Bekasi (31/7). Masjid Sulthon Aulia yang terletak di Komplek Puri Idaman, Bekasi Barat, kini bertransformasi tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai ruang tumbuh kembang yang menyenangkan bagi generasi penerus (Generus).Masjid binaan LDII itu memulai program pengajian sore interaktif untuk anak-anak usia PAUD dan TK pada Selasa (14/7/2026).
Berbeda dengan metode konvensional, pengajian hari pertama dibuka dengan keceriaan. Puluhan anak tidak langsung diminta duduk rapi di dalam masjid, melainkan diajak berkumpul di halaman pelataran untuk mengikuti berbagai permainan berkelompok yang edukatif.

Selaku guru wanita yang mendampingi kegiatan, Qanita Alyka Hadi, strategi “bermain sambil belajar” sengaja diterapkan untuk menanamkan kecintaan anak terhadap rumah ibadah sejak dini. Melalui permainan sederhana yang sarat pesan kerja sama ini, anak-anak diajak belajar berkomunikasi, memupuk kekompakan, dan berbaur dengan rekan sebaya.
“Melihat anak-anak bisa bermain dan tertawa lepas sebelum mulai mengaji adalah kebahagiaan tersendiri bagi saya. Harapannya, melalui permainan ini mereka bisa belajar bekerja sama dan merasa nyaman berada di lingkungan masjid sejak dini,” ujar Qanita.
Antusiasme tinggi tidak hanya datang dari anak-anak saja, tetapi juga datang dari para orang tua yang mendampingi.
Program ini menjadi bukti nyata komitmen LDII dalam mencetak generasi penerus yang berkarakter luhur melalui pendekatan yang ramah. [QAH]














