PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Opini

Puasa, Mawas Diri, dan Kembali pada Pribadi Seutuhnya

in Opini
404
0
Puasa, Mawas Diri, dan Kembali pada Pribadi Seutuhnya

Ilustrasi: Pinterest.

562
SHARES
2.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Thonang Effendi*)

Setiap tahun, Ramadan hadir membawa kesempatan untuk melakukan refleksi mendalam. Bulan suci ini bukan sekadar ajang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum mengendalikan hawa nafsu, memperbanyak kebaikan, dan mendekatkan diri kepada Allah.

Sebagaimana diriwayatkan dalam Hadits Tirmidzi, di awal Ramadan malaikat berseru, “Wahai orang-orang yang ingin berbuat baik, kerjakanlah! Wahai orang-orang yang ingin berbuat jelek, cegahlah!” Seruan ini mengingatkan bahwa di bulan penuh berkah ini, setiap amalan, baik atau buruk, akan dilipatgandakan balasannya.

Dalam suasana Ramadan, Nabi Muhammad SAW menyontohkan kedermawanan yang luar biasa, bahkan melebihi angin yang berembus. Maka, inilah saat yang tepat untuk mengoptimalkan potensi kebaikan dalam segala aspek, baik pemikiran, tenaga, harta, maupun tindakan. Sebaliknya, Ramadan juga menjadi ruang perenungan untuk berserah diri kepada Allah, memohon ampunan atas segala kekhilafan di masa lalu. Di sinilah pentingnya mawas diri.

Mawas Diri: Mulat Sarira Hangroso Wani

Dalam kearifan Jawa, terdapat ungkapan mulat sarira hangroso wani. Sebuah ajakan untuk berani melihat dan mengevaluasi diri sendiri, baik dalam kelebihan maupun kekurangan. Ini sejatinya adalah refleksi mendalam yang selaras dengan konsep muhasabah dalam Islam. Berani mengakui kesalahan bukanlah kelemahan, melainkan langkah awal menuju kesadaran diri (self-awareness) yang lebih baik.

Manusia diciptakan sebagai makhluk terbaik yang diberi potensi untuk menyebarkan kebaikan dan mencegah keburukan. Namun, tak jarang hawa nafsu menjerumuskan manusia ke dalam kesalahan dan maksiat.

Maka, Ramadan adalah saat yang tepat untuk kembali ke fitrah. Menjadi pribadi seutuhnya, yang mengejawantahkan perintah Allah dan Rasul-Nya dalam kehidupan sehari-hari. Sebagaimana Nabi Muhammad SAW diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia, maka tugas setiap insan adalah membangun kembali nilai-nilai akhlakul karimah dalam diri mereka.

Akhlakul Karimah sebagai Fondasi Kendali Diri

Dalam konsep Tri Sukses yang merupakan komponen dari 29 karakter luhur yang dikembangkan oleh LDII, akhlakul karimah menempati posisi utama. Mengapa? Karena akhlak yang mulia adalah kendali utama dalam kehidupan seseorang.

Secara istilah, akhlak berarti sifat yang tertanam dalam jiwa seseorang, sedangkan karimah berarti mulia, terpuji, atau baik. Dengan demikian, akhlakul karimah adalah sifat mulia yang tertanam dalam jiwa dan tercermin dalam tindakan sehari-hari.

Penerapan akhlakul karimah mencakup berbagai aspek:

  1. Akhlak terhadap diri sendiri: Menjaga kebersihan dan kesehatan, bertutur kata sopan, berpakaian rapi, hingga hal-hal kecil seperti menata sandal dengan rapi saat ke masjid atau majelis taklim.
  2. Akhlak terhadap sesama manusia: Mengedepankan senyum, salam, sapa, sopan santun, berbicara dengan penuh hormat, menghargai harta dan hak orang lain, serta berbuat baik kepada tamu dan tetangga. Termasuk di dalamnya adalah berbagi makanan, takjil berbuka puasa, dan memberikan pertolongan tanpa pamrih.
  3. Akhlak terhadap hewan: Memberi makan dengan penuh kasih sayang, tidak menyiksa, serta memastikan hewan peliharaan memiliki keseimbangan hidup, misalnya bagi yang memelihara burung atau ayam, disediakan jantan dan betinanya.
  4. Akhlak terhadap lingkungan: Menjaga kelestarian alam, membuang sampah pada tempatnya, melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan, serta menggunakan sumber daya alam secara bijak.

Ketika akhlakul karimah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, manusia akan mencapai derajat keimanan yang lebih tinggi. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya.”

Ramadan, Waktu untuk Berlomba dalam Kebaikan

Pada akhirnya, Ramadan adalah bulan penuh berkah, bulan untuk mawas diri dan kembali kepada pribadi yang lebih baik. Ini adalah kesempatan untuk berlomba-lomba dalam kebaikan dan menjauhi segala bentuk keburukan. Sebagaimana firman Allah dalam Al Quran: “Fastabiqul khairat” (berlomba-lombalah dalam kebaikan) (QS. Al-Baqarah: 148).

