PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Artikel

Kolaborasi Tim Duafa dan Agniya LDII Jatinom Incar Es Teh Ndeso untuk Entaskan Kemiskinan

in Artikel, Lintas Daerah
384
0
Kolaborasi Tim Duafa dan Agniya LDII Jatinom Incar Es Teh Ndeso untuk Entaskan Kemiskinan

Pemilik Bisnis Waralaba Es Teh Ndeso Mbah Man, M Yusuf Romzi. Foto: LINES.

561
SHARES
2.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Lima roda berputar salah satunya yang mampu membantu yang lemah dipraktekkan PC LDII Jatinom, Klaten, Jawa Tengah. Tim Duafa dan Tim Agniya berupaya memberikan modal agar para duafa memiliki pendapatan.

Popularitas rasa teh di Kota Surakarta, Klaten, Wonogiri, Karanganyar, dan Sukoharjo memang tiada duanya. Saban ke angkringan, tiap kedai menyajikan petualangan rasa teh yang beragam. Itupula yang membuat usaha es teh bertebaran di Solo Raya, mengikuti tren meminum kopi.

Peluang ini yang dibidik Koordinator Tim Duafa PC LDII Jatinom, Klaten, Jawa Tengah, Muhajir dan koleganya Koordinator Tim Agniya, Nuri Trisfiantoro. Keduanya berpikir keras agar para duafa tidak sekadar menerima bantuan sosial (Bansos) tapi juga sebisa mungkin memiliki penghasilan.

“Tidak muluk-muluk, kami ingin mereka memiliki usaha agar mampu mencukupi kebutuhan pokoknya. Kami membuat daftar para duafa yang berpotensi dibantu. Lalu menyerahkan daftar tersebut kepada Tim Agniya untuk dicarikan modal,” papar Muhajir.

Sementara bagi Tim Agniya, menurut Nuri, mereka akan membantu permodalan agar sedekah mereka yang melalui Tim Agniya bisa lebih bermanfaat, “Program ini tentunya juga bermanfaat bagi mereka yang bersedekah, menjadi pahala jariyah mereka. Jadi sekali memodali mereka ikut mengentaskan kemiskinan,” papar Nuri.

Modal diambil dari sedekah dari warga yang mampu yang terhimpun di kas Tim Agniya. Menurut mereka, dengan menyusun daftar mereka yang berpotensi mendapatkan bantuan, kerugian usaha juga bisa ditekan.

Gayung pun bersambut. Di sisi lain, di Kabupaten Sukoharjo terdapat pengusaha muda pemilik bisnis waralaba Es Teh Ndeso Mbahman, Muhammad Yusuf Romzi. Ia memiliki visi yang sama, bagaimana agar para duafa bisa memiliki usaha untuk membeli kebutuhan pokok, “Syukur-syukur usahanya berkembang memiliki banyak kedai dan pegawai, sehingga membuka lapangan kerja,” papar Yusuf.

Untuk bermitra dengan PC LDII Jatinom, ia mengungkapkan tidak mengambil keuntungan karena prinsipnya sedekah. Tentu saja anggapan pebisnis siapa mau rugi bisa ia abaikan untuk mengangkat kesejahteraan para duafa. Seperti layaknya Google yang menggratiskan layanannya, namun punya sisi bisnis pada bidang lainnya.

“Saya memiliki beberapa bisnis, untuk Es Teh Mbah Man saya tidak berpikir untung atau rugi. Kalau untung itu jadi bonus para pengelola dan pewaralaba. Sementara keuntungan berbisnis, ia dapatkan dari usaha lain,” tukasnya. Menurutnya, prinsipnya tersebut bukan pula seperti corporate social responsibility (CSR), tapi memang benar-benar ia dedikasikan untuk membantu duafa dan bersedekah.

Yusuf mengatakan, es teh memiliki pasar yang menjanjikan. Pasalnya, semua orang menyukainya. Sejak lama, minuman ini telah menjadi bagian dari budaya minum masyarakat Indonesia. Teh dinilai sebagai minuman ‘merakyat’ yang cocok untuk semua kalangan. Rasa es teh yang sederhana, bisa diterima oleh lidah semua orang, “Semua orang itu pasti suka es teh, karena teh itu minuman yang benar-benar merakyat,” ucapnya.

Kisah Es Teh Ndeso ia mulai sejak tahun 2022. Saat pandemi ia melakukan riset terlebih dulu sebelum memutuskan untuk berjualan es teh. Menurutnya es teh merupakan minuman yang cocok dengan lidah kebanyakan orang Indonesia, sehingga lebih mudah menjualnya. Kendati persaingan antar penjual es teh cukup ketat, pedagang es teh kekinian berebut lantaran pasarnya masih sangat bagus.

