Kediri (19/6) – Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) yang dipimpin Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri menggelar inspeksi mendadak (sidak) administratif di Pondok Pesantren Wali Barokah, Kota Kediri, pada Jumat (19/6). Kegiatan tersebut bertujuan memastikan tertib administrasi keimigrasian sekaligus memantau keberadaan santri warga negara asing (WNA) yang menempuh pendidikan di pesantren tersebut.Sidak melibatkan unsur TNI, Polri, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Badan Intelijen Negara (BIN), serta Kementerian Agama Kota Kediri. Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kediri, Muhammad Merdhi Berliano, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengawasan rutin yang mengedepankan pendekatan persuasif dan kolaboratif.
Dalam pemeriksaan, tim meneliti berbagai dokumen keimigrasian, mulai dari paspor, visa, hingga izin tinggal para santri asing. Hasilnya, seluruh dokumen administrasi santri WNA dinyatakan lengkap, sah, dan sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.
“Kami mengapresiasi keterbukaan pihak pesantren yang sangat kooperatif dalam mendukung validasi data. Kegiatan ini juga menjadi upaya membangun komunikasi yang baik dengan lembaga pendidikan Islam agar proses administrasi keimigrasian berjalan lancar,” ujar Merdhi.
Ketua Ponpes Wali Barokah, KH Sunarto, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, tertib administrasi merupakan salah satu komitmen pesantren dalam mendukung program pemerintah terkait validasi data santri.
“Kami berkomitmen untuk selalu taat hukum dan tertib administrasi, termasuk dalam pencatatan data santri dari luar negeri. Kehadiran TIMPORA menjadi sarana pembinaan agar sistem pelaporan orang asing di lingkungan pesantren berjalan sesuai ketentuan,” katanya.
Di sela kegiatan, tim juga meninjau unit usaha Bakery Alqomar yang menjadi sarana pembinaan kemandirian santri serta fasilitas PLTS Rooftop yang dimanfaatkan pesantren. Melalui sinergi antarinstansi dan keterbukaan lembaga pendidikan, pengawasan terhadap WNA di Kediri diharapkan terus berjalan optimal guna mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif.