Maka, mari jadikan Ramadan sebagai momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat akhlak, dan menebar manfaat bagi sesama, hewan, lingkungan, dan alam semesta. Dengan begitu, kita tidak hanya menjalankan ibadah puasa secara ritual, tetapi juga menghidupkannya dalam nilai-nilai kehidupan yang lebih luas. Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar, tetapi tentang bagaimana kita menjadi manusia yang lebih baik, hari ini dan seterusnya.

*Thonang Effendi adalah Ketua Departemen Pendidikan Umum dan Pelatihan DPP LDII

Tags: Mawas DiriPuasaramadan

Related Posts

Pengasuhan: Jejak yang Melampaui Waktu
Opini

Pengasuhan: Jejak yang Melampaui Waktu

by admin
March 10, 2026
0

Oleh Siti Nurannisa P.B.* Pagi yang sering dimulai dengan kalimat sama “Ayo cepat.” Cepat makan, cepat mandi, cepat pakai sepatu. Di sela...

Read more
Ilustrasi Keluarga.
Opini

Baik Buruknya Keluarga

by admin
February 26, 2026
0

Oleh Wilnan Fatahillah * Dalam timbangan Ilahi, suka dan duka, baik dan buruk, tak terelakkan lagi. Ia perputaran sunnatullah yang lama tertulis....

Read more
DPP LDII
Opini

Not In My Back Yard – Mengakhiri Bau Busuk Sampah dengan Solusi Membumi

by admin
February 20, 2026
0

Sudarsono* Di beberapa kota besar Indonesia, bau busuk sampah menjadi bagian dari keseharian yang mengganggu kualitas hidup jutaan orang. Dari Bantargebang hingga...

Read more
Penentuan Awal Bulan Hijriyah
Opini

Penentuan Awal Bulan Hijriyah

by admin
February 16, 2026
0

Oleh Wilnan Fatahillah Bulan Hijriyah berpatokan pada Bulan (Lunar), berbeda dengan Masehi yang berpatokan pada matahari. Bulan Hijriyah dihitung berdasarkan satu kali...

Read more
LDII ramadan
Opini

Tiga Cara Sambut Ramadan

by admin
February 15, 2026
0

Oleh Dewan Penasehat DPP LDII KH Edy Suparto Umat Islam sedang bersuka cita, karena Ramadan kembali menyapa مَرْحَبًا يَا رَمَضَان. Secara filosofis,...

Read more
Pembiasaan dalam Keseharian yang Membentuk Identitas Diri
Opini

Pembiasaan dalam Keseharian yang Membentuk Identitas Diri

by admin
January 19, 2026
0

Oleh Siti Nurannisaa Tantangan mendidik anak tidak lagi semata-mata berkaitan dengan fasilitas, akses pendidikan, atau kecanggihan teknologi, tapi bagaimana menanamkan nilai. Di...

Read more

Trending

LDII Kabupaten Bekasi Gandeng Pengusaha Santuni Ratusan Anak Yatim di Bulan Ramadan
Berita Daerah

LDII Kabupaten Bekasi Gandeng Pengusaha Santuni Ratusan Anak Yatim di Bulan Ramadan

8 hours ago
Ketua PCNU Kediri: Ramadan Momentum Melatih Kesabaran dalam Ketaatan
Berita Daerah

Ketua PCNU Kediri: Ramadan Momentum Melatih Kesabaran dalam Ketaatan

8 hours ago
Wali Kota Kediri Ajak Perkuat Kolaborasi dan Kepedulian Sosial pada Silaturahim Ramadan Ponpes Wali Barokah
Berita Daerah

Wali Kota Kediri Ajak Perkuat Kolaborasi dan Kepedulian Sosial pada Silaturahim Ramadan Ponpes Wali Barokah

8 hours ago
Ponpes Wali Barokah Kediri Berbagi Kebahagiaan Ramadan melalui Santunan Anak Yatim dan Paket Sembako
Berita Daerah

Ponpes Wali Barokah Kediri Berbagi Kebahagiaan Ramadan melalui Santunan Anak Yatim dan Paket Sembako

8 hours ago
Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan
Headline

Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

3 days ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

LDII Kabupaten Bekasi Gandeng Pengusaha Santuni Ratusan Anak Yatim di Bulan Ramadan

LDII Kabupaten Bekasi Gandeng Pengusaha Santuni Ratusan Anak Yatim di Bulan Ramadan

March 12, 2026
Ketua PCNU Kediri: Ramadan Momentum Melatih Kesabaran dalam Ketaatan

Ketua PCNU Kediri: Ramadan Momentum Melatih Kesabaran dalam Ketaatan

March 12, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In