PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Opini

LDII Menawarkan Cara Berbeda Tangani Sampah Akhir Tahun

in Opini
400
0
LDII Menawarkan Cara Berbeda Tangani Sampah Akhir Tahun

Ilustrasi tumpukan sampah pasca perayaan tahun baru.

555
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Bambang Supriadi*

Pergantian tahun sejatinya adalah momen muhasabah, saat manusia berhenti sejenak untuk menengok perjalanan hidup yang telah dilalui dan menata niat menuju hari esok yang lebih baik. Dalam perspektif keimanan, pergantian waktu bukan sekadar perubahan angka di kalender, melainkan pengingat bahwa usia terus berkurang dan amanah sebagai khalifah di bumi terus berjalan.

Namun, dalam praktik kehidupan modern, makna pergantian tahun kerap bergeser. Malam tahun baru lebih sering dimaknai sebagai perayaan euforia dan hiburan semata. Tanpa disadari, cara merayakan waktu justru melahirkan persoalan baru, salah satunya adalah meningkatnya timbulan sampah yang berdampak langsung pada lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Pergantian Tahun dan Tantangan Sampah Nasional

Di banyak daerah, malam tahun baru dirayakan dengan kembang api, pesta makanan, dan keramaian di ruang publik. Di balik kemeriahan tersebut, persoalan lonjakan sampah hampir selalu mengikuti. Sampah plastik sekali pakai, botol minuman, sisa makanan, hingga atribut pesta menjadi pemandangan berulang setiap awal tahun.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) secara konsisten mencatat bahwa hari besar, libur panjang, dan perayaan massal merupakan penyumbang signifikan peningkatan timbulan sampah, terutama di wilayah perkotaan dan kawasan wisata. Dalam salah satu pernyataannya, KLHK menegaskan bahwa pengendalian sampah paling efektif harus dimulai dari hulu, yakni perubahan perilaku masyarakat dalam mengurangi konsumsi dan membatasi penggunaan produk sekali pakai.

Data Membuktikan: Sampah Tahun Baru Terus Meningkat

Lonjakan sampah saat malam tahun baru bukan sekadar asumsi. Di Jakarta, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta mencatat timbulan sampah malam tahun baru 2025 mencapai sekitar 132 ton dan berpotensi meningkat seiring bertambahnya titik keramaian.

Secara nasional, data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) menunjukkan bahwa timbulan sampah Indonesia mencapai puluhan juta ton per tahun, dengan sekitar 66 persen di antaranya belum terkelola secara optimal. Kondisi ini memperberat beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), yang sebagian besar masih menerapkan sistem open dumping. Fakta tersebut menegaskan bahwa persoalan sampah adalah tantangan bersama yang tidak cukup diselesaikan melalui kebijakan dan teknologi semata, melainkan membutuhkan perubahan perilaku kolektif.

LDII dan Pilihan Sadar Menyambut Tahun Baru

Di tengah arus perayaan yang cenderung konsumtif, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) memilih jalan berbeda. Melalui pengajian akhir tahun, LDII menghadirkan alternatif kegiatan yang lebih bermakna, tertib, dan ramah lingkungan.

Pengajian akhir tahun tidak sekadar dimaknai sebagai rutinitas keagamaan, tetapi sebagai sarana muhasabah, evaluasi diri, penguatan nilai ibadah dan akhlak, sekaligus kontribusi nyata dalam mengurangi timbulan sampah. Tanpa pesta berlebihan, tanpa trompet plastik, petasan, maupun konsumsi yang menghasilkan residu besar, kegiatan ini menjadi contoh bahwa perayaan tidak harus identik dengan pemborosan.

Pengajian Akhir Tahun dan Pengurangan Sampah dari Hulu

Jika ditelaah lebih jauh, pengajian akhir tahun LDII secara langsung menerapkan prinsip reduce dalam konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Praktik tersebut terlihat dari tidak digunakannya atribut pesta sekali pakai, konsumsi yang sederhana dan terkontrol, serta kedisiplinan jamaah dalam menjaga kebersihan lokasi kegiatan.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa LDII tidak hanya berdakwah melalui lisan, tetapi juga melalui keteladanan perilaku (dakwah bil hal). Sampah tidak dikurangi setelah menumpuk, melainkan dicegah sejak awal. Pendekatan berbasis nilai dan komunitas semacam ini terbukti lebih efektif dalam mengubah perilaku dibandingkan pendekatan sanksi semata.

Nilai Keagamaan sebagai Fondasi Kepedulian Lingkungan

Prinsip menjaga lingkungan sejatinya sejalan dengan ajaran agama. Kerusakan lingkungan tidak semata-mata disebabkan oleh keterbatasan teknologi, melainkan oleh cara pandang manusia terhadap alam. Ketika kesenangan sesaat ditempatkan di atas tanggung jawab, sampah menjadi konsekuensi logis. Sebaliknya, ketika perayaan dimaknai sebagai refleksi dan pengendalian diri, dampak lingkungan dapat ditekan.

Ajaran tentang manusia sebagai khalifah di bumi menegaskan bahwa merusak lingkungan berarti mengingkari amanah. Melalui pengajian akhir tahun, LDII menanamkan nilai kesederhanaan, kedisiplinan, dan tanggung jawab ekologis kepada warganya secara konsisten.

