PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Keluarga

Mendidik Orangtua Untuk Lahirkan Generasi Hebat

in Keluarga, Lintas Daerah
391
0
573
SHARES
2.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ppg-parenting-skill

Bandar Lampung (19/02) – Membangun generasi penerus yang berakhlak mulia, memiliki kepahaman agama yang kuat, dan mandiri merupakan program LDII sepanjang masa. Keluarga memiliki peran strategis dalam melahirkan generasi penerus yang memiliki tri sukses tersebut.

DPW LDII Provinsi Lampung menggelar Workshop Parenting Skill dengan pemateri Dra. Hj. Nana Maznah, M.Psi dari Departemen Pendidikan Umum dan Pelatihan DPP LDII. Kegiatan ini berlangsung di GSG Tanjung Seneng Bandar Lampung (19/02). Ketua DPW LDII Provinsi Lampung Ir H Kusnardi, MSc.Agr saat membuka acara mengungkapkan orang tua perlu diberikan keterampilan dalam mendidik anak. Pendidikan yang berkualitas akan berkolerasi positif dengan nilai profesional religius dari si anak.

Nana mengungkapkan mendidik dan menjadikan anak unggul dimulai dari mendidik generasi penerus dengan menanamkan nilai-nilai keislaman seiring dengan tumbuh kembang jiwa anak. Selanjutnya orangtua perlu memberikan hak-hak dasar anak. Berdasarkan Konvensi Hak Anak Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) tahun 1989 orang tua memiliki tugas khusus buat anak didiknya. “Tugas tersebut adalah memberikan nama dan identitas yang baik, memberikan makanan dan minuman yang sehat, menyediakan pendidikan berkualitas, perlindungan dan kasih sayang, rekreasi, kesehatan, bermain serta berpikir, berpendapat dan berkarya,” ujar Nana.

Hadir dalam kegiatan ini Dewan Penasehat LDII Lampung, H Narso S.Sos, M.Si, H. RH Habibullah, S.Pdi dan Drs. Antoni Prawiranegara. Ketua DPW LDII Lampung, Ir H Kusnardi, MSc.Agr dan Sekretaris DPW LDII Lampung Ir Heri Sensustadi. Kegiatan sendiri diikuti oleh istri pengurus DPD dan PC LDII Se-Provinsi Lampung berjumlah 150 peserta.

Nana menceritakan ada Ibu yang sangking sibuknya, akhirnya anak kurang dibimbing dan hanya diberikan tontonan televisi di rumah. Ada kejadian tak biasa, ternyata anak tersebut ketika bermain dan berlari, jalannya tak seimbang. “Alhasil karena minimnya aktivitas, setelah dikonsultasikan pada unit tumbuh kembang anak, otak anak tersebut sudah mengeras. Keseimbangannya berkurang, sehingga interaksi di lapangan kurang baik,” ujar Nana.

Nana juga mengingatkan anak-anak pada dasarnya memiliki karakter egosentris. Ini adalah masa ego, fase anak untuk mengeksplore diri siapa aku. “Jika anak bermain sendiri dan berbicara sendiri. Ini tidak apa-apa, berarti dia sedang mengeksplore dirinya. Anak juga sedang bertualang mengenai dirinya,” jelas pemilik gelar master dibidang psikologi ini.

Berbicara membiasakan anak untuk mengikuti sesuatu, sama halnya dengan memahami fungsi otak. Otak terdiri atas beberapa neuron. Pertama kali mendapatkan rangsangan, mungkin diawal tidak terlalu memahami, namun dengan terus menerus diberikan pelajaran. Otak akan semakin terbiasa dan pada akhirnya sinyal akan semakin cepat diterima. Maka Nana menganjurkan sejak dini, anak sudah ditanamkan dan dibiasakan menjalankan kehidupan islami.

