufuk barat, rombongan pemimpin bangsa bergerak...

Read more
LDII Menawarkan Cara Berbeda Tangani Sampah Akhir Tahun
Opini

LDII Menawarkan Cara Berbeda Tangani Sampah Akhir Tahun

by admin
January 7, 2026
0

Oleh Bambang Supriadi* Pergantian tahun sejatinya adalah momen muhasabah, saat manusia berhenti sejenak untuk menengok perjalanan hidup yang telah dilalui dan menata...

Read more
Dari Sangurejo Wujudkan Amanah Jaga Lingkungan Melalui ProKlim
Opini

Dari Sangurejo Wujudkan Amanah Jaga Lingkungan Melalui ProKlim

by admin
January 7, 2026
0

Oleh Sudarsono “Sangurejo bukan sekadar lokasi Program Kampung Iklim, melainkan ruang pembelajaran hidup tentang bagaimana ketekunan warga, kearifan lokal, dan kerja kolektif...

Read more

Trending

DPD LDII Kabupaten Bogor Jalin Silaturahim dengan BPIC dan IKADI
Berita Daerah

DPD LDII Kabupaten Bogor Jalin Silaturahim dengan BPIC dan IKADI

17 hours ago
Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”
Lintas Daerah

Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

1 day ago
Ketua DPP LDII Singgih Tri Sulistiyono: Dorong Sejarah dan Budaya Maritim Jadi Penyangga Identitas Nasional
Berita Daerah

Ketua DPP LDII Singgih Tri Sulistiyono: Dorong Sejarah dan Budaya Maritim Jadi Penyangga Identitas Nasional

3 days ago
Wali Kota Kediri Lepas Ribuan Peserta Jalan Santai HAB ke-80 Kemenag
Berita Daerah

Wali Kota Kediri Lepas Ribuan Peserta Jalan Santai HAB ke-80 Kemenag

3 days ago
LDII Pemalang Hadiri Upacara HAB ke-80 Kemenag, Perkuat Sinergi Kerukunan Daerah
Lintas Daerah

LDII Pemalang Hadiri Upacara HAB ke-80 Kemenag, Perkuat Sinergi Kerukunan Daerah

3 days ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

DPD LDII Kabupaten Bogor Jalin Silaturahim dengan BPIC dan IKADI

DPD LDII Kabupaten Bogor Jalin Silaturahim dengan BPIC dan IKADI

January 24, 2026
Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

January 23, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In