Tangerang (16/6). Sebanyak lima wasit juri dari Persinas ASAD Banten mengikuti kegiatan penataran dan sertifikasi kenaikan kelas perangkat pertandingan pencak silat. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) IPSI Banten ini berlangsung selama tiga hari, 5–7 Juni 2026, bertempat di gedung Trisula Suvarna Sutera, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang.
Agenda berkala yang digelar oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Banten ini bertujuan untuk melahirkan wasit juri yang berintegritas, berkarakter, beretika, profesional, serta menguasai regulasi Pengurus Besar (PB) IPSI terbaru.
Dalam penataran kali ini, Persinas ASAD mengirimkan lima utusannya untuk mewakili wilayah masing-masing, yaitu Heri Subastam (IPSI Kota Tangerang Selatan), Mohammad Riswanto (IPSI Kota Tangerang Selatan), Hasan (IPSI Kota Tangerang), Sodikin (IPSI Kabupaten Tangerang), dan Iman Aldi Setyantoro (IPSI Kota Cilegon).
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh, di antaranya Staf Khusus Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Bidang Penegakan Keadilan dan Rekonsiliasi Irjen Pol (Purn) R. Ahmad Nurwakhid, Wakil Ketua I IPSI Banten Muhamad Sirot, Wakil Ketua III IPSI Banten Misnan, serta Ketua IPSI Kota Tangerang Raden Irman Pujahendra.

Dalam sambutannya, Irjen Pol (Purn) R. Ahmad Nurwakhid menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya pelatihan ini. Menurutnya, wasit dan juri memiliki peran yang sangat vital dalam pengawasan dan kontrol performa atlet di lapangan demi mendongkrak prestasi olahraga.
“Melalui pelatihan wasit dan juri ini, bagian dari meningkatkan sumber daya manusia yang tangguh dan unggul melalui pencak silat. Pencak silat adalah budaya bangsa Nusantara yang harus dikembangkan,” kata Ahmad Nurwakhid.
Hal senada disampaikan oleh perwakilan tim panitia pelatihan, Rifki Arlan. Ia menegaskan bahwa sertifikasi ini merupakan langkah strategis untuk memperbanyak regenerasi perangkat pertandingan yang berkualitas di wilayah Banten.
“Tujuan kami sebagai penyelenggara ingin meningkatkan kualitas untuk wasit di Banten. Tujuannya agar dapat meningkatkan kemampuan dan menambah regenerasi yang baik karena Provinsi Banten Jawara menuju Juara,” ungkap Rifki Arlan.
Melalui sertifikasi ini, Lembaga Wasit Juri Persinas ASAD Banten berharap ilmu, keterampilan teknis, serta perilaku yang didapatkan para peserta selama pelatihan dapat memberikan dampak positif dalam mendukung iklim pencak silat yang profesional, baik di tingkat daerah maupun nasional.








