Serang (23/6). Bagian Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga (PPKK) LDII Kota Serang menggelar forum evaluasi program keputrian dan hasil pembinaan untuk mengukur capaian serta mengidentifikasi kendala di lapangan. Kegiatan ini berlangsung di Aula DPD LDII Kota Serang pada Sabtu (16/5/2026). Forum tersebut diikuti oleh para koordinator dan pengurus keputrian dari tingkat PC hingga PAC se-Kota Serang. Tujuannya adalah untuk menyamakan langkah pembinaan, mengevaluasi efektivitas program yang berjalan, serta merumuskan tindak lanjut agar hasil pembinaan keputrian semakin optimal.
Hadir sebagai narasumber, Ariesta Yudita dan Sri Rahayu memaparkan hasil evaluasi program keputrian selama satu tahun terakhir. Ariesta Yudita menyampaikan bahwa program keputrian telah berjalan di berbagai wilayah dengan fokus pada pembinaan akhlak, keterampilan rumah tangga, dan penguatan peran perempuan dalam kehidupan bermasyarakat.
Namun, ia mencatat masih terdapat beberapa tantangan di lapangan, seperti keterbatasan tenaga pengajar, konsistensi kehadiran peserta, serta penyesuaian materi dengan kebutuhan usia. “Evaluasi ini penting agar kita tahu mana program yang sudah efektif dan mana yang perlu diperbaiki. Hasil yang kita harapkan adalah generasi putri yang alim-faqih, mandiri, berakhlakulkarimah” ujar Ariesta.
Senada dengan hal tersebut, Sri Rahayu menekankan perlunya penguatan sistem pemantauan dan pendampingan agar hasil pembinaan bisa lebih terukur. Ia juga mengajak pengurus keputrian untuk lebih kreatif dalam menyusun metode pembelajaran agar materi lebih mudah diterima oleh para peserta.
“Ketika pendidik dan metode mengajarnya tepat, hasil pembinaan akan terlihat. Keputrian harus menjadi wadah yang menyenangkan sekaligus mendidik,” jelas Sri.
Para peserta menyambut baik hasil evaluasi ini dan berdiskusi secara aktif untuk mencari solusi atas kendala yang dihadapi. Beberapa poin tindak lanjut yang disepakati bersama antara lain penguatan pelatihan bagi guru keputrian, penyusunan modul ajar yang seragam, serta peningkatan sinergi antardaerah.
Ketua Bagian Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga LDII Kota Serang, Ika Kartini, berharap hasil evaluasi ini dapat langsung diterapkan di tingkat bawah. “Dengan evaluasi yang terbuka dan tindak lanjut yang jelas, kita optimis pembinaan keputrian di Kota Serang akan semakin kuat dan memberikan dampak yang positif,” pungkasnya.
Kegiatan evaluasi ini ditutup dengan perumusan jadwal pertemuan berkala serta komitmen bersama dari seluruh pengurus keputrian se-Kota Serang untuk terus mendampingi generasi muda putri dalam menghadapi tantangan zaman secara bijak dan mandiri.
Oleh: Bung Pream (contributor)








