PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Artikel

Tri Widayati Putri Tekuni Rumput Laut, Lahirlah Pelembap Wajah Alami

in Artikel
394
0
Tri Widayati Putri Tekuni Rumput Laut, Lahirlah Pelembap Wajah Alami

Wida adalah seorang ibu dari tiga anak yang bekerja sebagai dosen, sekaligus Ketua Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Institut Teknologi dan Bisnis Maritim Balik Diwa. Foto: LINES.

552
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Sudarsono*

Menjaga kelembapan kulit wajah adalah kebutuhan utama, tak hanya bagi perempuan, laki-laki juga semakin menyadari pentingnya perawatan kulit. Tak heran, bisnis kosmetik pelembap kulit menjadi pasar yang sangat besar. Dari riset bahan baku pelembap (humektan) alami berbasis nanoselulosa, Tri Widayati Putri berhasil meraih gelar Doktor pada akhir tahun 2025.

Kelembaban kulit wajah bukan sekadar urusan kecantikan, melainkan bagian penting dari kesehatan kulit secara keseluruhan. Kulit yang terhidrasi baik akan lebih tahan terhadap faktor lingkungan, lebih lambat menua, dan membuat penampilan lebih segar. Kelembapan kulit wajah juga berfungsi mencegah penuaan dini, dan membuat kulit tampak bercahaya (glowing). Sebaliknya, kulit kering mudah kusam dan rentan iritasi. Karena itu, rutinitas menjaga kulit tetap lembap menjadi kebutuhan harian agar kulit selalu sehat, sekaligus peluang bisnis bernilai miliaran rupiah.

Pelembap kulit bisa dibuat dari bahan alami maupun kimiawi. Bahan alami umumnya berasal dari tumbuhan, minyak nabati, hewani atau biopolimer seperti nanoselulosa. Kini, berbagai penelitian menunjukkan bahwa bahan alami tidak kalah efektif dibandingkan bahan kimiawi dalam menjaga kelembapan kulit. Selain lebih ramah lingkungan, pelembap alami juga cenderung minim risiko iritasi dan sering mengandung nutrisi tambahan yang menyehatkan kulit.

Beberapa bahan alami tradisional memang memiliki kekurangan, seperti daya tahan yang lebih singkat atau tekstur yang lebih kental. Namun, kemajuan teknologi memungkinkan lahirnya bahan alami generasi baru seperti nanoselulosa, yang memiliki tekstur ringan, stabilitas tinggi, dan kemampuan mengikat air yang sangat baik.

Sementara itu, bahan pelembap kimiawi merupakan hasil sintesis di laboratorium yang diformulasikan khusus untuk menjaga kelembapan kulit secara cepat dan stabil. Kelebihannya, efeknya sering kali lebih cepat terlihat dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan kulit. Namun, beberapa jenis bahan kimiawi berpotensi menimbulkan reaksi alergi atau iritasi, sehingga penggunaannya perlu melalui uji keamanan dan alergenisitas yang ketat.

Bertolak dari ketertarikannya dengan riset di bidang bahan kosmetika alami itulah yang mendorong Tri Widayati Putri (Wida), mengambil studi S3 Ilmu Kimia pada bulan Agustus tahun 2023, dan melakukan penelitian tentang nanoselulosa, sehingga menyelesaikan studi S3-nya di bulan November tahun 2025.

Wida adalah seorang ibu dari tiga anak yang bekerja sebagai dosen, sekaligus Ketua Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Institut Teknologi dan Bisnis Maritim Balik Diwa. Ia juga aktif sebagai Ketua Biro Penelitian dan Pengembangan (Litbang), Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek), Sumberdaya Alam, dan Lingkungan Hidup (LISDAL), DPW LDII Kota Makasar, Sulawesi Selatan.

Ketua Biro LISDAL LDII Makassar. Foto: LINES.

Alasan Wida menekuni penelitian nanoselulosa karena melihat tingginya permintaan dan minat masyarakat terhadap produk kosmetik, khususnya pelembap kulit, yang telah membuat industri kosmetik berkembang pesat. Namun, sebagian besar kosmetik yang beredar di pasaran masih berbasis bahan sintetis (kimiawi), yang berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan kulit sensitif pengguna, serta produksinya tidak berkelanjutan (tidak sustainable), dan membawa dampak negatif jangka panjang bagi lingkungan.

Komponen penting dalam formulasi kosmetik adalah humektan, yang berfungsi menjaga kelembapan kulit. Oleh karena itu, menemukan alternatif humektan yang bersumber dari bahan alam yang aman, ramah lingkungan, dan berkelanjutan dipilih Wida sebagai topik penelitian disertasinya. Salah satu bahan humektan potensial ialah selulosa yang berasal dari sumber daya laut seperti rumput laut jenis Caulerpa racemosa.

