PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Peringati Hari Nusantara, LDII Kenang Jasa Mochtar Kusumaatmadja

in Berita Nasional, Nasional
413
0
Peringati Hari Nusantara, LDII Kenang Jasa Mochtar Kusumaatmadja
574
SHARES
2.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (13/12). Setiap 13 Desember bangsa Indonesia memperingati Hari Nusantara. Peringatan itu merupakan penghormatan kepada jasa Kabinet Juanda, yang pada 13 Desember 1957, mendeklarasikan batas kedaulatan laut nasional sepanjang 12 mile dari garis pantai terluar. Dan, terutama laut pedalaman menjadi wilayah kedaulatan Indonesia secara utuh.

“Kabinet Juanda berjasa dengan Deklarasi Juanda yang mengubah luas laut Indonesia. Sebelumnya, Indonesia waktu itu menggunakan Ordinansi Belanda tahun 1939, untuk menentukan batas laut, territorial Hindia Belanda adalah 3 mile diukur dari garis air surut dari pulau-pulau atau bagian pulau-pulau yang merupakan bagian dari wilayah daratan,” ujar Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Diponegoro, Singgih Tri Sulistiyono.

Deklarasi Juanda yang diumumkan kepada dunia pada 13 Desember 1957 tersebut, bertujuan untuk membendung kehadiran Angkatan Laut Belanda yang mondar-mandir di Laut Jawa. Mereka berusaha mempertahankan kekuasaannya, dengan menghadirkan armada perang di laut pedalaman nusantara, “Saat itu armada perang pemerintah yang minim tak mampu menandingi Belanda. Selain itu, pelayaran kapal-kapal perang itu legal karena berada di perairan nusantara.

Deklarasi Juanda mengubah segalanya. Deklarasi itu mengubah konsep tradisional yang berpandangan teritorial terpaku pada daratan, “Bangsa ini berterimakasih kepada Profesor Mochtar Kusumaatmadja, yang dengan pemikirannya berhasil menerapkan prinsip ‘tanah’ air atau konsep ‘nusantara’ yang memandang kedaulatan darat (kepulauan) dan laut sebagai satu kesatuan,” papar Singgih.

Menurut Singgih yang juga Ketua DPP LDII, konsep Wawasan Nusantara berawal dari upaya Profesor Mochtar yang pada waktu itu menyadari betapa pentingnya kesatuan negara Indonesia, untuk menetapkan batas teritorial laut Indonesia melalui Deklarasi Djuanda pada 1957. Setelah melalui perjuangan yang panjang akhirnya pada 1982 konsep Wawasan Nusantara yang dianggap sepadan dengan konsep Archipelagic State menjadi bagian integral dari United Nations Conventions on the Law of the Sea (UNCLOS).

Sejak saat itu, bentuk negara kepulauan mulai diakui dan dikenal dunia. Pengakuan ini juga berdampak positif bagi Indonesia di mana luas wilayah NKRI bertambah luas dua kali lipat lebih tanpa pertumpahan darah. Untuk itu, DPP LDII mendukung pandangan berbagai pihak yang menempatkan Mochtar Kusumaatmadja sebagai ‘Pejuang Hak Laut Indononesia’.

Menurut Singgih, Mochtar Kusumaatmadja memiliki rujukan yang kuat mengenai konsep Wawasan Nusantara. “Seperti diketahui bahwa Mochtar telah mengambil spesialisasi dalam hukum internasional di Universitas Indonesia. Ia juga menerima gelar LLM dari Yale Law School. Selama belajar di Yale, ia mendapatkan pengaruh kuat dari Myres McDougal yang pada waktu memberikan kuliah Hukum Internasional mengkaji kasus The Anglo-Norwegian Fisheries Case 1949,” ujarnya.

Namun yang dirumuskan oleh Mochtar ternyata jauh melampaui ekspektasi baik dari Tim Interdeparmental yang diketuai oleh Pirngadi, yang menghendaki luas laut territorial dari 3 mile menjadi 12 mile, maupun ekspektasi dari Menteri Chaerul Shaleh yang menghendaki agar Laut Jawa menjadi Laut Pedalaman Indonesia. Sehingga tidak lagi bisa digunakan oleh kapal-kapal asing (terutama Belanda) untuk kepentingan yang merugikan Indonesia.

Bahkan juga agar Laut Jawa tidak lagi digunakan seenaknya untuk laihan perang oleh Pakta Pertahanan Asia Tenggara (SEATO). Menurut Singgih, dengan jenius Mochtar menggambar di atas peta yang ia miliki, berupa straight baseline atau garis dasar lurus yang ditarik dari satu titik terluar ke titik terluar lain, dari wilayah darat atau pulau yang dikuasai oleh Indonesia.

“Ini sering disebut sebagai metode point to point. Hasilnya luar biasa, wilayah Indonesia baik daratan maupun lautan semacam diikat oleh sabuk straight baseline sehingga tampak dengan kasat mata bagaimana wilayah perairan dan daratan (pulau) merupakan satu kesatuan. “Ini melebihi apa yang diharapkan Chaerul Shaleh karena bukan hanya Laut Jawa tetapi juga Laut Flores, Laut Banda, Laut Arafura menjadi wilayah Laut Pedalaman Indonesia yang berada sepenuhnya di bawah kepemilikan Indonesia,” ujarnya.