“Kami menciptakan usaha Es Teh Ndeso Mbah Man itu sampai sembilan kali percobaan hingga menemukan takaran yang pas. Kami mendatangkan pecinta-pecinta teh sekitar tujuh orang untuk mencari dan menemukan rasa teh yang autentik,” lanjutnya.

Bagi dirinya, kualitas cita rasa es teh racikannya merupakan kunci untuk menggaet dan menjaga konsumen. Dia menjamin es teh yang dijual tidak cuma asal manis, tapi juga wangi sepet dan kental, karena berasal dari daun teh pilihan, “Tehnya dari magelang, dari sukoharjo, dan beberapa daerah lainnya,” lanjutnya.

Setelah menekuni usaha bisnisnya hingga membuahkan hasil, Yusuf justru tak ingin sukses sendiri. Ia ingin berbagi ilmu dan pengalamannya dengan masyarakat. Ia ingin masyarakat bisa mendirikan bisnis dengan modal terjangkau dan minim risiko. “Kami ingin mewaralabakan secara nasional karena saya ingin sedekah ilmu. Saya sebarkan semuanya, mulai dari resep tehnya, takaran gulanya, dan lain-lain,” ucapnya.

Ia melanjutkan, hanya dengan modal minim mulai dari Rp3 Juta, mitra waralaba Es Teh Ndeso Mbahman sudah dapat menjalankan bisnisnya. Peluang bisnis dengan modal minim ini tentu dapat membantu mereka yang tak memiliki pekerjaan.

“Konsep saya adalah sedekah dan berbagi ilmu, tujuannya untuk mengentaskan kemiskinan. Saya tidak mengambil untung tapi memberdayakan orang-orang di sekitar agar bisa mempelajari ilmunya, dan keuntungannya untuk diri sendiri,” tekannya.

Berbeda dengan merintis bisnis sendiri, Yusuf mengungkapkan sistem waralaba es tehnya sudah dilengkapi manajemen bisnis yang matang, “Kami ingin masyarakat langsung usaha. Berbagi ilmu, berbagi rezeki untuk membantu mereka mencari rezeki, mencari nafkah” lanjutnya.

Dengan begitu, masyarakat tak perlu lagi pusing memikirkan ide bisnis, manajemen, hingga penentuan modal serta keuntungannya. Ia bahkan memberikan sejumlah memberikan pelatihan atau training yang dibutuhkan dalam menjalankan usaha bisnis tersebut.

“Dari perhitungan kami, 4-6 bulan sudah bisa kembali modal dengan perhitungan sehari mampu menjual di atas 80 cup. Per hari keuntungan bersihnya mencapai Rp100.000,” lanjut Yusuf.

Namun, di balik peluang bisnis yang menggiurkan, usaha minuman es teh juga tak lepas dari tantangan. Kehadiran berbagai merek minuman teh di pasaran saat ini memicu persaingan yang ketat antar perusahaan, mendorong mereka untuk terus berinovasi. Untuk bersaing, Yusuf mengatakan Es The Ndeso Mbah Man tidak hanya menyajikan es teh biasa, tetapi juga menghadirkan variasi rasa yang unik dan menarik. Ini memungkinkan pelanggan untuk menikmati sensasi berbeda setiap kali mereka memesan es teh.

“Di Es Teh Ndeso Mbah Man itu sekitar ada 15 varian jadi kalau es teh, ada es teh lemon, teh kampul, lalu kita baurkan dengan teh susu, teh tarik, greentea, coklat, strawberry, alpukat, dan lain-lain.

Yusuf mengaku meskipun menghadapi tantangan, peluang untuk terus berkembang masih terbuka lebar. Ia optimis bisnis es teh di Indonesia menurutnya akan tetap menjadi bagian penting dari gaya hidup masyarakat kota besar dalam waktu yang cukup lama. Ia pun memasang tagline untuk usahanya: Sugih Dewe Biasa, Sugih Bareng-Bareng Luar Biasa (Kaya sendiri biasa, kaya bersama-sama luar biasa).

Tags: PC LDII JatinomSurakarta

Related Posts

Komitmen Keharmoninsan Sosial, LDII Ampelgading Audiensi dengan Danramil
Lintas Daerah

Komitmen Keharmoninsan Sosial, LDII Ampelgading Audiensi dengan Danramil

by admin
February 3, 2026
0

Pemalang (3/2). Pengurus Cabang (PC) LDII Kecamatan Ampelgading audiensi dengan Komando Rayon Militer (Koramil) 07/Ampelgading. Dalam pertemuan pada Jumat (30/1/2026) di Koramil...

