Jambi (3/8). Dewan Penasihat LDII Provinsi Jambi, H. Nurhamid Hadi, menyampaikan tausiyah tentang pentingnya adab dalam menuntut ilmu pada pengajian yang berlangsung di Masjid Tawakal, Jambi Selatan, Kota Jambi, Senin (27/7/2026).
Dalam tausiyahnya, KH. Nurhamid menjelaskan bahwa keberhasilan seseorang dalam menuntut ilmu tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh adab kepada guru dan niat yang ikhlas karena Allah SWT. “Menuntut ilmu harus diawali dengan niat yang ikhlas karena Allah. Dengan adab yang baik, insya Allah ilmu yang diperoleh akan bermanfaat dan menjadi bekal untuk kehidupan dunia maupun akhirat,” ujarnya.
Ia mengingatkan jamaah agar membiasakan duduk dekat dengan mubaligh saat pengajian, mendengarkan materi dengan khusyuk, serta menjaga konsentrasi agar ilmu yang disampaikan dapat dipahami dan diamalkan.
Untuk memperkuat penjelasannya, Nurhamid mengutip hadis riwayat Imam Muslim tentang adab para sahabat ketika menghadiri majelis Rasulullah SAW.
Dalam hadis yang diriwayatkan dari Umar bin Khattab RA, diceritakan Malaikat Jibril datang dalam rupa seorang laki-laki berpakaian sangat putih dan berambut sangat hitam, kemudian duduk sangat dekat di hadapan Rasulullah SAW dengan menyandarkan kedua lututnya pada lutut beliau serta meletakkan kedua tangannya di atas paha sebagai bentuk penghormatan dan kesungguhan dalam menuntut ilmu.
“Hadis ini mengajarkan bahwa ketika menghadiri majelis ilmu, seorang penuntut ilmu hendaknya menunjukkan adab yang baik, fokus mendengarkan, serta menghormati guru yang menyampaikan ilmu. Dengan adab itulah ilmu akan lebih mudah dipahami dan membawa keberkahan,” jelasnya.
Selain itu, Nurhamid mengajak warga LDII untuk terus meningkatkan semangat mempelajari Al-Qur’an dan Al-Hadis sebagai pedoman hidup.
“Saya meyakini pembelajaran agama yang dilakukan secara rutin akan memperkuat keimanan, membentuk akhlakul karimah, dan menjadi bekal dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” tutupnya.
Pengajian tersebut diikuti jamaah dengan penuh khidmat. Melalui kegiatan itu, diharapkan semangat menuntut ilmu dan mengamalkan nilai-nilai Islam terus tumbuh sehingga melahirkan pribadi yang berilmu, berakhlak mulia, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.