Kontribusi LDII bagi Agenda Lingkungan Nasional

Apa yang dilakukan LDII sejalan dengan agenda nasional pengurangan sampah dari sumbernya. Dengan basis massa yang besar dan struktur organisasi yang rapi hingga tingkat bawah, LDII memiliki potensi strategis sebagai mitra pemerintah dalam edukasi dan pengendalian sampah berbasis komunitas.

Dalam konteks ini, peran Departemen Litbang, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup (LISDAL) LDII menjadi sangat penting. LISDAL berfungsi sebagai penggerak kesadaran agar nilai-nilai keimanan tercermin dalam perilaku ramah lingkungan melalui edukasi, pembiasaan, dan keteladanan dalam setiap aktivitas warga.

Di tengah krisis sampah yang semakin nyata, Indonesia membutuhkan lebih banyak teladan, bukan sekadar imbauan. LDII menunjukkan bahwa perubahan perilaku itu mungkin dan dapat dimulai dari komunitas sendiri.

Pengajian akhir tahun bukan hanya memperkuat iman dan akhlak, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan. Masa depan yang bersih tidak lahir dari perayaan yang meriah, melainkan dari pilihan hidup yang sadar, disiplin, dan bertanggung jawab. Merayakan pergantian tahun tanpa mengorbankan bumi adalah pilihan yang nyata, dan LDII telah memulainya.

*) Bambang Supriadi adalah pengurus Biro Litbang, IPTEK, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup (LISDAL) DPW LDII Nusa Tenggara Barat.

Tags: Bambang SupriadiLDII Nusa Tenggara BaratTangani Sampah

Related Posts

Ilustrasi Keluarga.
Opini

Baik Buruknya Keluarga

by admin
February 26, 2026
0

Oleh Wilnan Fatahillah * Dalam timbangan Ilahi, suka dan duka, baik dan buruk, tak terelakkan lagi. Ia perputaran sunnatullah yang lama tertulis....

Read more
DPP LDII
Opini

Not In My Back Yard – Mengakhiri Bau Busuk Sampah dengan Solusi Membumi

by admin
February 20, 2026
0

Sudarsono* Di beberapa kota besar Indonesia, bau busuk sampah menjadi bagian dari keseharian yang mengganggu kualitas hidup jutaan orang. Dari Bantargebang hingga...

Read more
Penentuan Awal Bulan Hijriyah
Opini

Penentuan Awal Bulan Hijriyah

by admin
February 16, 2026
0

Oleh Wilnan Fatahillah Bulan Hijriyah berpatokan pada Bulan (Lunar), berbeda dengan Masehi yang berpatokan pada matahari. Bulan Hijriyah dihitung berdasarkan satu kali...

Read more
LDII ramadan
Opini

Tiga Cara Sambut Ramadan

by admin
February 15, 2026
0

Oleh Dewan Penasehat DPP LDII KH Edy Suparto Umat Islam sedang bersuka cita, karena Ramadan kembali menyapa مَرْحَبًا يَا رَمَضَان. Secara filosofis,...

Read more
Pembiasaan dalam Keseharian yang Membentuk Identitas Diri
Opini

Pembiasaan dalam Keseharian yang Membentuk Identitas Diri

by admin
January 19, 2026
0

Oleh Siti Nurannisaa Tantangan mendidik anak tidak lagi semata-mata berkaitan dengan fasilitas, akses pendidikan, atau kecanggihan teknologi, tapi bagaimana menanamkan nilai. Di...

Read more
Taswadi Mengubah Lahan Gambut Melawi Jadi Lumbung Pangan
Opini

Taswadi Mengubah Lahan Gambut Melawi Jadi Lumbung Pangan

by admin
January 12, 2026
0

Oleh Sudarsono* “Ketahanan pangan dapat dimulai dari desa, bahkan dari lahan yang selama ini dianggap kurang produktif – lahan gambut. Dari bawang...

Read more

Trending

DPP LDII Jalin Silaturahim di Buka Puasa Kedubes Rusia
Artikel

DPP LDII Jalin Silaturahim di Buka Puasa Kedubes Rusia

15 hours ago
Dirbinmas Polda Metro Jaya Apresiasi LDII Dukung Kamtibmas Saat Ramadan
Lintas Daerah

Dirbinmas Polda Metro Jaya Apresiasi LDII Dukung Kamtibmas Saat Ramadan

2 days ago
Muscab LDII Senen, Targetkan Akselerasi Program Hingga Tingkat Anak Cabang
Lintas Daerah

Muscab LDII Senen, Targetkan Akselerasi Program Hingga Tingkat Anak Cabang

2 days ago
Ketua PWNU Sampaikan Islam Ajarkan Jalan Tengah Saat Safari Ramadan di LDII Jakut
Lintas Daerah

Ketua PWNU Sampaikan Islam Ajarkan Jalan Tengah Saat Safari Ramadan di LDII Jakut

2 days ago
PCNU Jakarta Tausiah di LDII Jakarta Utara, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Kebangsaan
Lintas Daerah

PCNU Jakarta Tausiah di LDII Jakarta Utara, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Kebangsaan

2 days ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

DPP LDII Jalin Silaturahim di Buka Puasa Kedubes Rusia

DPP LDII Jalin Silaturahim di Buka Puasa Kedubes Rusia

March 4, 2026
Dirbinmas Polda Metro Jaya Apresiasi LDII Dukung Kamtibmas Saat Ramadan

Dirbinmas Polda Metro Jaya Apresiasi LDII Dukung Kamtibmas Saat Ramadan

March 2, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In