Klaten (19/5). Ratusan warga dan santri mengikuti pelatihan pembuatan sabun cuci piring yang diadakan PC LDII Ceper bersama Ponpes An-Nur Kampus II Jambukulon, Ceper. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian masyarakat, Minggu (17/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Ponpes An-Nur Kampus II tersebut dilakukan secara teori dan praktik. Mulai dari pengenalan bahan, teknik pencampuran, hingga proses menghasilkan sabun cuci piring yang layak digunakan.
Ketua Ponpes An-Nur Kampus II Jambukulon, Sri Widodo, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari sinergi positif antara LDII dan pondok pesantren dalam menghadirkan pelatihan yang bermanfaat bagi masyarakat. “Kegiatan seperti ini sangat baik karena tidak hanya memberikan ilmu praktis, tetapi juga membuka wawasan tentang peluang usaha mandiri yang bisa dikembangkan di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” ujarnya.
Ponpes An-Nur Kampus II merupakan salah satu pondok pesantren di bawah naungan DPD LDII Kabupaten Klaten yang aktif tidak hanya dalam pembinaan pendidikan agama, tetapi juga pemberdayaan keterampilan serta pembentukan karakter generasi muda.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Klaten, Sigit Winoto, mengapresiasi program keterampilan yang menyentuh kebutuhan masyarakat sekaligus melatih kemandirian generasi muda. “Tri Sukses Generus LDII merupakan program pembinaan karakter generasi penerus untuk menciptakan generasi unggul, yaitu alim-faqih, berakhlakul karimah, dan mandiri. Aspek kemandirian menjadi salah satu fokus penting dalam pembinaan generasi muda LDII agar mampu bertanggung jawab terhadap kehidupan dan memiliki kemampuan ekonomi secara mandiri,” jelas Sigit.

Ia menambahkan bahwa masyarakat dituntut lebih kreatif dan mandiri. Kemandirian bisa dimulai dari langkah sederhana, termasuk melalui pelatihan keterampilan. “Pelatihan ini tidak hanya menambah kemampuan peserta dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga secara mandiri, tetapi juga berpotensi menjadi peluang usaha rumahan yang bernilai ekonomis,” tambah Sigit.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber Imron, praktisi pembuatan sabun cuci piring yang juga pernah menjabat sebagai Direktur Utama BUMDes Sidowayah Klaten. Imron yang aktif dalam pengembangan potensi ekonomi masyarakat, termasuk pengelolaan kawasan wisata umbul di Kabupaten Klaten.
Imron mengajar sejak teori dan praktek pada peserta. Dalam sesi praktek, seluruh peserta mencoba langsung praktek membuat sabun cuci piring. Suasana pelatihan berlangsung interaktif, kreatif, dan edukatif. Imron berharap para peserta mampu mengembangkan ilmu yang diperoleh menjadi keterampilan berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.














