Sarolangun (22/7). DPD LDII Kabupaten Sarolangun menyerahkan laporan kegiatan Semester I Tahun 2026 kepada DPW LDII Provinsi Jambi. Laporan tersebut memuat berbagai program kerja yang telah dilaksanakan selama enam bulan pertama, meliputi bidang organisasi, dakwah, pendidikan, pembinaan generasi muda, pengabdian masyarakat, serta kontribusi dalam menjaga kerukunan dan pembangunan daerah.
Ketua DPW LDII Provinsi Jambi, Rahmad Nurudin, mengapresiasi ketepatan waktu dan kelengkapan laporan yang disampaikan DPD LDII Kabupaten Sarolangun. Menurutnya, tertib administrasi merupakan salah satu indikator organisasi yang sehat dan mampu berkembang secara berkelanjutan.
“Kami mengapresiasi DPD LDII Kabupaten Sarolangun yang telah menyampaikan laporan kegiatan Semester I Tahun 2026 dengan baik,” tutur Rahmad.
Ia menjelaskan, pelaporan bukan hanya kewajiban administratif, tetapi juga instrumen untuk mengukur capaian program, mengevaluasi pelaksanaan kegiatan, dan merumuskan langkah strategis organisasi.
“Saya berharap seluruh DPD LDII di Provinsi Jambi terus meningkatkan kualitas administrasi, koordinasi, dan pelaksanaan program kerja. Hal itu penting untuk mewujudkan visi organisasi dalam membangun sumber daya manusia yang profesional religius,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Sarolangun, Duwi Saputra, mengatakan penyampaian laporan berkala merupakan bentuk tanggung jawab organisasi dalam menjalankan amanah. Ia menilai laporan tersebut juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara DPD LDII Sarolangun dan DPW LDII Jambi.
“Laporan ini merupakan wujud komitmen DPD LDII Kabupaten Sarolangun dalam menjalankan roda organisasi secara profesional, transparan, dan berkesinambungan,” ujarnya.
Ia berharap hasil evaluasi dari DPW menjadi masukan berharga agar program-program LDII ke depan. “Harapan kami program-program LDII semakin memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung pembangunan daerah,” tambahnya.
Melalui penyampaian laporan kegiatan semesteran tersebut, DPD LDII Kabupaten Sarolangun berkomitmen untuk mengedepankan tata kelola organisasi yang modern, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Langkah ini juga diharapkan memperkuat sinergi DPD dan DPW dalam meningkatkan kontribusi LDII bagi masyarakat.