Menurut Wida, selulosa dari rumput laut memiliki biokompatibilitas yang baik dengan jaringan kulit manusia serta memiliki kapasitas retensi dan permeabilitas air yang tinggi, sehingga potensial digunakan sebagai bahan aktif pelembap alami (humektan). Keunggulan lain dari selulosa asal rumput laut adalah sifat bioaktifnya, yang berpotensi memberikan manfaat tambahan bagi kesehatan kulit.

Untuk dapat digunakan sebagai humektan, selulosa dari C. racemosa perlu diubah menjadi nanoselulosa menggunakan metode microwave, yang merupakan teknik ekstraksi modern dengan efisiensi energi tinggi, waktu proses singkat, serta penggunaan bahan kimia yang minimal. Metode ini sejalan dengan prinsip green chemistry dan clean production.

Lebih lanjut, Wida menyampaikan bahwa nanoselulosa hasil ekstraksi dapat diaplikasikan pada formulasi kosmetik krim dan telah diuji efektivitasnya sebagai humektan alami. Penelitian disertasi Wida tidak hanya bertujuan untuk menghasilkan produk kosmetik alami dan aman, yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera mengingat nanoselulosa mendukung kesehatan kulit dengan cara aman.

Penelitian disertasi Wida juga merupakan langkah strategis dalam mengurangi ketergantungan terhadap humektan yang berasal dari bahan kimiawi sintetis, yang sejalan dengan SDG 12: Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab karena mengurangi ketergantungan pada bahan sintetis. Lebih lanjut, ke depannya hilirisasi hasil penelitian ini akan mendorong pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan, dan mengembangkan potensi ekonomi biru (blue economy) di Indonesia yang sangat erat kaitannya dengan SDG 14: Ekosistem Laut karena pemanfaatan rumput laut secara bijak mendukung blue economy.

Hasil penelitian disertasi Wida saat ini dalam proses pengajuan perlindungan paten untuk formulasi dan metode ekstraksi nanoselulosanya dan HAKI untuk merek dagangnya. Dari hasil penelitiannya, Wida juga mendapat kesempatan mempresentasikan di konferensi international dan terpilih sebagai best presenter. Selain itu, empat manuskrip publikasi internasional, salah satunya telah terbit di jurnal internasional terindeks Scopus Q1 dan tiga yang lain masih dalam proses review.

Lebih lanjut Wida berharap hasil penelitian disertasinya dapat berkontribusi dalam pengembangan nanoselulosa asal rumput laut Caulerpa racemosa sebagai humektan alami, yang mendukung konsep green chemistry dan green cosmetics, serta mengurangi penggunaan bahan sintetis yang tidak berkelanjutan.

Ia juga berharap masyarakat pesisir dan pelaku usaha akan dapat memanfaatkan peluang pengembangan rumput laut dan memperluas pemanfaatan hasil laut ke arah produk bernilai tambah tinggi, meningkatkan nilai ekonomi dan daya saing produk berbasis rumput laut lokal, serta sekaligus menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat pesisir. Semuanya itu sebagai implementasi nyata dari konsep blue economy yang berorientasi pada pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan dan ramah lingkungan. Hal ini sejalan dengan SDG 14: Ekosistem Laut yaitu pemanfaatan rumput laut secara bijak mendukung blue economy dan SDG 1: Tanpa Kemiskinan karena hilirisasi produk membuka peluang usaha bagi masyarakat pesisir.

Pada penelitian selanjutnya, Wida akan melakukan hilirisasi dan komersialisasi nanoselulosa sebagai humektan alami. Nanoselulosa asal rumput laut hasil risetnya akan dikembangkan menjadi produk kosmetik fungsional.  Selain itu, Wida akan melakukan kolaborasi dengan industri kosmetik lokal dan lembaga penelitian untuk memperkuat aspek penerapan produk nanoselulosa dan keberlanjutan teknologi ekstraksinya.

Itulah sosok Tri Widayati Putri, seorang warga LDII yang telah mewujudkan karya dan kontribusi dalam pengembangan nanoselulosa, humektan alami sebagai bahan aktif kosmetika dan terus menggelorakan semangat untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal bahan kosmetik asli Indonesia. Bagi Tim DPP LDII, selain berkesempatan mendokumentasikan karya dan kontribusi warga LDII, juga belajar tentang nanoselulosa yang berpotensi besar dalam industri kosmetika. Salam kulit sehat dan glowing dari Makassar, Sulawesi Selatan.

**) Prof. Dr. Sudarsono, M.Sc., adalah Koordinator Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang), Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek), Sumberdaya Alam, dan Lingkungan Hidup (LISDAL), Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPP LDII).

