Tulang Bawang (9/1). Pengurus DPW LDII Lampung bersama Cendekiawan Muslim Ahmad Ali bersilaturahim dengan Rais Syuriyah PWNU Lampung, KH Shodiqul Amin. Pertemuan tersebut bertempat di Ponpes Darul Islah, Tulang Bawang, Lampung, pada Kamis (1/1).
Rais Syuriyah PWNU Lampung, KH Shodiqul Amin mengungkapkan, silaturahim antarormas keagamaan merupakan bagian penting dalam menjaga persaudaraan dan memperkuat ukhuwah di tengah keberagaman. “Penting untuk menjaga tiga ukhuwah secara bersamaan, yaitu ukhuwah Islamiyah, ukhuwah basyariyah dan ukhuwah wathaniyah,” ujarnya.
Menurutnya, ketiga pilar tersebut harus berjalan beriringan, agar kehidupan beragama dan berbangsa tetap harmonis. “Keberagaman ormas Islam, tidak akan memecah belah umat. Justru, dengan banyaknya ormas Islam, akan lahir lebih banyak kader pemimpin umat,” tuturnya.
Pengasuh Ponpes Darul Islah tersebut berpandangan, lahirnya kader pemimpin umat tersebut, akan penting bagi keberlanjutan organisasi, agama dan peradaban. Terkait dengan menjaga ukhuwah basyariyah, ia menilai, dalam hubungan antarmanusia, perbedaan keyakinan tidak seharusnya menjadi penghalang, “Karena semua manusia memiliki derajat yang sama,” kata KH Shodiqul.
Lebih lanjut, berbicara pengelolaan organisasi, KH Shodiqul menilai, organisasi yang baik, adalah organisasi yang taat pada AD/ART. “Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam organisasi besar. Semua dapat diselesaikan dengan musyawarah, pembagian peran yang adil, serta kerja sama yang baik. Hal itu, sekaligus akan menjadi sarana kaderisasi,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPW LDII Lampung, Heri Sensustadi mengungkapkan, pertemuan tersebut juga menjadi bagian rangkaian lawatan Cendekiawan Muslim Ahmad Ali di Provinsi Lampung. “Untuk penulisan buku ketiganya mengenai LDII. Mengangkat tema nasionalisme dan dakwah LDII dalam perspektif tokoh-tokoh di luar LDII. Sebagai upaya menghadirkan pandangan yang objektif dan komprehensif mengenai peran LDII di tengah masyarakat,” katanya.














