Bandung (27/3). DPW LDII Jawa Barat menghadiri Festival Dulag Istimewa 1447 H/2026 M yang digelar di Halaman Gedung Sate, Bandung, pada Jumat (20/3/2026). Festival ini digelar sebagai upaya melestarikan tradisi Tabuh Bedug atau “Nabuh Bedug” sekaligus menjadi ajang silaturahim antar elemen masyarakat.
Kegiatan ini diikuti 57 peserta, terdiri dari 37 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jawa Barat dan 20 perwakilan kabupaten/kota. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menilai tradisi bedug kini semakin ditinggalkan, bahkan di wilayah pedesaan.
“Tradisi ‘Nabuh Bedug’, jangankan di pusat kota, di desa saja hampir tidak ada. Banyak masjid sudah tidak memiliki bedug,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Festival Dulag Istimewa juga menjadi alternatif pelaksanaan takbiran yang lebih tertib dan kondusif, “Tidak dalam bentuk takbiran keliling yang berpotensi menimbulkan kemacetan dan konflik,” katanya.
Dalam festival tersebut, kategori OPD dimenangkan Dinas Kesehatan sebagai juara pertama, disusul Dinas Pendidikan dan Badan Kepegawaian Daerah. Untuk kategori kabupaten/kota, Kabupaten Karawang meraih juara pertama, diikuti Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Bandung.
Kehadiran LDII Jawa Barat dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian tradisi Islam, sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat dalam menyambut Idul Fitri.














