PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Artikel

Belajar Budi Pekerti dari Ponpes Nurul Hakim Kaliawen

in Artikel, Nasional
398
0
Belajar Budi Pekerti dari Ponpes Nurul Hakim Kaliawen

Ponpes Nurul Hakim Kaliawen. Foto: LINES

553
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pondok Pesantren Nurul Hakim bisa menjadi teladan untuk melahirkan para santri ber-akhlaqul karimah. Budi pekerti tersebut sudah terasa sejak di pintu gerbang pesantren.

Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Hakim berada di Desa Kaliawen, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Lokasinya yang berada di area persawahan benar-benar membawa santri dalam suasana pedesaan. Pondok pesantren yang sudah eksis sejak 1980-an tersebut, bertransformasi menjadi pondok pesantren dengan kultur Jawa yang kuat dalam pembinaan generasi muda.

“Kami menempatkan budi pekerti sebagai jiwa pondok pesantren, agar alumni pondok pesantren dapat membawa perubahan sosial di tengah masyarakat. Dengan demikian bangsa ini tidak hanya unggul di bidang teknologi tapi juga adab, yang mencerminkan peradaban luhur suatu bangsa,” papar KH Lukman Hakim atau yang kerap disapa Gus Luk.

Menurutnya, sebagai pondok pesantren dengan santri 300-an lebih, membuat Ponpes Nurul Hakim sangat kondusif untuk belajar agama, “Fasilitas Ponpes ini sangat menunjang untuk belajar agama. Namun yang terpenting, kami menerapkan prosedur operasional standar (SOP) untuk internalisasi budi pekerti kepada para santri,” ungkapnya.

Ia memberi ilustrasi, saat tamu memasuki gerbang, bagian keamanan dengan sikap hormat dan takzim telah menyambut tamu di pintu mobil – yang kesemua percakapan menggunakan bahasa Jawa halus. Saat tamu turun, bagian keamanan mengantar tetamu kepada petugas tamu, “Petugas keamanan ini memastikan tamu mendapat perhatian dan menghindari perasaan diabaikan,” jelas Gus Luk.

Saat tetamu sudah diterima penerima tamu, bagian keamanan meninggalkan mereka. Mereka disambut dengan ramah – sekali lagi disapa dengan bahasa Jawa halus – sekaligus menanyakan hal ihwal keperluan di pesantren. Bila keperluan menemui anak atau kerabat yang nyantri, maka santri yang dipanggil harus terlebih dahulu berdandan yang pantas untuk menemui tamu.

“Berdandan pantas saat dikunjungi merupakan bagian dari adab. Agar para santri dapat membawa diri, saat nanti berdakwah di tengah-tengah masyarakat,” paparnya.

Santri Ponpes Nurul Hakim Kaliawen. Foto: LINES

Membebaskan Perundungan dengan Budi Pekerti
Persoalan perundungan bukan hanya di sekolah-sekolah, kerap kali perundungan juga terjadi di pondok-pondok pesantren. Untuk menghindari aksi tak terpuji itu, Gus Luk dan para pengurus pesantren melakukan metode terbalik: yang senior menghargai yunior.

“Senior tidak boleh mendominasi yuniornya. Bahkan diperlakukan dengan baik berupa prioritas, misalnya yang yunior dipesilakan mengambil makan terlebih dahulu. Bahkan untuk mengantre di kamar mandi, yang yunior dipersilakan lebih dulu,” tutur Gus Luk.

Praktik ini menjadi cara internalisasi, agar setiap orang saling menghormati tanpa pandang usia. Sementara bagi yang muda merasa terayomi dan terjaga, hingga rasa hormat dan segan kepada senior terbentuk secara natural.

Yunior ini nantinya akan menjadi senior, yang akan memperlakukan yuniornya dengan baik secara berkelanjutan.

Sementara, pada diri senior tumbuh pula sikap menghargai dan menghargai adik-adiknya, “Apalagi percakapan sehari-hari para santri menggunakan bahasa Jawa halus. Sehingga suasananya penuh saling penghormatan dan harmoni,” imbuhnya.

Mengenai pembulian dalam bentuk kekerasan, yang dipicu kehilangan barang, Ponpes Nurul Hakim melarang praktik kekerasan atau main hakim sendiri. Bahkan pengucilan akibat kesalahan seperti pencurian, sangat dilarang.

Lalu bagaimana solusinya? Menurut Gus Luk, seluruh santri dikumpulkan dalam ruangan, “Kemudian para guru menasehati mereka, implikasi dari mencuri di dunia dan akhirat. Selanjutnya, guru dan para santri membuat komitmen bahwa pengakuan jujur dari pelaku mendapatkan apresiasi bukan hukuman,” ujar Gus Luk memaparkan proses mengungkap kasus barang hilang.

Usai pernyataan bersama tersebut, para santri memejamkan mata dan siapapun dari mereka yang mengambil barang kemudian mengangkat tangan. Tentu saja tak ada satupun santri yang melihat. Usai pengakuan tersebut, secara personal guru mendatangi dan memberi nasehat, agar berbuat baik dan beribadah lebih rajin, sebagai pengganti perbuatan yang salah.

Santri yang bersangkutan pun, merasa terayomi dan berupaya meningkatkan kualitas dirinya menjadi pribadi yang lebih baik, “Kami telah mempraktikkan hal ini, yang kami dapati santri menjadi sadar dan menjadi pribadi yang lebih baik. Karena kesalahan tidak harus dihukum dengan keras, tapi memberikan penyadaran agar santri bisa meningkatkan kebaikan dalam dirinya,” pungkas Gus Luk.

