PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Headline

Belajar Mengantisipasi Keburukan Agar Tidak Terhalang dari Surga

in Headline, Nasehat
398
0
Belajar Mengantisipasi Keburukan Agar Tidak Terhalang dari Surga

KH. Aceng Karimullah. Foto: LINES

552
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Aceng Karimullah

Dalam sejarah Islam, terdapat banyak sahabat Rasulullah SAW yang memiliki keistimewaan luar biasa. Salah satunya adalah Hudzaifah bin Al-Yaman RA, seorang sahabat yang dikenal dengan pola pikirnya yang sangat antisipatif dan penuh kehati-hatian dalam menjaga keimanan.

Hudzaifah RA pernah menyampaikan:

كَانَ النَّاسُ يَسْأَلُوْنَ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الْخَيْرِ، وَكُنْتُ أَسْأَلُهُ عَنِ الشَّرِّ مَخَافَةَ أَنْ يُدْرِكَنِي

“Orang-orang bertanya kepada Rasulullah SAW tentang kebaikan, sedangkan aku bertanya kepada beliau tentang keburukan, karena aku takut jika keburukan itu menimpaku.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Sikap ini menunjukkan bahwa Hudzaifah RA bukan hanya ingin meraih kebaikan, tetapi juga ingin mengantisipasi keburukan agar tidak terjerumus di dalamnya. Inilah bentuk pemikiran waspada (anticipatory thinking) yang patut diteladani oleh setiap Muslim.

Dalam salah satu dialognya dengan Rasulullah SAW, Hudzaifah RA bertanya tentang perjalanan umat manusia. Ia mengingatkan bahwa umat Islam pernah hidup dalam masa jahiliyah yang penuh keburukan, kemudian Allah SWT menghadirkan masa kebaikan dan hidayah. Namun, Hudzaifah bertanya, apakah setelah masa kebaikan itu akan datang lagi masa keburukan? Rasulullah SAW menjawab bahwa hal itu akan terjadi. Bahkan setelah masa kebaikan berikutnya, akan muncul noda-noda dan penyimpangan yang tidak sepenuhnya bersih.

Pelajaran penting dari dialog ini adalah bahwa kebaikan dan keburukan akan silih berganti, dan seorang Muslim tidak cukup hanya memahami keutamaan amal saleh, tetapi juga harus memahami hal-hal yang dapat merusak dan menggugurkan amal tersebut.

Selama ini, kajian keislaman sering kali menekankan keutamaan amal: pahala shalat, keistimewaan puasa, atau kemuliaan sedekah. Semua itu sangat baik untuk menumbuhkan semangat ibadah. Namun, Islam juga mengajarkan agar umatnya mempelajari perkara-perkara yang dapat menghalangi seseorang masuk surga, agar bisa diwaspadai sejak dini.

Rasulullah SAW bersabda bahwa seseorang yang mati syahid, bahkan jika ia dihidupkan kembali dan mati syahid hingga berulang kali, tidak akan masuk surga apabila masih memiliki utang yang belum diselesaikan. Ini menunjukkan bahwa hak sesama manusia adalah perkara yang sangat serius dalam Islam.

Utang bukanlah sesuatu yang diharamkan. Rasulullah SAW sendiri pernah berutang. Namun, yang menjadi penekanan adalah niat dan tanggung jawab untuk melunasinya. Utang yang dibiarkan tanpa penyelesaian, apalagi disertai niat mengemplang, dapat menjadi penghalang seseorang meraih surga.

Karena itu, setiap Muslim yang memiliki utang hendaknya berusaha menyelesaikannya selama masih hidup. Jangan sampai merasa tenang dengan amal ibadah yang banyak—shalat malam, puasa sunnah, atau khatam Al Quran—sementara masih menyimpan kewajiban kepada sesama manusia yang belum ditunaikan.

Dalam riwayat lain, Umar bin Khattab RA menceritakan peristiwa seorang yang gugur dalam Perang Uhud. Banyak sahabat menyebutnya sebagai syahid. Namun Rasulullah SAW menegaskan bahwa orang tersebut berada di neraka, karena semasa hidupnya pernah mengambil harta rampasan perang berupa sehelai kain tanpa hak. Ini menjadi peringatan keras bahwa mengambil hak orang lain, sekecil apa pun, dapat berakibat fatal di akhirat.

Dari berbagai dalil tersebut, dapat disimpulkan bahwa keselamatan di akhirat tidak hanya ditentukan oleh banyaknya ibadah, tetapi juga oleh kebersihan hak-hak sesama manusia dan kewaspadaan terhadap dosa-dosa yang sering dianggap sepele.

Oleh karena itu, umat Islam hendaknya menyeimbangkan antara mempelajari keutamaan amal dan memahami perkara-perkara yang dapat menghalangi seseorang dari surga. Dengan sikap waspada, introspektif, dan bertanggung jawab, semoga kita semua dapat menjaga keimanan dan meraih keselamatan dunia serta akhirat.