Mengajari Anak Menghormat Orang Tua
Nana mencontohkan seorang anak yang sedang memberikan HP pada orang tua. “Bu, ini bu!,” dengan nada dan cara memperlihatkan barang yang tak sopan. Nana pun melanjutkan dengan mencoba peserta untuk memberi contoh cara memberikan HP yang baik pada orang tua. Maka sebaiknya langsung memberikan contoh, bukan hanya dengan menasehati atau memarahi. Setelah anak mengerti, selanjutnya berikan pujian ringan untuk anak.

Setelah anak berhasil menghormat orang tua, maka orang tua dapat menjadi ladang untuk menggali pahala akhirat sebanyak-banyaknya. “Anak bisa berbakti, menghormat, tidak berkata keras, tidak mencela, dan merawat orang tua ketika orang tua mencapai usia lanjut,” ungkap Nana.

“Gimana sih mengajari syukur pada anak?,” tanya Nana pada peserta.
“Memberikan contoh pada anak,” jawab beberapa peserta. “Contoh seperti apa?’” tanya Nana lagi.

Nana pun memberikan contoh dengan studi kasus saat anak pulang melaporkan mendapatkan nilai 8 pada pelajaran Matematika. Maka sebaiknya dijawab dengan “Alhamdulillah, berarti Allah memberikan kepandaian pada dirimu,” ungkap Nana. Jangan sampai anak datang dengan kabar tersebut, tidak diapresiasi. Berikan apresiasi pada anak dengan memasukan konten keagamaan ajak Nana.

Membangun Keimanan dalam Diri Anak
Membangun bisa juga dalam rangka mengubah prilaku yang belum baik. “Ubahlah dari apa yang dilihat tidak sesuai, menjadi sesuai dengan karakter Quran Hadist,” ungkap Nana.
Mari hadirkan Allah di dada anak. Contoh kegiatan yang dapat dilakukan adalah “Ayo sholat, Allah sayang dengan anak yang sholat tepat waktu, segala keperluan nanti Allah bantu“ itulah cara menghadirkan Allah sebagai yang MAHA PENOLONG.

“Ada Gunung besar ya, siapa penciptanya ?” Allah MAHA BESAR, bisa menciptakan apapun di bumi ini.
“Kalau ulangan lebih baik mengerjakan sendiri, mungkin Bu Guru tidak tahu, tapi Allah tahu” Menghadirkan Allah MAHA JUJUR.

Orang tua juga perlu memahami betapa pentingnya menanamkan keimanan dalam diri anak. “Hadiah yang paling penting dan abadi. Warisan yang dapat kita berikan kepada anak-anak kita adalah pengetahuan Islam,” ujar Nana. Langkah selanjutnya adalah mendo’akan anak. Hati-hati terhadap perkataan tutup Nana, dikarenakan perkataan orang tua adalah doa bagi anak (Fredy/LINES).

Related Posts

Ketum DPP LDII: Muhasabah di Tahun Baru untuk Kehidupan Bernegara yang Lebih Baik
Lintas Daerah

Ketum DPP LDII: Muhasabah di Tahun Baru untuk Kehidupan Bernegara yang Lebih Baik

by admin
December 30, 2025
0

Surabaya (30/12). Perjalanan bangsa pada 2026 mencapai usia 81 tahun. Sebagai sebuah negara, Indonesia mengalami dinamika dalam negeri dan global, yang membutuhkan...

Read more
Ponpes Wali Barokah Raih Eco Pesantren Kategori Pratama, Siap Berkomitmen Ciptakan Lingkungan Sehat
Headlines

Ponpes Wali Barokah Raih Eco Pesantren Kategori Pratama, Siap Berkomitmen Ciptakan Lingkungan Sehat

by admin
December 29, 2025
0

Kediri (26/12). Pondok Pesantren Wali Barokah Kota Kediri meraih Penghargaan Eco Pesantren Kategori Pratama dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Terkait...