Read more
Perkuat Koordinasi dan Kerja Sama, Kapolres Sumenep Silaturahim dengan Ketua LDII
Lintas Daerah

Perkuat Koordinasi dan Kerja Sama, Kapolres Sumenep Silaturahim dengan Ketua LDII

by admin
February 3, 2026
0

Sumenep (3/2). Untuk menjalin silaturahim dan kebersamaan antara kepolisian, tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan (Ormas), Kapolres Sumenep Kapolres Sumenep, AKBP Anang Hardiyanto...

Read more
LDII Salurkan Bantuan Korban Longsor Cisarua Melalui Kantor Kemenag Bandung Barat
Lintas Daerah

LDII Salurkan Bantuan Korban Longsor Cisarua Melalui Kantor Kemenag Bandung Barat

by admin
February 3, 2026
0

Bandung Barat (3/2). Bencana longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), mendorong DPD LDII Bandung Barat menyalurkan bantuan. Bantuan tersebut disalurkan...

Read more
LDII Aceh Pantau Hilal Syakban di Aceh Besar dan Lhokseumawe
Lintas Daerah

LDII Aceh Pantau Hilal Syakban di Aceh Besar dan Lhokseumawe

by admin
January 30, 2026
0

Aceh (30/1). DPW LDII Aceh melaksanakan pengamatan hilal Syakban di Balai Observatorium Tgk Chik Kuta Karang, Aceh Besar dan Bukit Blang Tiron,...

Read more
LDII Sulteng dan Alkhairaat Tegaskan Peran Dakwah dalam Menjaga Nasionalisme
Lintas Daerah

LDII Sulteng dan Alkhairaat Tegaskan Peran Dakwah dalam Menjaga Nasionalisme

by admin
January 29, 2026
0

Palu (29/1). Jajaran pengurus DPW LDII Provinsi Sulawesi Tengah silaturahim ke Kantor Pengurus Besar (PB) Alkhairaat di Kota Palu. Kunjungan diterima Ketua...

Read more
Audiensi dengan Stakeholder, LDII Labuan Komitmen Sinergi dengan Forkopimcam
Lintas Daerah

Audiensi dengan Stakeholder, LDII Labuan Komitmen Sinergi dengan Forkopimcam

by admin
January 29, 2026
0

Pandeglang (29/1). Untuk mempererat silaturahim dan sinergi dengan para pemangku kepentingan di tingkat kecamatan, PC LDII Kecamatan Labuan audiensi dengan Forum Koordinasi...

Read more

Trending

Komitmen Keharmoninsan Sosial, LDII Ampelgading Audiensi dengan Danramil
Lintas Daerah

Komitmen Keharmoninsan Sosial, LDII Ampelgading Audiensi dengan Danramil

32 minutes ago
Perkuat Koordinasi dan Kerja Sama, Kapolres Sumenep Silaturahim dengan Ketua LDII
Lintas Daerah

Perkuat Koordinasi dan Kerja Sama, Kapolres Sumenep Silaturahim dengan Ketua LDII

35 minutes ago
LDII Salurkan Bantuan Korban Longsor Cisarua Melalui Kantor Kemenag Bandung Barat
Lintas Daerah

LDII Salurkan Bantuan Korban Longsor Cisarua Melalui Kantor Kemenag Bandung Barat

39 minutes ago
Ponpes Wali Barokah dan FKG IIK Bhakti Wiyata Jalin Kerja Sama Bidang Kesehatan Santri
Nasional

Ponpes Wali Barokah dan FKG IIK Bhakti Wiyata Jalin Kerja Sama Bidang Kesehatan Santri

4 days ago
LDII Aceh Pantau Hilal Syakban di Aceh Besar dan Lhokseumawe
Lintas Daerah

LDII Aceh Pantau Hilal Syakban di Aceh Besar dan Lhokseumawe

4 days ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

Komitmen Keharmoninsan Sosial, LDII Ampelgading Audiensi dengan Danramil

Komitmen Keharmoninsan Sosial, LDII Ampelgading Audiensi dengan Danramil

February 3, 2026
Perkuat Koordinasi dan Kerja Sama, Kapolres Sumenep Silaturahim dengan Ketua LDII

Perkuat Koordinasi dan Kerja Sama, Kapolres Sumenep Silaturahim dengan Ketua LDII

February 3, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In