Tags: Belajar Budi PekertiGus LukPonpes Nurul Hakim Kaliawen

Related Posts

Ketua Umum DPP LDII Tawarkan Solusi Kebangsaan Agar Nilai-Nilai Pancasila dapat Dibumikan
Nasional

Ketua Umum DPP LDII Tawarkan Solusi Kebangsaan Agar Nilai-Nilai Pancasila dapat Dibumikan

by admin
June 1, 2026
0

Jakarta (1/6). Ketua Umum DPP LDII, Dody Taufiq Wijaya, menilai tantangan terbesar bangsa Indonesia saat ini tidak melemahnya rumusan ideologi negara. Persoalannya...

Read more
Menjaga Tunas Bangsa Melalui Pancasila: Refleksi Keteladanan Menuju Indonesia Emas 2045
Nasional

Menjaga Tunas Bangsa Melalui Pancasila: Refleksi Keteladanan Menuju Indonesia Emas 2045

by admin
June 1, 2026
0

Oleh: Thonang Effendi “Garuda Pancasila, akulah pendukungmu... Patriot Proklamasi, sedia berkorban untukmu.” Setiap 1 Juni, bait lagu karya Sudharnoto itu kembali menggema....

Read more
PC LDII Cileungsi Gelar Sholat Idul Adha 1447 H di Tiga Lokasi, Tebar Ribuan Paket Daging Kurban
Artikel

PC LDII Cileungsi Gelar Sholat Idul Adha 1447 H di Tiga Lokasi, Tebar Ribuan Paket Daging Kurban

by eko nuansa
May 28, 2026
0

Cileungsi – Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Cileungsi menggelar pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah di tiga lokasi...

Read more
Kemenag Dukung Santri Ponpes Al Ubaidah Menjadi Insan Berakhlak Mulia
Nasional

Kemenag Dukung Santri Ponpes Al Ubaidah Menjadi Insan Berakhlak Mulia

by admin
May 27, 2026
0

Nganjuk (27/5). Kementerian Agama (Kemenag) Nganjuk mengajak santri untuk menjadi dai dan daiyah yang berakhlak mulia. Hal itu disampaikan Penyuluh Agama Kemenag...

Read more
Kepala Kemenag Kota Kediri Apresiasi Peran PKPPS Ulya Wali Barokah Bentuk Generasi Berkarakter Luhur
Nasional

Kepala Kemenag Kota Kediri Apresiasi Peran PKPPS Ulya Wali Barokah Bentuk Generasi Berkarakter Luhur

by admin
May 27, 2026
0

Kediri (27/5). Kementrian Agama (Kemenag) Kota Kediri mengapresiasi peran Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) Ulya Wali Barokah dalam mencetak generasi muda...

Read more
Aktris Ida Royani dan Aktor Ben Kasyafani Apresiasi Kurban Ramah Lingkungan yang Diterapkan LDII
Nasional

Aktris Ida Royani dan Aktor Ben Kasyafani Apresiasi Kurban Ramah Lingkungan yang Diterapkan LDII

by admin
May 27, 2026
0

Jakarta (27/5). Ketua Umum DPP LDII Dody Taufiq Wijaya menegaskan bahwa ibadah kurban merupakan ritual ibadah tertinggi pada bulan Zulhijah sekaligus manifestasi...

Read more

Trending

Hadapi Tekanan Ekonomi, LDII Dorong Penerapan Gaya Hidup Bersahaja dan Produktif
Berita Daerah

Hadapi Tekanan Ekonomi, LDII Dorong Penerapan Gaya Hidup Bersahaja dan Produktif

18 hours ago
LDII Kota Cimahi dan Satgas Sektor 21 Citarum Harum Bersinergi dalam Aksi Bersih-Bersih Sungai
Berita Kegiatan

Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, LDII Tekankan Kemandirian dan Gaya Hidup Hemat untuk Atasi Sampah

1 week ago
LDII Papua Barat Manfaatkan Idul Adha untuk Berbagi pada Sesama
Lintas Daerah

LDII Papua Barat Manfaatkan Idul Adha untuk Berbagi pada Sesama

2 weeks ago
LDII Lahat Tebar 1.500 Paket Daging Kurban, Perkuat Ukhuwah dan Sinergi dengan Pemda
Lintas Daerah

LDII Lahat Tebar 1.500 Paket Daging Kurban, Perkuat Ukhuwah dan Sinergi dengan Pemda

2 weeks ago
LDII Singkawang Tingkatkan Kepedulian Sosial Melalui Daging Kurban
Lintas Daerah

LDII Singkawang Tingkatkan Kepedulian Sosial Melalui Daging Kurban

2 weeks ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

Hadapi Tekanan Ekonomi, LDII Dorong Penerapan Gaya Hidup Bersahaja dan Produktif

Hadapi Tekanan Ekonomi, LDII Dorong Penerapan Gaya Hidup Bersahaja dan Produktif

June 15, 2026
LDII Kota Cimahi dan Satgas Sektor 21 Citarum Harum Bersinergi dalam Aksi Bersih-Bersih Sungai

Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, LDII Tekankan Kemandirian dan Gaya Hidup Hemat untuk Atasi Sampah

June 6, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In