Read more
Buka Musda VIII, Bupati Ajak LDII Wujudkan Lampung Utara Maju dan Sejahtera
Lintas Daerah

Buka Musda VIII, Bupati Ajak LDII Wujudkan Lampung Utara Maju dan Sejahtera

by admin
December 29, 2025
0

Lampung (26/12). Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis membuka “Musyawarah Daerah (Musda) VIII LDII Lampung Utara”. Acara itu diselenggarakan di gedung Pusiban, Lampung...

Read more
Wabup Luwu Hadiri Pengajian Mubaligh LDII Dukung Penguatan Karakter Generasi Muda
Lintas Daerah

Wabup Luwu Hadiri Pengajian Mubaligh LDII Dukung Penguatan Karakter Generasi Muda

by admin
December 29, 2025
0

Lamasi (26/12). Dalam rangka Road to Munas X LDII 2026, DPW LDII Sulawesi selatan (Sulsel) menggelar pengajian Mubaligh-Mubalighah se-Sulawesi Selatan dan Barat...

Read more
Konsolidasi LDII Jember Tegaskan Soliditas dan Integritas Pengurus Baru
Lintas Daerah

Konsolidasi LDII Jember Tegaskan Soliditas dan Integritas Pengurus Baru

by admin
December 29, 2025
0

Jember (25/12). DPD LDII Kabupaten Jember menggelar konsolidasi organisasi yang dihadiri seluruh pengurus harian dan bagian masa bakti 2025-2030. Kegiatan yang berlangsung...

Read more
Hadiri Pembukaan Hari Amal Bakti Kemenag, LDII Bintan Dukung Program Ekoteologi
Lintas Daerah

Hadiri Pembukaan Hari Amal Bakti Kemenag, LDII Bintan Dukung Program Ekoteologi

by admin
December 13, 2025
0

Bintan (13/12). DPD LDII Kabupaten Bintan menghadiri undangan pembukaan “Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama” di Kabupaten Bintan. Kegiatan tersebut berlangsung pada...

Read more

Trending

Menatap 2026: Pendidikan, Karakter, dan Perbaikan Berkelanjutan
Uncategorized

Menatap 2026: Pendidikan, Karakter, dan Perbaikan Berkelanjutan

21 hours ago
Mari Berpikir Radikal Tentang Shodaqoh Ekologis: Amal Baru untuk Menyelamatkan Bumi
Uncategorized

Mari Berpikir Radikal Tentang Shodaqoh Ekologis: Amal Baru untuk Menyelamatkan Bumi

22 hours ago
Santri Pilar Moral dan Kemajuan Bangsa, DPP LDII Dorong Pesantren Adaptif Hadapi Zaman
Berita Kegiatan

Ketum LDII Ajak Muhasabah Nasional Sambut 2026, Soroti Oligarki dan Krisis Lingkungan

2 days ago
Ketum DPP LDII: Muhasabah di Tahun Baru untuk Kehidupan Bernegara yang Lebih Baik
Lintas Daerah

Ketum DPP LDII: Muhasabah di Tahun Baru untuk Kehidupan Bernegara yang Lebih Baik

3 days ago
Ponpes Wali Barokah Raih Eco Pesantren Kategori Pratama, Siap Berkomitmen Ciptakan Lingkungan Sehat
Headlines

Ponpes Wali Barokah Raih Eco Pesantren Kategori Pratama, Siap Berkomitmen Ciptakan Lingkungan Sehat

7 days ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

Menatap 2026: Pendidikan, Karakter, dan Perbaikan Berkelanjutan

Menatap 2026: Pendidikan, Karakter, dan Perbaikan Berkelanjutan

January 1, 2026
Mari Berpikir Radikal Tentang Shodaqoh Ekologis: Amal Baru untuk Menyelamatkan Bumi

Mari Berpikir Radikal Tentang Shodaqoh Ekologis: Amal Baru untuk Menyelamatkan Bumi

January 1, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In