Bandung (13/1). Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan melaksanakan salat Jumat di Masjid Baitul Mustajab naungan PC LDII Kecamatan Rancasari. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (2/1/2025) itu, dilanjutkan dengan tausiyah dan arahan terkait pentingnya pengelolaan serta pemilahan sampah.
Dalam sambutannya, Wali Kota Muhammad Farhan menyampaikan bahwa Kota Bandung tengah menghadapi krisis pengelolaan sampah. Tempat Pembuangan Sampah (TPS) termasuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti sudah hampir penuh, sehingga memerlukan perhatian dan peran aktif seluruh warga, “Permasalahan sampah tidak bisa hanya diselesaikan pemerintah. Semua warga perlu mulai mengelola sampah dari sumbernya, yaitu rumah tangga,” ujarnya.
Wali Kota mengajak warga, khususnya anggota LDII, membiasakan diri memisahkan sampah berdasarkan jenisnya, yakni organik, plastik, kertas, dan lainnya. Langkah sederhana ini dapat meringankan beban TPS dan mempermudah proses pengolahan selanjutnya, “Jika sampah dipilah sejak rumah, volume yang dibuang ke TPA bisa ditekan secara signifikan,” tambahnya.

Ia berharap melalui edukasi dan kesadaran bersama, masalah sampah di Kota Bandung dapat diatasi secara bertahap. Wali Kota juga mengapresiasi peran masjid dan organisasi kemasyarakatan, termasuk LDII, sebagai pusat edukasi dan pembinaan masyarakat dalam menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.
Warga LDII berharap arahan tersebut menjadi motivasi untuk lebih peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan di Kota Bandung.














