Serang (22/2). DPD LDII Kabupaten Serang bersama Penggerak Pembina Generus (PPG) menghelat seminar keterampilan keorangtuaan (Parenting Skill) tumbuh bersama bertajuk “Kolaborasi Orangtua dan Remaja di Era Digital”. Acara berlangsung di Masjid Sabiilul Muttaqin, Serang, Banten, pada Minggu (8/2/2026).
“Orangtua harus memberikan batasan yang jelas mengenai apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat menggunakan perangkat digital. Serta memastikan anak memahami risiko dan bahaya dunia maya,” ujar Praktisi Pendidikan Anak Usia Dini, Nining Purwaningsih.
Menurutnya, pesatnya perkembangan teknologi digital, peran orangtua dalam membentuk karakter anak menjadi semakin krusial. Nining menjelaskan, digital parenting adalah pendekatan pola asuh yang menekankan pentingnya pengawasan, pembatasan, dan edukasi dalam penggunaan perangkat digital dan internet oleh anak.
“Karakter anak dibentuk melalui proses panjang yang membutuhkan kesabaran, pengorbanan, dan biaya. Orangtua harus selalu mendoakan anak-anaknya, mampu beradaptasi dengan dunia anak, serta merespons perkembangan dunia digital agar anak terhindar dari dampak negatif yang bisa memengaruhi proses pembentukan karakter,” jelas Nining.
Dalam kesempatan yang sama, Dewan Penasihat DPD LDII Kabupaten Serang, Didik Relawanto mengatakan, seminar parenting ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya peran orangtua dalam membentuk karakter anak di tengah derasnya arus teknologi digital, “Kami berharap para orang tua dapat menerapkan pola asuh yang tepat sehingga anak-anak mampu tumbuh menjadi pribadi berkarakter di era digital,” ujar Didik.
Ia juga berharap melalui acara ini tumbuh kesadaran bahwa keberhasilan pembinaan generasi muda sangat dipengaruhi oleh peran orangtua dan pola asuh yang tepat. LDII memiliki program pembinaan berjenjang mulai dari usia dini, pra-remaja, remaja, hingga pra-nikah, “Dengan harapan melahirkan SDM profesional religius yang berkarakter luhur, alim, faqih, dan mandiri sejak dini,” katanya.














