Jakarta (29/7). Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, mengajak LDII memperkuat kolaborasi dalam pendidikan karakter dan peningkatan kapasitas guru. Hal itu disampaikannya saat menerima kunjungan DPP LDII di ruang kerjanya, Selasa (29/7).
Menurutnya, tiga fokus utama Kemendikdasmen saat ini adalah pendidikan karakter, peningkatan kesejahteraan, dan kompetensi guru. Ia menekankan pentingnya sinergi antara sekolah, keluarga, media, dan masyarakat dalam membentuk karakter peserta didik.
“Peran guru sangat sentral. Mereka adalah inspirator dan pembentuk karakter, bukan sekadar pengajar,” tegas Abdul Mu’ti. Ia juga menyoroti pentingnya pembiasaan baik melalui program “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” untuk membentuk generasi unggul.
Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso, menyambut baik keselarasan visi antara LDII dan Kemendikdasmen. Ia menyatakan kesiapan LDII untuk mendukung percepatan pembangunan pendidikan nasional melalui pelatihan guru, pembentukan karakter, serta penciptaan lingkungan sekolah yang positif dan bebas kekerasan.
“Kolaborasi ini penting agar program berjalan efektif. Kami akan segera tindak lanjuti komunikasi dengan jajaran Kemendikdasmen,” ujar KH Chriswanto.
LDII juga menyampaikan bahwa nilai-nilai karakter yang dikembangkan Kemendikdasmen sejalan dengan pendekatan pendidikan di lembaga-lembaga pendidikan LDII, termasuk melalui media kreatif seperti lagu-lagu edukatif untuk anak.