Semoga Allah SWT senantiasa membimbing kita dalam kebaikan dan menjauhkan kita dari segala keburukan. Aamiin. (Nisa)

Tags: Belajar Mengantisipasi Keburukan Agar Tidak Terhalang dari SurgaKH Aceng KarimullahNasehat LDII

Related Posts

DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda
Berita Daerah

DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

by eko nuansa
July 26, 2026
0

Jakarta (25/7). DPP LDII menegaskan bahwa pembinaan sepak bola usia dini tidak hanya bertujuan mencetak atlet berprestasi, tetapi juga membentuk karakter generasi...

Read more
LDII Usulkan Reformasi Tata Kelola Haji Berbasis Syariat dan Keselamatan Jemaah
Berita Daerah

LDII Usulkan Reformasi Tata Kelola Haji Berbasis Syariat dan Keselamatan Jemaah

by eko nuansa
July 21, 2026
0

Jakarta (20/7). DPP LDII mengusulkan reformasi tata kelola penyelenggaraan ibadah haji yang berorientasi pada keabsahan syariat sekaligus keselamatan jemaah. Usulan tersebut disampaikan...

Read more
Hadapi Tekanan Ekonomi, LDII Dorong Penerapan Gaya Hidup Bersahaja dan Produktif
Berita Daerah

Dorong Ketahanan Keluarga, DPP LDII Tekankan Pembinaan dan Pendidikan Moral Hadapi Fenomena LGBTQ

by eko nuansa
July 12, 2026
0

Jakarta (11/7). DPP LDII menegaskan pentingnya memperkuat ketahanan keluarga sebagai benteng utama dalam membangun karakter generasi muda di tengah berbagai tantangan sosial....

Read more
Apresiasi Permata CAI 2026, Ketum LDII: Karakter dan Kemandirian Generasi Muda Jadi Fondasi Indonesia Emas
Berita Daerah

Apresiasi Permata CAI 2026, Ketum LDII: Karakter dan Kemandirian Generasi Muda Jadi Fondasi Indonesia Emas

by eko nuansa
July 1, 2026
0

Jombang (30/6). Ketua Umum DPP LDII, Dody Taufiq Wijaya, mengapresiasi penyelenggaraan Perkemahan Akhir Tahun Ajaran (Permata) Cinta Alam Indonesia (CAI) ke-47 Tahun...

Read more
Hadapi Tekanan Ekonomi, LDII Dorong Penerapan Gaya Hidup Bersahaja dan Produktif
Berita Daerah

Ketua Umum DPP LDII: Momentum Piala Dunia 2026 Jadi Sarana Pembentukan Karakter Generasi Muda

by eko nuansa
June 30, 2026
0

Jakarta (29/06) - Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan pertandingan sepak bola kelas dunia, tetapi juga menyuguhkan pelajaran tentang persatuan, sportivitas, dan...

Read more
Wapres Gibran dan DPP LDII Dorong Pembinaan Generasi Mandiri Lewat Permata CAI
Berita Daerah

Wapres Gibran dan DPP LDII Dorong Pembinaan Generasi Mandiri Lewat Permata CAI

by eko nuansa
June 30, 2026
0

Jombang (29/6). Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, membuka Perkemahan Akhir Tahun Ajaran (Permata) Cinta Alam Indonesia (CAI) ke-47 Tahun 2026...

Read more

Trending

LDII Tanggulangin Helart Ngopi Bareng, Perkuat Sinergi dengan TNI-Polri, dan Tokoh Masyarakat
Berita Daerah

LDII Tanggulangin Helart Ngopi Bareng, Perkuat Sinergi dengan TNI-Polri, dan Tokoh Masyarakat

5 hours ago
LDII Singkut Gotong Royong Mengecor Masjid Nurul Ikhsan
Berita Daerah

LDII Singkut Gotong Royong Mengecor Masjid Nurul Ikhsan

5 hours ago
LDII Simpang Abadi Gotong Royong Mengecor Lantai Kamar Mandi
Berita Daerah

LDII Simpang Abadi Gotong Royong Mengecor Lantai Kamar Mandi

5 hours ago
Generus LDII Prabumulih Gelar Pertandingan Persahabatan di Pesawaran, Tanamkan Karakter lewat Sepak Bola
Berita Daerah

Generus LDII Prabumulih Gelar Pertandingan Persahabatan di Pesawaran, Tanamkan Karakter lewat Sepak Bola

5 hours ago
FORSGI dan LDII Batam Gelar Festival Sepak Bola Usia Dini, Tanamkan Sportivitas
Berita Daerah

FORSGI dan LDII Batam Gelar Festival Sepak Bola Usia Dini, Tanamkan Sportivitas

6 hours ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

LDII Tanggulangin Helart Ngopi Bareng, Perkuat Sinergi dengan TNI-Polri, dan Tokoh Masyarakat

LDII Tanggulangin Helart Ngopi Bareng, Perkuat Sinergi dengan TNI-Polri, dan Tokoh Masyarakat

July 31, 2026
LDII Singkut Gotong Royong Mengecor Masjid Nurul Ikhsan

LDII Singkut Gotong Royong Mengecor Masjid Nurul Ikhsan

July 31, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In