Merangin (18/6). Miftahul Huda Boarding School yang berada di bawah naungan DPD LDII Kabupaten Merangin menggelar acara pelepasan santri dan santriwati kelas XII Ulya dan kelas XI Wustho di Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Huda Mentawak, Desa Mentawak, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin, Sabtu (30/5).
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Merangin, Khusaini, mengapresiasi kontribusi Miftahul Huda Boarding School dalam penyelenggaraan pendidikan berbasis pesantren. “Lembaga pendidikan berbasis pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia. Saya berharap para lulusan dapat menjadi teladan di lingkungan masing-masing serta terus mengembangkan ilmu yang telah diperoleh,” ujarnya.
Ketua DPD LDII Kabupaten Merangin, Sofyan, mengajak para lulusan untuk terus menuntut ilmu dan menjaga karakter yang telah dibangun selama menempuh pendidikan di pesantren. “Kami berharap para lulusan menjadi generasi profesional religius yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Jadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk meraih kesuksesan dunia dan akhirat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Miftahul Huda Boarding School, Wiji Handoyo, mengatakan para lulusan telah mendapatkan pembinaan akademik, keagamaan, dan karakter selama menempuh pendidikan. “Kami berharap seluruh lulusan dapat menjaga nama baik almamater, terus meningkatkan kemampuan diri, serta menjadi pribadi yang berakhlakul karimah dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Mewakili santri kelas XII Ulya, Muhammad Maulana menyampaikan pesan dan kesan perpisahan serta ucapan terima kasih kepada para guru, pengurus pondok pesantren, dan orang tua. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh ustaz, ustazah, dewan guru, dan pengurus pondok yang telah mendidik kami dengan penuh kesabaran dan keikhlasan. Ilmu dan nasihat yang kami terima akan menjadi bekal berharga dalam menjalani kehidupan,” tuturnya.
Sebanyak 450 santri dan santriwati mengikuti prosesi pelepasan sebagai tanda telah menyelesaikan jenjang pendidikan mereka.
Rangkaian acara juga diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, penampilan seni islami, pemberian penghargaan kepada santri berprestasi, serta prosesi pelepasan santri. Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk para lulusan sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya maupun terjun ke tengah masyarakat.