Demikian juga desain Mochtar juga sudah memenuhi harapan Tim Interdepartemental yang menghendaki luar Laut Teritorial diperluas dari 3 mile menjadi 12 mile. Dalam hal ini Mochtar juga mengkonsep Laut Teritorial 12 mile ditarik dari straight baseline. Dan inilah yang saat ini bangsa Indonesia miliki.

“Dengan potensi kekayaan alam laut Rp3.000 triliun per tahun, PR kita sekarang adalah merawat, memanfaatkan dan mengembangkan apa yang telah dirintis oleh Profesor Mochtar. Jangan sampai warisan yang merupakan hasil pemikiran yang brilian ini hancur, karena salah urus dan niat yang melenceng dari cita-cita luhur para pendiri bangsa,” pungkas Singgih. (kim/*)

Related Posts

LDII Kabupaten Bekasi Gandeng Pengusaha Santuni Ratusan Anak Yatim di Bulan Ramadan
Berita Daerah

LDII Kabupaten Bekasi Gandeng Pengusaha Santuni Ratusan Anak Yatim di Bulan Ramadan

by eko nuansa
March 12, 2026
0

Bekasi (1/3). Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan santunan bagi ratusan anak yatim piatu di Masjid Roudhotul Jannah, Desa...

Read more
Ketua PCNU Kediri: Ramadan Momentum Melatih Kesabaran dalam Ketaatan
Berita Daerah

Ketua PCNU Kediri: Ramadan Momentum Melatih Kesabaran dalam Ketaatan

by eko nuansa
March 12, 2026
0

Kediri (5/3). Pondok Pesantren Wali Barokah Kota Kediri menggelar acara Silaturrahim dan Buka Puasa Bersama yang diisi tausiyah oleh Ketua PCNU Kota...

Read more
Wali Kota Kediri Ajak Perkuat Kolaborasi dan Kepedulian Sosial pada Silaturahim Ramadan Ponpes Wali Barokah
Berita Daerah

Wali Kota Kediri Ajak Perkuat Kolaborasi dan Kepedulian Sosial pada Silaturahim Ramadan Ponpes Wali Barokah

by eko nuansa
March 12, 2026
0

Kediri (5/3). Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menghadiri acara Silaturahim dan Buka Puasa Bersama di Pondok Pesantren Wali Barokah, Kota Kediri, pada...

Read more
Ponpes Wali Barokah Kediri Berbagi Kebahagiaan Ramadan melalui Santunan Anak Yatim dan Paket Sembako
Berita Daerah

Ponpes Wali Barokah Kediri Berbagi Kebahagiaan Ramadan melalui Santunan Anak Yatim dan Paket Sembako

by eko nuansa
March 12, 2026
0

Kediri (5/3). Pondok Pesantren Wali Barokah Kota Kediri menggelar acara silaturahim dan buka puasa bersama pada Rabu (4/3), bertepatan dengan bulan suci...

Read more
LDII Tajurhalang Bagikan Takjil Gratis kepada Pengguna Jalan
Berita Daerah

LDII Tajurhalang Bagikan Takjil Gratis kepada Pengguna Jalan

by eko nuansa
March 8, 2026
0

Tajurhalang (06/03) – PAC LDII Tajurhalang menggelar kegiatan sosial bertajuk "LDII Berbagi Takjil Gratis" di Jalan Tajurhalang Timur, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor,...

Read more
PAC LDII Tarikolot Bagikan 250 Takjil dan Gelar Buka Bersama dengan Warga Citeureup
Berita Daerah

PAC LDII Tarikolot Bagikan 250 Takjil dan Gelar Buka Bersama dengan Warga Citeureup

by eko nuansa
March 8, 2026
0

Tarikolot (06/03) – Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Tarikolot menggelar kegiatan sosial bertajuk “Berbagi Takjil kepada Masyarakat dan Buka Bersama Menjelang Hari...

Read more

Trending

LDII Kabupaten Bekasi Gandeng Pengusaha Santuni Ratusan Anak Yatim di Bulan Ramadan
Berita Daerah

LDII Kabupaten Bekasi Gandeng Pengusaha Santuni Ratusan Anak Yatim di Bulan Ramadan

1 day ago
Ketua PCNU Kediri: Ramadan Momentum Melatih Kesabaran dalam Ketaatan
Berita Daerah

Ketua PCNU Kediri: Ramadan Momentum Melatih Kesabaran dalam Ketaatan

1 day ago
Wali Kota Kediri Ajak Perkuat Kolaborasi dan Kepedulian Sosial pada Silaturahim Ramadan Ponpes Wali Barokah
Berita Daerah

Wali Kota Kediri Ajak Perkuat Kolaborasi dan Kepedulian Sosial pada Silaturahim Ramadan Ponpes Wali Barokah

1 day ago
Ponpes Wali Barokah Kediri Berbagi Kebahagiaan Ramadan melalui Santunan Anak Yatim dan Paket Sembako
Berita Daerah

Ponpes Wali Barokah Kediri Berbagi Kebahagiaan Ramadan melalui Santunan Anak Yatim dan Paket Sembako

1 day ago
Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan
Headline

Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

3 days ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

LDII Kabupaten Bekasi Gandeng Pengusaha Santuni Ratusan Anak Yatim di Bulan Ramadan

LDII Kabupaten Bekasi Gandeng Pengusaha Santuni Ratusan Anak Yatim di Bulan Ramadan

March 12, 2026
Ketua PCNU Kediri: Ramadan Momentum Melatih Kesabaran dalam Ketaatan

Ketua PCNU Kediri: Ramadan Momentum Melatih Kesabaran dalam Ketaatan

March 12, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In