Tags: Pelembab AlamiRumput LautSDG1 Tanpa KemiskinanSDG12 Konsumsi dan Produksi Bertanggung JawabSDG14 Ekosistem Laut

Related Posts

Salat Idul Fitri di Ponpes Wali Barokah Kediri, Perkuat Ukhuwah dan Dukung Visi MAPAN
Artikel

Salat Idul Fitri di Ponpes Wali Barokah Kediri, Perkuat Ukhuwah dan Dukung Visi MAPAN

by eko nuansa
March 22, 2026
0

KEDIRI – Ribuan jemaah memadati halaman Pondok Pesantren Wali Barokah untuk melaksanakan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H, Sabtu (21/3). Ibadah...

Read more
PC LDII Cileungsi Gelar Salat Idul Fitri di Tiga Titik, Angkat Tema “Kembali ke Fitrah”
Artikel

PC LDII Cileungsi Gelar Salat Idul Fitri di Tiga Titik, Angkat Tema “Kembali ke Fitrah”

by eko nuansa
March 22, 2026
0

Bogor (21/03) – Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia Kecamatan Cileungsi menyelenggarakan Salat Idul Fitri 1447 H di tiga lokasi berbeda, Sabtu...

Read more
PC LDII Cileungsi Silaturahim Ramadan dengan Forkopimcam
Artikel

PC LDII Cileungsi Silaturahim Ramadan dengan Forkopimcam

by eko nuansa
March 6, 2026
0

Cileungsi (5/3) – Pengurus Pimpinan Cabang (PC) LDII Cileungsi melakukan silaturahim Ramadan dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cileungsi pada Kamis...

Read more
DPP LDII Jalin Silaturahim di Buka Puasa Kedubes Rusia
Artikel

DPP LDII Jalin Silaturahim di Buka Puasa Kedubes Rusia

by eko nuansa
March 4, 2026
0

Jakarta (3/3) – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPP LDII) menghadiri undangan buka puasa bersama yang digelar Kedutaan Besar Federasi...

Read more
Jelang Ramadhan, Tiga Organisasi Keagamaan Adakan Kerja Bakti Bersama
Artikel

Jelang Ramadhan, Tiga Organisasi Keagamaan Adakan Kerja Bakti Bersama

by eko nuansa
February 23, 2026
0

Brondong (16/2). PAC LDII Brondong bersama dengan Pemerintah Kelurahan Brondong melaksanakan kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan jelang Bulan Ramadhan 1447 H. Kegiatan...

Read more
Refleksi Hari Gizi Nasional: Belajar Bersyukur dari Pemenuhan Gizi Seimbang Berbasis Pangan Lokal
Artikel

Refleksi Hari Gizi Nasional: Belajar Bersyukur dari Pemenuhan Gizi Seimbang Berbasis Pangan Lokal

by eko nuansa
January 25, 2026
0

Oleh: Thonang Effendi*) Pagi itu, dapur rumah terasa lebih hidup dari biasanya. Sayuran segar dipetik dari instalasi hidroponik sederhana di pekarangan. Buah...

Read more

Trending

MoU Kemenbud-LDII untuk Pemajuan Budaya Berbasis Keagamaan dan Pembangunan Museum
Nasional

MoU Kemenbud-LDII untuk Pemajuan Budaya Berbasis Keagamaan dan Pembangunan Museum

2 days ago
Ponpes Gadingmangu Dukung Visi Dirjen Polpum Kemendagri dalam Munas X LDII
Nasional

Ponpes Gadingmangu Dukung Visi Dirjen Polpum Kemendagri dalam Munas X LDII

2 days ago
Ponpes Gadingmangu Siap Perkuat Swasembada dan Moderasi Beragama
Nasional

Ponpes Gadingmangu Siap Perkuat Swasembada dan Moderasi Beragama

2 days ago
jombang munas
Nasional

Ponpes Gadingmangu Hadiri Munas X LDII, Dukung Program Kerja Organisasi

2 days ago
Wali Kota Kediri Silaturahim ke Ponpes Wali Barokah, Perkuat Sinergi Ulama dan Pemerintah
Berita Daerah

Wali Kota Kediri Silaturahim ke Ponpes Wali Barokah, Perkuat Sinergi Ulama dan Pemerintah

5 days ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

MoU Kemenbud-LDII untuk Pemajuan Budaya Berbasis Keagamaan dan Pembangunan Museum

MoU Kemenbud-LDII untuk Pemajuan Budaya Berbasis Keagamaan dan Pembangunan Museum

April 9, 2026
Ponpes Gadingmangu Dukung Visi Dirjen Polpum Kemendagri dalam Munas X LDII

Ponpes Gadingmangu Dukung Visi Dirjen Polpum Kemendagri dalam Munas X LDII

April 9, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In