Oleh Dewan Penasehat DPP LDII KH Edy Suparto
Umat Islam sedang bersuka cita, karena Ramadan kembali menyapa مَرْحَبًا يَا رَمَضَان. Secara filosofis, ungkapan “Marhaban ya Ramadhan,” maknanya adalah ungkapan kesiapan mental untuk menjalankan ibadah kepada Allah SWT pada bulan yang mulia, Ramadan.
Untuk menyambut Ramadan, ada tiga amalan yang penting. Pertama, membayar utang puasa Ramadan tahun lalu (bagi yang punya utang). Kedua, membekali diri dengan ilmu agar puasa kita tidak sia-sia (mengkaji Kitabus-shaum). Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengingatkan:
رُبَّ صَائِمٍ حَظُّهُ مِنْ صِيَامِهِ الجُوْعُ وَالعَطَشُ.رواه الطبراني
“Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan (pahala) dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga.” (HR. Ath Thabraniy)
Umar bin ‘Abdul ‘Aziz juga pernah juga mengingatkan pentingnya amal berdasarkan ilmu:
مَنْ عَبَدَ اللَّهَ بِغَيْرِ عِلْمٍ كَانَ مَا يُفْسِدُ أَكْثَرَ مِمَّا يُصْلِحُ. الزهد للإمام أحمد (١/٣٠١)
“Siapa yang beribadah kepada Allah tanpa didasari ilmu, maka kerusakan yang ia perbuat lebih banyak daripada maslahat yang diperoleh.”
(Al-Zuhd lil Imam Ahmad bin Hanbal)
Dan yang ketiga, menjaga kesehatan tubuh agar kita bisa menjalankan ibadah puasa secara maksimal, khususnya pada 10 malam akhir bulan Ramadan. Umat Islam juga harus mengetahui keutamaan Ramadan dari sebutannya, antara lain:
- Syahrul Maghfiroh (Bulan yang Pengampunan)
- Syahrul Mubarok (Bulan yang Penuh Keberkahan), bulan yang bertabur pahala besar.
- Bulan yang lebih baik daripada seribu bulan (Lailatul Qodr).
- Syahrul Quran (Bulan Al Qur’n) diturunkan Al Qur’n dari Lauhil Mahfudz ke Baitul izza
- Syahrush Shobr (Bulan Kesabaran)
- Syahrul Jud (Bulan Memberi atau Bulan Kedermawanan)
- Syahrul Al-Tarbiyah (Bulan pendidikan)
- Syahrul Khair (Bulan Kebaikan)
- Syahrul Ibadah (Bulan Ibadah)
Sungguh beruntung bagi kaum muslimin yang diberi kesempatan oleh Allah SWT dapat bertemu Ramadan tahun ini. Maka sebagai wujud syukur kita kepada Allah SWT, mari kita ber-fastabiqul khairat untuk meraih lima sukses Ramadan, yaitu sukses puasa Ramadan, sukses salat Tarawih/Qiyamul Lail, sukses tadarus Al Quran, sukses Itikaf dan Lailatul Qadr, dan sukses zakat fitrah serta zakat mal.
Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kepada kita semua, sehat wal’afiat, aman, selamat, lancar, sukses dan barokah, serta diberi kemampuan oleh Allah dapat mewujudkan meraih “Lima Sukses Ramadan”.














