Lampung Selatan (2/8). Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Lampung Selatan menggelar Camping Cinta Alam Indonesia (CAI) 2026 di Masjid Baitul Haq, Kalianda. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu diikuti 80 generasi penerus LDII sebagai bagian dari pembinaan karakter, kepemimpinan, dan wawasan kebangsaan.
Mengusung tema “Perkuat Karakter Pemuda yang Profesional Religius Berasaskan Pancasila Guna Memperkokoh Eksistensi Bangsa di Bawah Naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia”, peserta mendapatkan pembekalan mengenai 29 Karakter Luhur, penguatan nilai-nilai kebangsaan, kepemimpinan, serta simulasi Focus Group Discussion (FGD).

Ketua DPD LDII Kabupaten Lampung Selatan, Sugiono mengatakan CAI menjadi salah satu program pembinaan berkelanjutan untuk menyiapkan generasi muda yang berkarakter luhur dan siap menghadapi tantangan zaman. “CAI merupakan sarana menanamkan 29 Karakter Luhur dalam kehidupan sehari-hari. Kami ingin melahirkan generasi yang jujur, amanah, disiplin, peduli terhadap sesama, serta berakhlakul karimah sehingga mampu memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Ia menegaskan pembinaan karakter harus berjalan seiring dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan agar lahir sumber daya manusia yang profesional religius. “Karakter luhur adalah fondasi utama. Ilmu dan keahlian akan menjadi lebih bermanfaat apabila dibangun di atas keimanan, akhlak yang baik, dan rasa tanggung jawab,” katanya.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti berbagai agenda yang memadukan pembinaan mental spiritual, penguatan kedisiplinan, kepedulian sosial, kerja sama tim, serta peningkatan keimanan dan ketakwaan.
Materi pembinaan disampaikan oleh Agus Imam Nurudin, Usman Efendi, dan Khoirul. Ketiganya membekali peserta dengan penguatan karakter, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta kesiapan generasi muda menghadapi perkembangan zaman.
Melalui CAI 2026, DPD LDII Kabupaten Lampung Selatan berharap para peserta mampu mengimplementasikan nilai-nilai 29 Karakter Luhur dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi generasi yang profesional religius, berakhlakul karimah, serta berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara.














